content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Wednesday, August 14, 2019

MESKIPUN summer holiday sudah selesai, dan kami semua sempat tepar sakit karena kelelahan pulang dari liburan, enggak menyurutkan niatku untuk menshare keseruan kami menikmati liburan summer ke Vienna Austria dan Bratislava Slovakia. Tidak sabar rasanya mengunjungi tempat menarik di Vienna Austria.

Tapi kali ini aku share terlebih dahulu cerita keseruan kami saat kami menghabiskan waktu 4 hari 3 malam di Vienna Austria. Satu hari sebelum keberangkatan Silvio sudah sakit terlebih dahulu, karena alergy terhadap cuaca. Mulailah flu berat ditambah sakit kepala, beruntung setelah meminum obat alergy, sempat membuat mampet hidung yang terus-terusan meler.


Schönbrunn Palace and My daughter  background

Perjalanan ke Vienna Austria by Train


Kami memesan tiket kelas 1 kereta Eurail, transit di Praha terlebih dahulu sebelum tiba di Stasiun utama Vienna. Perjalanan dari Germany ke Vienna menggunakan kereta EC dan RailJet (kereta cepat Austria) membutuhkan waktu 7 jam, untuk mencapai Stasiun utama kota Vienna, yaitu Wien Hbff. Uniknya di stasiun ini disediakan Information Counter untuk membantu kami mencari alamat apartemen yang akan kami tinggali selama di Vienna. 

Dan ini super sekali buat kami, karena selama saya berkunjung ke beberapa negara eropa, baru kali ini di stasiun utama Wien kami mendapat fasilitas membantu turis mencari alamat hotel atau apartemen lengkap dengan rute menuju kealamat yang dituju

Bahasa dan mata Uang

Bahasa yang digunakan di Austria adalah bahasa Jerman dan mata uangnya adalah Euro. Berlibur dikota Vienna Austria mengeluarkan budget yang mahal jika dibanding dengan daerah eropa timur lainnya. Kota Vienna penuh dengan sejarah, arsitektur, dan musik yang menakjubkan, di sisi lain, ada bagian kota di mana kalian akan mendapatkan nuansa yang lebih modern. Ini adalah salah satu dari banyak alasan mengapa Wina adalah salah satu negara yang paling banyak dikunjungi di Eropa.

Transportasi di Vienna 

Sebelum kalian berangkat untuk menjelajahi Vienna, kalian perlu memutuskan bagaimana kalian ingin berkeliling kota. Kalian dapat menggunakan transportasi umum, atau menggunakan bus hop-on yang nyaman, yang akan  langsung menuju ke semua objek wisata Vienna, tanpa perlu navigasi metro, trem, dan jaringan bus. 

Tapi selama 4 hari berada di Vienna, kami menggunakan tiket  yang bisa digunakan untuk menggunakan tram ataupun metro. Tiket ini berlaku untuk 24  jam, dan biaya per tiketnya sebesar 8 € atau Rp. 120.000, (tiket ini jauh lebih murah dibandingkan kalian harus membeli tiket sekali naik sebesar 4 euro perorangnya). Kalian bisa membeli tiket ini di Tabak Traffic, toko tempat menjual rokok.

Vienna Pass

Seperti infoku sebelumnya, liburan di Vienna ini memang membutuhkan biaya yang besar karena disini apa-apa mahal. Dibeberapa tempat memang ada yang Free entrance, tetapi untuk museum dan beberapa tempat ada yang harus bayar.

Kalau kalian tertarik untuk menikmati museum kalian bisa membeli tiket terusan atau Vienna Pass. Dengan Vienna Pass kalian bisa masuk gratis ke tempat-tempat wisata utama, gratis untuk menikmati semua transportasi umum ,baik Tram maupun metro dan bus. Medapatkan fasilitas jalur cepat, tanpa harus mengantri di beberapa tempat. 

Tempat wisata Free entrance menggunakan Vienna Pass antara lain: Schönbrunn Castle tur, Istana Hofburg, Belvedere, Albertina, kebun binatang, dan museum sejarah alam dan seni dll, totalnya mencakup lebih dari 60 objek wisata. Vienna Pass juga mencakup pelayaran singkat di sepanjang kanal Danube, tur jalan kaki dengan pemandu ke kota tua di pusat kota, dan menumpang trem wisata. 

Harga saat ini untuk tiket dewasa Vienna Pass: 

  • 1 hari € 70 
  • 2 hari € 95 
  • 3 hari € 125 
  • Enam hari € 155
1st Day 

Setelah menaruh ransel dan beristirahat sebentar di Apartemen kami didaerah Praterstern, yang kami sewa melalui jasa Air BnB. kami bergegas untuk membeli tiket transportasi untuk 24 jam menjelajah Vienna. Dari area Praterstern kami langsung menuju ke tempat wisata berikut:

Vienna state Opera (Stadt Oper)

Vienna State Opera, dikenal dalam bahasa Jerman Wiener Staatsoper. Dikenal sebagai gedung opera dengan repertoar terbesar di dunia, Vienna State Opera adalah lambang kemegahan. Lebih dari 300 pertunjukan reguler dipentaskan sepanjang tahun. Wiener Staatsoper adalah sebuah karya arsitektur yang menakjubkan yang menciptakan pertunjukan paling menakjubkan. 

Vienna Stadt Oper

Burggarten and Volksgarten


Dari Stadt Oper kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke Burgergarten. The Burggarten terletak di dekat Hofburg dan berbatasan dengan perpustakaan nasional dan Palmenhaus (Palm House). Awalnya, taman ini berfungsi sebagai taman pribadi raja. 


Burggarten
Taman bergaya Inggris ini, dirancang oleh seorang arsitek taman kontemporer, dan kaisar secara pribadi berkontribusi pada desain dan pemilihan tanaman di dalamnya.  Salah satu aspek yang membuat taman ini begitu unik, menawarkan berbagai jenis tanaman yang bersumber dari seluruh dunia. 

Ditempat ini kalian bisa menikmati area hijau subur, di bawah monumen tertua berkuda Wina. Taman ini sangat cocok buat kalian yang membawa anak-anak, karena mereka dapat bebas berlarian kemanapun mereka suka dengan aman. Ditempat ini juga, kalian akan menemukan monumen Mozart.


Landmark Patung Mozart 

Palmenhaus (Palm House)

Di area taman ini, juga terdapat Palmenhaus, rumah bagi tanaman tropis dan berbagai jenis kupu-kupu , dan kedai kopi dan bar dengan teras yang luas. Untuk masuk ke Palm Hause dikenakan tiket masuk untuk dewasa biaya masuk sebesar 6,50 Euro. Biaya masuk untuk anak-anak dari 3 tahun adalah 3,50 Euro, untuk anak-anak dari 6 tahun 5 Euro


Palmen House Terrace

St. Stephen's Cathedral (Stephansdom)

Katedral Santo Stefanus, merupakan gereja katholik berlokasi tepat di Stephansplatz. Letaknya yang berada di jantung kota menjadi salah satu landmark paling penting dan ikon di Vienna. 


Stephansdom's mozaik roof

Bangunan abad ke-14 ini terkenal dengan 
atapnya yang curam dan  ditutupi oleh 230.000 ubin berlapis kaca, dengan pola ubin yang rumit dan berwarna-warni. Bagian depan terdapat pintu masuk utama, yang disebut Pintu Raksasa.  



Bagian interior Katedral St. Stephen  sangat mencolok, memiliki lantai keramik yang indah dan jendela-jendela kaca patri berwarna pastel, yang menyinari seluruh ruang menciptakan suasana yang sangat istimewa. 


Background Stephansdom

Dari menara Selatan yang megah, kalian bisa menaiki 343 anak tangga spiral yang sempit untuk mencapai  titik tertinggi di kaki langit kota Vienna.  Begitu berada di puncak, kalian akan menikmati pemandangan terbaik ke Kota Tua di seluruh Vienna.  
Katedral St. Stephen di Wina adalah salah satu katedral paling indah di dunia.

Graben 

Dari Kathedral Stephen kami lanjut terus menyusuri jalan menuju ke Graben. Der Graben (parit) adalah salah satu jalan paling terkenal di distrik pertama pusat kota Vienna. Dimulai di Stock-im-Eisen-Platz di sebelah Palais Equitable dan berakhir di persimpangan Kohlmarkt dan Tuchlauben. Jalan ini dulunya adalah parit yang membentang di sepanjang kota Romawi kuno. 

Plague Column

Saat ini Graben adalah bulevard  yang panjang bagi pejalan kaki,  sekitar setengah mil, yang dibatasi oleh beberapa bangunan fantastis 
toko, hotel, restoran, dll. Bangunan lain disekitar Graben adalah Gereja St. Peter dan emas Kolom Trinity yang berkilau.




Kohlmarkt

Dari Graben kami menyusuri jalan, yang terkenal dengan perbelanjaan mewahnya. Saat memasuki Kohlmarkt, mata kita akan mengarah ke barat, ke kubah tembaga berwarna hijau milik Michaelertor. Dulunya area ini dikenal sebagai Pasar Batubara, dan sebagai salah satu jalan tertua di Vienna.


Kohlmarkt

Seperti Graben, jalan ini juga terdiri dari bangunan bersejarah yang indah dan 
rumah bagi beberapa nama merek paling terkenal di dunia. Desainer internasional seperti Chanel, Diesel, Armani dan Vuitton menggelar etalasenya disepanjang jalan ini. Semua merek terkenal seperti Cartier, Bulgari, Gucci dan Rolex, toko perhiasan seperti Tiffany dan Haban tersedia di sepanjang jalan ini.

with the background of a green dome

with the background of a green dome

Michaelerplatz

Ketika kalian mengunjungi Vienna untuk pertama kalinya, kalian pasti tidak akan melewatkan Michaelerplatz. Tempat ini bukan sekadar mahakarya arsitektur, melainkan alun-alun utama di depan Istana Hofburg yang terkenal dan memiliki nilai sejarah penting. 


Michaelerplaatz

Salah satu sisi alun-alun indah ini, menuju ke pintu masuk ke Istana Hofburg, di antara patung-patung air mancur berwarna putih yang memiliki ukuran yang besar. kemudian ada beberapa lorong dan halaman yang menghubungkan di sekitar kompleks istana, tempat besar lainnya adalah alun-alun besar Heldenplatz. 


Baroque Statue

Di tempat ini kalian akan menemukan pemandangan utama sayap istana, dan patung-patung raksasa. 
Ditempat ini, juga terdapat penggalian arkeologis. Dari yang aku baca, umur reruntuhan itu sebanding dengan reruntuhan Romawi abad ke-1 yang ditemukan di sepanjang Sungai Rhein di Jerman. 


 Michaelerplatz 

Vienna Identic to the hourse carriage

with meinem Schatz

Hofburg Palace

Istana Hofburg adalah istana musim dingin berasitektur khas barok yang dibangun khusus untuk  keluarga Habsburg sampai akhir kekuasaan mereka. Pada saat ini digunakan sebagai kediaman presiden Austria, serta rumah bagi pusat konvensi dan berbagai museum dan koleksi seni. 

Hofburg Palace

Hofburg Palace

Ada beberapa area yang dapat Anda jelajahi di dalamnya: The Imperial Apartments, The Sisi Museum (museum yang didedikasikan untuk Permaisuri Elisabeth dari Austria, istri Franz Joseph I). Diarea ini juga terdapat Silver Collection, Perpustakaan Nasional Austria, Winter Riding School Spanyol. 


Hofburg Palace

Seluruh gedung penuh dengan arsitektur yang menarik, s
angat menyenangkan berjalan kaki disekitar tempat ini, dikelilingi dengan hamparan taman yang luas dengan rumputnya yang hijau lebat. Yang jelas kalau kalian capek, kalian bisa beristirahat duduk diatas hamaparan rumput hijau, sambil menikmati arsitektur bangunan yang mengesankan disekelilingnya.




2nd Day

Dihari kedua perjalanan kami menuju ke Schönbrun Palace. Untuk menuju ketempat ini kami menggunakan transportasi Metro. Salah satu pemandangan paling luar biasa di Vienna sebenarnya bukan di pusat kota, tetapi mengunjungi Istana Schonbrunn yang merupakan situs wrisan dunia UNESCO,  dan objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Austria. 

Schönbrunn Palace

Istana ini berfungsi sebagai rumah musim panas bagi keluarga bangsawan Habsburg, lengkap dengan taman-taman yang hijau dan luas, air mancur berornamen, dan jalur untuk berjalan kaki. Tempat ini adalah tujuan yang indah bagi pecinta alam dan penggemar sejarah. 


Schönbrunn Palace

Schönbrunn Palace


Nama Schonbrunn berarti "musim semi yang indah" dalam bahasa Jerman. kerajaan Sejarah Schonbrunn terjadi pada abad ke-16, ketika Kaisar Romawi Suci Maximilian II membeli tanah dan rumah besar di atasnya, dan mengubahnya menjadi tempat berburu yang dipenuhi dengan hewan dan burung-burung eksotis. 


Schönbrunn Palace

Daerah itu digunakan sebagai tempat perburuan kerajaan selama sekitar 100 tahun, dan keluarga kerajaan tinggal di mansion yang terdiri dari 1.441 kamar, ketika mereka berkunjung ke tempat ini. Baru pada pertengahan abad ke-17 bangunan asli ini ditambahkan dan Schonbrunn mulai didekorasi ulang dengan gaya neoklasik, yang kita lihat sekarang. 

Schönbrunn Garden

Area taman ini sangat luas (1,2 kilometer timur ke barat dan satu kilometer utara ke selatan) dengan banyak fitur berbeda.  Tempat yang indah untuk berjalan-jalan di tengah-tengah bunga-bunga dan air mancur menghiasi lahan di bawah. pohon dan semak yang terawat dengan baik, menikmati pemandangan yang menakjubkan dan suasana mewah. 


Big Schönbrunn Garden





Schönbrunn Garden

Air Mancur Neptunus

Di ujung jalan terdapat puncak Great Parterre, air mancur batu besar dan kolam multi-level, yang diukir berdasarkan tema dari mitologi Yunani, termasuk kisah Thetis dan putranya Achilles. Air mancur ini juga melambangkan para raja yang mengendalikan nasib bangsa mereka. 


Neptune Fountain








Neptune Fountain

Gloriette

Naik ke atas dan kalian akan menikmati pemandangan indah ke istana dan kota. Gloriette dimahkotai dengan elang perkasa yang bertengger di atas sebuah bola dunia,  empat patung prajurit Austria yang sangat besar yang menjaga pintu samping. Bagian sayap timur dihancurkan oleh bom pada tahun 1945, tetapi dibangun kembali setelah perang. 


Gloriette


Gloriette Stairs

Ditempat ini juga terdapat labirin dan kebun binatang tertua di dunia, museum dan tempat lain yang berbayar. Tepat sekali kalau kalian menggunakan Vienna Pass, untuk menghabiskan waktu seharian menikmati museum dan tempat menarik lainnya. 




Schönbrunn Palace from Gloriette

Monument in Schönbrunn Palace

Tetapi kalau kalian mau tempat yang tidak dipungut biaya kalian bisa datang ketempat-tempat seperti yang sudah aku sebutkan diatas. Kalian bisa menghabiskan waktu 3-4 jam untuk menikmati keindahan Schönbrunn Palace. Aku menyarankan untuk mengunjungi tempat ini selama kamu berkunjung ke Vienna, karena tempat ini memang sangat indah dan menyenangkan saat berada disana

Karlsplatz 

Kami melanjutkan perjalanan menggunakan Metro, kembali menuju ke karlsplatz. Kalau menggunakan metro satu jalur Stadtpark, Karlsplatz , dan Schönbrunn, dan aku mengambil jalur terjauh dahulu sebagai tujuan pertama yaitu ke Schönbrunn.


Karlskirche

Tempat yang terkenal ditempat ini adalah gereja Barok yang megah, yaitu Karlskircheyang dibangun abad ke-18Gereja ini didedikasikan untuk St Charles Borromeo, bangunan gereja yang indah, dengan tangga putih lebar mengarah ke dalam, di kedua ujungnya ada sosok malaikat. 

Di dalam bangunan gereja dihiasi dengan lukisan dinding, lukisan dan altar utama yang besar di tengah. Dua sisi gereja terdapat dua pilar monumental, yang dihiasi dengan spiral tentang tahapan kehidupan St Charles Borromeo.  Sebuah kolam di depan gereja dihiasi dengan patung besar modern yang dibuat oleh Henry Moore, yang disumbangkannya ke kota Vienna pada tahun 1978.





Bagian barat Karlsplatz terdapat Naschmarkt, pasar yang paling populer di Vienna.  Disekitar tempat ini juga terdapat Otto Wagner Pavillons, Künstlerhaus, dan Techni sche Universitat, serta Resselpark. Yang paling menyenangkan buat kami yang membawa anak kecil adalah, disekitar tempat ini terletak Spielplatz atau taman bermain bagi anak yang lengkap, dan inilah tempat favorite bagi Kathleen untuk bermain kesukaannya, yaitu pelosotan sampai puas. 

Stadtpark

Vienna adalah surganya taman, Taman Kota di Vienna sangat luas dengan hamparan rumput hijau yang luas, dan pemandangan bunga hampir sepanjang tahun. Taman bergaya lanskap Inggris,  dipenuhi dengan tanaman hias dengan semak-semak yang indah, dan jalan yang berkelok-kelok untuk pejalan kaki, yang ingin menikmati keindahan taman.


StadtPark Vienna



Monument Patung perunggu berlapis emas dari Johann Strauss adalah salah satu monumen paling terkenal Wina, dan menjadi tempat ini menjadi tempat favorite untuk berfoto.  



Kalau dibandingkan Burggarten, Stadtpark jauh lebih luas. Stadtpark dianggap sebagai penghubung antara pusat kota dan distrik ketiga, pejalan kaki yang mendekati taman dari sisi mana pun akan menemukan lingkungan yang berbeda.





3rd Day

The Belvedere 


Belvedere Palace from Entrance

Belvedere diambil dari bahasa Italia,  yang berarti "pemandangan indah". Belvedere terdiri dari dua istana Baroque, Orangery dan Palace Stable. Awalnya kompleks ini dibangun sebagai tempat tinggal musim panas untuk Pangeran Eugene dari Savoy Prancis. Setelah kematiannya, properti itu dibeli dari ahli warisnya oleh Maria Theresa dari Habsburg.



Belvedere Palace  from Behind



Belvedere Atas adalah rumah bagi koleksi lukisan terbesar dunia oleh Klimt, termasuk lukisannya yang terkenal "The Kiss", yang dibuka untuk umum dan dijadikan museum. Belvedere bagian bawah digunakan oleh anggota keluarga kerajaan yang melarikan diri dari Revolusi Perancis. 




Belvedere Fountain

Di Belvedere juga terdapat taman yang cantik, walaupun tidak seluas taman di Schonbrunn, taman-taman juga terlihat indah dan megah. Dari desain taman memang ada kemiripan, tetapi tetap memiliki keunikan tersendiri. Perbedaan yang paling menonjol adalah penggunaan air mancur dan kolam di seluruh taman Belvedere, sehingga menambah sesuatu yang menarik untuk dilihat. 

Belvedere Garten





Kebun-kebun diatur pada gradien lembut dengan patung-patung Baroque yang indah, seperti patung Sphinx, yang melambangkan kekuatan dan kecerdasan, yang ditemukan di seluruh tingkat atas taman. Seluruh kompleks dikelilingi pagar dengan gerbang besi tempa yang megah. 


Belvedere Taken from Garten


kami benar-benar menikmati menjelajahi taman-taman di Belvedere dan terutama mengagumi pemandangan yang berbeda dan patung-patung yang menarik.



Hundretwasser Haus

Hundertwasserhaus dibangun antara tahun 1983-1985, sesuai dengan ide-ide dari Friedensreich Hundertwasser (karena itu namanya diabadikan), dengan arsitek Joseph Krawina. 


Hundretwasser Haus

The Hundertwasser House adalah rumah bagi banyak penghuni, yang dirancang dalam berbagai warna dan bentuk, dan masing-masing penghuni memiliki hak untuk menghias fasad di sekitar jendela sepenuhnya sesuai selera mereka sendiri. 



Strukturnya memiliki fasad multi-warna, mosaik mengkilap dan balkon seperti dongeng, fitur lantai bergelombang, atap ditutupi dengan tanah dan rumput, dan pohon-pohon besar yang tumbuh dari dalam kamar. 

Fasad of Hundretwasswe Haus

Di dalam rumah, ada 53 apartemen, empat kantor, 16 teras pribadi dan tiga teras komunal, dan total 250 pohon dan semak-semak, di bagian balkon dan teras atap,  menjadikan Hundertwasser House sebagai oasis hijau yang indah di jantung kota.  



Hundertwasser berusaha keras untuk membantu kerinduan manusia akan keanekaragaman dan keselarasan dengan alam. Pada dasarnya ia mengatakan, bahwa manusia memiliki perubahan, warna, variasi, spontanitas, kealamian, kesenangan, tawa, dan kegembiraan. Dia mengekspresikan semua hal itu dengan karya-karyanya yang memanggil kita untuk melakukan hal yang sama, tetapi menggunakan karunia dan talenta kita sendiri. 



Hundertwasser House adalah salah satu bangunan Vienna yang paling banyak dikunjungi dan telah menjadi bagian dari warisan budaya Austria. Kunjungan ke rumah ini singkat karena hanya bagian luarnya yang dapat dikagumi. Membayangkan sendiri tinggal di rumah unik dan aneh seperti itu, pasti memiliki keseruan sendiri.



Prater


Taman hiburan di Prater dikenal sebagai Wurstelprater, nama Prater berasal dari kata Latin partum, dan berarti padang rumput. Dulunya area ini hanya area hijau, lalu terbelah menjadi Wurstelprater dan Green Prater (berukuran enam kilometer persegi).


Prater Entrance


Giant Ferris Wheel



Taman hiburan terbesar di Vienna, dan menjadi ikon bagi penduduk lokal, yang berarti kegembiraan, perut kenyang, dan waktu yang menyenangkan. Orang-orang Vienna memiliki kenangan masa kanak-kanak, mengagumi Riesenrad, mengendarai Liliputbahn atau makan permen kapas dan lango di Prater. 



Landmarks Prater yang paling terkenal adalah Riesenrad (Giant Ferris Wheel), dibangun lebih dari 120 tahun yang lalu.  Dari Giant Ferris Wheel setinggi 65 meter, pengunjung dapat menikmati pemandangan paling menakjubkan di kota Vienna. 


Carrosel

Masuk ke Prater gratis, tetapi untuk setiap wahana dikenakan biaya perorang. Untuk wahana kecil masing-masing 2-3 Euro, dan wahana yang lebih besar berkisar 4-5 euro.  Terdiri dari 250 atraksi permainan, mulai dari gelanggang auto-drome hingga lemparan bola dan tempat menembak, roller coaster yang menarik, dan kereta hantu hingga simulator penerbangan. Ada juga komidi putar untuk anak-anak kecil. 


Permainan pacuan kuda liar di Wurstelprater, ada juga sebuah planetarium, Museum Lilin Madame Tussaud, Liliputbahn, kereta api miniatur yang indah yang cocok untuk tua dan muda. Kursi Ejeksi yang terlihat seperti karet gelang raksasa, yang akan dilontarkan dengan kecepatan 14 meter per detik ke stratosfer. Ayunan berputar dan berukuran sangat besar yang dikenal dengan Praterturm.




Roller Coaster

Yang jelas tempat ini adalah surganya bagi anak-anak. Tua muda tetap bisa menikmati semua wahana permainan sesuai dengan umurnya. Dan jika ingin bersantai banyak Cafe-cafe yang menyediakan makanan, minumam dan snack yang mengundang selera.

Aku sangat merekomendasikan Austria bagi kalian yang ingin menghabiskan liburan dengan sejuta kenangan yang tidak pernah terlupakan, dan kota ini Vienna adalah jawabannya. Vienna adalah salah satu kota paling romantis dan Eropa dan sangat menyenangkan. Kota yang santai penuh budaya dan selera gaya.

Vienna yang ramah bagi anak, dengan fasilitas tamannya yang luas, indah dan lengkap. Museum, perbelanjaan, makanan, arsitektur, musik, semuanya ada di sini. Semuanya tergantung pilihan kalian, apakah hanya ingin jalan-jalan menikmati kota atau melahap karya seni di museum, kalian pasti akan menemukan kisah spektakuler tentang Vienna  yang menarik untuk diceritakan

Semoga kalian menikmati semua story dan panduan yang aku share tentang Vienna, kalau ada pertanyaan kalian bisa menuliskannya di kolom komentar. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße
Reaksi:
Posted in

0 komentar:

Post a Comment