content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Sunday, February 10, 2019

Siapa yang enggak kenal dengan masakan nusantara yang enak ini. Walaupun jauh dari tanah air, aku sering sekali membuat masakan yang selalu membuatku menambah nasi tidak cukup satu piring. Dan pastinya suamiku sangat menyukai hidangan masakan kuliner  ini. 

Resep masakan rendang ini, banyak sekali bermunculan diinternet. Kalau rendang di Indonesia, terbiasa menggunakan daging sapi, kali ini aku masak rendang tidak menggunakan daging sapi tetapi menggunakan daging babi. Kenapa aku sendiri juga menshare tulisan mengenai resep masakan padang, karena aku mau membagi kesuksesanku mengolah rendang untuk jamuan keluarga di Jerman.

Aku sudah sering membuat hidangan ini untuk suamiku, dan ternyata silvio sangat menyukai hidangan ini juga. Tadi nya aku hanya memasak menggunakan resep bumbu instant yang aku tambah dengan beberapa bumbu seadanya. Tetapi setelah hunting lebih teliti lagi di supermarket besar di Jerman, ternyata bumbu seperti jinten, kapulaga dan bunga lawang juga tersedia di supermarket besar di Jerman.

Cerita bermula saat papa mertuaku akan berkunjung kerumah kami. Sebenernya bukan kali pertama papa mertuaku berkunjung kekami, tetapi untuk kunjungan kali ini beliau pesen ke Silvio agar aku memasakkan masakan Indonesia untuk beliau dan teman wanitanya. Hemmm entah bercanda atau serius, aku nanggepinnya datar aja. Tapi ternyata suamiku menanggapinya secara serius, dan dia sedikit memaksa aku untuk memasak untuk papanya.

Aku sih oke-oke saja memasak, cuma kalau mereka ga suka piye?. Karena terus terang sudah capek-capek masak, ternyata mereka ga suka karena banyak menggunakan rempah-rempah. Apalagi masaknya cukup repot karena sambil momong kathleen yang tidak bisa duduk manis.  

Langsung aja aku share bahan dan cara pembuatannya


Rendang Nendang
  • 1 kg  daging babi
  • 2  can kokosmilch (kemasan 400 ml)
  • 500 ml air untuk memasak daging hingga empuk 
  • 4 sendok makan minyak untuk menumis bumbu
Bumbu yang dihaluskan
  • 200 gram cabai merah (aku skip)
  • 30 gram cabai rawit merah (aku  skip)
  • 13 butir bawang merah (schalotten), aku pakai 4 biji, karena schalotten biasanya ukurannya besar
  • 7 butir bawang putih (knoblauch)
  • 3 cm kunyit (curcuma), aku pakai yang  bubuk sebanyak 1sdt
  • 3 cm jahe (ingwer)
  • 3 cm lengkuas, aku pakai yang  bubuk sebanyak 1sdt
  • 2 batang serai, aku pakai yang  bubuk sebanyak 1sdt
  • 2 butir kemiri disangrai  
  • 2 sendok teh  pala (muskatnuss)
  • 3 buah kapulaga, (kardamom), aku pakai yang  bubuk sebanyak 1sdt 
  • 2 buah kembang lawang (star anise)
  • 1 1/2 sendok makan ketumbar
  • 1 tsp merica butiran  (pfeffer)
  • 1 sendok teh jintan (kreuzkümmel) 
  •  4 butir cengkeh (nelken)
Bumbu tambahan lainnya 
  • 2 batang kayu manis, masing-masing panjang 4 cm, aku pakai yang  bubuk sebanyak 1sdt   
  • 4 lembar daun jeruk
  • 3 lembar daun salam (lorbeerblatt),  aku pakai yang  bubuk sebanyak 1sdt   
  • 2 lembar daun kunyit, rajang halus (aku skip, ga nemu di Jerman)
  • 1 sendok makan air asam jawa yang kental (aku skip, ga nemu di Jerman)
  • 1/2 sendok makan garam
  • 1 1/2 sendok makan gula jawa, sisir halus
  • 1 sendok teh kaldu bubuk
Cara Membuat

  • Panaskan minyak di wajan, masukkan semua bumbu yang dihaluskan dan tumis hingga harum dan bumbu matang.
  • Cirinya bumbu berubah warna menjadi sedikit lebih gelap. Aduk-aduk selama bumbu ditumis agar tidak gosong.
  • Tambahkan minyak agar bumbu matang sempurna. jangan sampai gosong karena kalau gosong tidak akan  menghasilkan rendang dengan rasa yang mantap, harum dan tidak cemplang.
  • Masukkan bumbu tambahan lainnya, aduk dan tumis hingga daun rempah menjadi layu. 
  • Tambahkan potongan daging, aduk rata dan masak hingga daging berubah warna. Pada tahap ini daging akan mengeluarkan banyak air, masak hingga air daging menjadi habis. 
  • Masukkan santan kental ke tumisan daging, beri santan dalam 2 bagian tahapan. Masak rendang hingga santan menyusut. Jika santan mulai menyusut tambahkan kembali santan kental dan terus masak hingga kuah habis. 
  • Sekali-sekali aduk rendang agar tidak gosong. Masak hingga kuah rendang habis, rendang akan mengeluarkan banyak minyak dan bumbu mulai coklat kehitaman. 
  • Semakin banyak santan dan semakin lama dimasak akan membuat rendang semakin hitam warnanya. 
  • Rendang siap disajikan dengan nasi hangat

Rendang Babi

Wuah ternyata mereka suka sekali dengan rendang buatanku, dan pastinya ga sia-sialah aku memasak seharian sibuk didapur sambil digangguin anak tercinta. Rasa rendang menggunakan daging babi ini ga kalah nikmatnya dengan menggunakan daging sapi. Hahaha puas deh biarpun capek kalau jamuannya sukses.
 
Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.




Grüße

Reaksi:
Posted in

0 komentar:

Post a Comment