content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Friday, July 5, 2019

SEBENARNYA aku dan silvio ingin berwisata juga ke Marken, Edam dan Volendam. Tetapi karena kami menyiapkan rekreasi ke 4 tempat dalam waktu satu hari tentu tidaklah cukup. Dari Zaanse Schaans kami harus kembali lagi ke Amsterdam Central Station untuk melanjutkan perjalanan ke Volendam, tetapi  karena terlalu lama berwisata di Zaanse Schaans terpaksalah tujuan kami hanya Volendam, dan  wisata kami ke Marken dan Edam menjadi batal. Saran saya untuk anda siapkan satu hari penuh untuk mengunjungi 3 tempat ini karena lokasinya sangat berdekatan, dan pisahkan dihari lain untuk mengunjungi Zaanse Schaans. Walaupun saya belum mengunjungi Marken dan Edam, mudah-mudahan informasi ini bisa menjadi referensi untuk anda semua.  

Anda dapat mengunjungi beberapa tempat yang saling berdekatan ini, start dari Marken anda dapat menggunakan bis no 111 dari Amsterdam Central Station. Setelah mengunjungi desa Marken anda dapat melanjutkan perjalanan by boat menuju ke Volendam. Dan setelah anda puas mengexplore Volendam anda dapat melanjutkan perjalanan menuju Edam. Dari Volendam ke Edam anda dapat menggunakan bis no 106/110/118. Dan Dari Edam anda dapat kembali ke Amsterdam Central menggunakan bus no 116 . Anda dapat merubah rute ini pula bila inggin memulai perjalanan Dari Edam~ Volendam ~ Marken.


VOLENDAM
Karena aku tidak punya waktu mampir ke Marken dan Edam, aku belum bisa menceritakan cantiknya kedua kota ini kepada anda. Aku akan menceritakan kepada anda mengenai pengalamanku menikmati sore di Volendam. Dari Amsterdam central Station kami menggunakan bus line 361 menuju ke Volendam. Waktu tempuh menuju Volendam sekitar 30 menit, dengan tiket bis sebesar 10 euro untuk round trip ticket. Anda bisa membeli tiket ini di atas bis langsung ke drivernya. Jangan lupa tiketnya disentuhkan ke box ticket begitupun pada saat turun.

Setelah turun dari bus kami masih harus berjalan sambil melewati pertokoan, cafe & restaurant , dan rumah-rumah cantik yang arsitekturnya seragam, berdinding batu bata conblock  berwarna coklat dan beratap runcing, dengan genteng berwarna merah. Atap runcing ini katanya, berguna untuk memecah hempasan angin kencang dari laut. Jendelanya berukuran besar, setiap jendela yang tanpa teralis ini, diberi korden dengan design klasik bergaya modern. Orang Belanda sangat menyukai berkebun, disetiap rumah yang saya lewati memiliki halaman dengan taman yang rapi dan terawat dengan aneka macam tanaman dan bunga yang cantik.



Rumah nelayan Volendam,dengan arsitektur rumah  yang seragam
Taman cantik didepan rumah yang selalu terawat
Rumah nelayan Volendam

Sebelumnya masyarakat Volendam bermata pencaharian sebagai nelayan, tetapi setelah banjir besar pada 1953, dilakukan upaya pencegahan dengan membangun bendungan, sehingga amukan air laut tidak sampai ke daratan lagi. Tetapi usaha pencegahan ini malah membuat ikan-ikan menjadi berkurang, sehingga banyak penduduk yang merubah mata pencaharian mereka, dari nelayan menjadi penjual jasa dan souvenir.

kami hanya memiliki waktu yang sangat singkat karena datang terlalu sore. Saya sarankan anda mengunjungi tempat ini jangan kesorean seperti kami, karena mulai jam 5 sore sudah banyak toko-toko yang mulai tutup. Sebelum sampai di laut, sepanjang jalan banyak terdapat rumah nelayan, toko souvenir, restaurant, cafe serta tempat menginap untuk wisatawan. Bagi anda yang  ingin memiliki kenang-kenangan menggunakan kostum tradisional Volendam, anda dapat berfoto menggunakan pakaian tradisional khas Volendam, yang ditawarkan oleh studio-studio foto biayanya 20 euro untuk 2 orang (katanya sih tempat yang direkomendasikan untuk foto yang dekat dengan cheese factory), selain propertinya bersih nunggu hasil fotonya juga ga lama n yang paling penting bisa poto sepuasnya menggunakan kamera sendiri.

Souvenir di tempat ini juga lebih murah, dibandingkan  di Amsterdam bahkan ada satu toko aku lupa namanya,  menjual aneka souvenir yang cukup murah menurutku, wowwwwww special price Aku dapet souvenir murah windmill Belanda dari ceramic berukuran besar seharga 6 euro, padahal harga normalnya 11 euro hehehe.....beli 3 lah untuk gift walaupun musti hati-hati membawa pulang ke Indonesia.  Karena sudah banyak toko yang mulai tutup, kami menyantap makan siang kami yang telat di turki restaurant, yaaaahh kebab.....Tapi untuk teman-teman yang mau mencoba bisa datang ke restaurant De Lunch dengan menu fish & chipnya yang enak, ikannya garing diluar dan lembut didalam dengan salad yang enakk ( referensi teman yang  pernah  makan ditempat ini,  hikkkk restaurant nya udah  tutup ).

Salah satu sudut Restaurant, Hotel dan Souvenir  Shop

kami berjalan menyusuri pinggir pantai yang sudah dibendung, suasananya sangat romantis menikmati indahnya laut disore hari. Anda juga bisa bersantai sambil menikmati suasana laut menggunakan sepeda, atau duduk di tepi pantai karena di pinggir pantai disediakan tempat duduk untuk memandangi laut. Di dermaga kecil berjejer kapal kapal yang bisa disewa untuk berlayar. Di pelabuhan kapal-kapal nelayan tradisional dengan tiang-tiangnya yang tinggi sedang ditambat. Walaupun namanya desa nelayan, tetapi keadaannya sangat bertolak belakang dengan kesan bau amis, becek dan kumuh, tetapi disana suasananya sangat rapi dan teratur.


Dermaga Volendam, kapal-kapal bersandar untuk disewakan
Kampung nelayan yang bersih dan teratur rapi
Kapal-kapal ini siap mengantar anda untuk berlabuh
Enjoy the romanticism of  Volendam

Hemmmm suasananya memang keren, sangat tenang dan relax membuat siapapun betah berlama-lama disana. Demikian cerita ku menikmati sore yang indah di Volendam, mudah-mudahan aku bisa berkunjung kembali ke tempat ini, terutama masih penasaran dengan menikmati indahnya desa Marken dan suasana Edam. Lain waktu menggunakan boat dari Volendam ke Marken,  dan menikmati suasana sensasi keju di Edam......Semoga.





Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

July 1st 2015
Efin~silvio
Saat ini adalah hari terakhirku di Belanda. Setelah menelan kekecewaan akibat ICE yang sedang strike dan tiada berkesudahan (uppss bahasaku...hehehe), pasrah kembali ke Germany dengan jadwal yang belum pasti. Tapi sebelumnya aku mau cerita dulu liburan terakhirku bersepeda menikmati beberapa kota di negeri Van De orange.


Rencananya kami akan bersepeda menikmati pemandangan ladang tulip di Belanda. Jika anda sudah sampai di Belanda, jangan sampai melewatkan keindahan negeri ini, anda harus mencoba salah satu cara menikmati keindahan Belanda dengan menggunakan sepeda. Route terbaik untuk melihat ladang tulip bisa dimulai dari Haarlem -lisse -noordjwijk -Leiden. Karena kami tinggal di Amsterdam kami harus menggunakan kereta dari Amsterdam Central ke Haarlem, lama perjalannnya sekitar 15 menit by train , dan untuk tiketnya sendiri sekitar 7 euro.

Begitu tiba di stasiun Haarlem kami langsung keluar mencari tempat penyewaan sepeda. Letaknya masih di komplek stasiun Haarlem. Begitu keluar dari pintu gate stasiun langsung keluar, jalan ke arah kanan, (kalo tidak salah dekat starbuck ). Bukan di pinggir  jalan raya yaa tapi masih di komplex stasiun Haarlem, kalau bingung tanyakan saja lokasinya. Dipapan terpasang harga sewa for 24 hours 6 euro, tapi itu untuk sepeda yang tidak menggunakan gear, untuk yang menggunakan gear sewanya sebesar 10 euro. (Hemmm silvio sempat bingung ketika diminta 20 euro , karena di papan tertulis 6 euro, dan seperti itulah  penjelasan mereka).

Dan dimulailah petualangan kami bersepeda start dari Haarlem. Jangan lupa untuk membawa map selama diperjalanan. Karena ini penting sekali berhubung GPS off  karena sulit sekali menemukan Wiffi gratis di eropa (ughhh Indonesia tidak pernah pelit untuk urusan ketersediaan Wiffi.....hehehe). Kami bersepeda santai menikmati rumah-rumah belanda yang cantik, merasakan udara yang segar dan lalu lintas yang sepi. Suasana bersepeda seperti ini tidak pernah bisa aku nikmati di Indonesia. Tanpa terasa 1.5 jam kami bersepeda santai dari Haarlem ke lisse, disertai serbuan angin, dan tidak menemukan ladang tulip sama sekali, hanya ladang rumput.

Namun, begitu memasuki jalur Lisse - Harleem barulah semua rasa capai itu terbayar, Kami sangat terperangah menemukan Hamparan ladang-ladang tulip di kiri dan kanan jalan tanpa habis-habisnya menemani waktu tempuh Lisse - Harleem. Pemandangan yg luar biasa, dan begitu cantik menemukan ladang tulip seperti hamparan karpet merah. God Jesus that's amaze, like live in fairy land so gorgeous. Ada yang pernah berpendapat bahwa keindahan Keukenhof, tetap tidak bisa mengalahkan sensasi bersepeda menyusuri ladang-ladang tulip di bawah hamparan langit biru, and that is true....I prove it.

        
        
     
Sebenernya waktu yang tepat untuk berkunjung melihat tulip adalah, pada akhir maret atau awal april karena saat itu tulip sedang blossom. Tulip dengan aneka warna dapat kita temui disana. Karena aku datang dibulan mei, sudah banyak ladang tulip yang sudah dipanen, tapi kami masih beruntung karena masih menemukan uncut red pretty tulip field.

Memang untuk mampir keladang tulip ini gratis, karena memang letaknya dipinggir jalan. Kita diijinkan untuk melihat atau bahkan berfoto, namun hati-hati jangan sampai merusak ataupun memetik bunga , karena sangat merugikan bagi petani karena tanaman bisa rusak. Ada beberapa turis dari india yang memetik beberapa tulip..heyyy plis itu bukan milikmu, bagaimana kalau pada akhirnya dilarang untuk masuk ke area ladang tulip ?. Kita juga yang repot karena tidak bisa berfoto dengan tulip yang cantik-canti itu. So untuk kalian guys teman-teman Indonesia, please dont do that yaaa.

Karena tidak niat untuk berkunjung ke Keukenhof, kami hanya mampir dan duduk sambil menikmati coffee latte kami di luar. Tapi buat teman-teman yang mau mampir untuk tiket harganya, tiket dewasa 16 €uro, anak-anak usia 4 - 11 tahun 8 €uro, dan rombongan 13.5 €uro. Untuk menuju Keukenhof bisa berangkat dari bandara Schiphol, Amsterdam atau setasiun Denhag Central, lanjut ke setasiun Leiden Central Station by train atau bus. Katanya lebih baik membeli tiket masuknya dilokasi Yang disediakan di setasiun Leiden, karena biasanya antriannya panjang bila membeli tiket di area keukenhof.



Gate of keukenhof park
take pict despite not get in
Kami melanjutkan lagi perjalanan kami ke leiden. Kota dengan beberapa Universitas yang terkenal. Kota ini sangat patut untuk dikunjungi karena merupakan salah satu kota tua Yang sangat menarik perhatian dengan bangunan-bangunan yang sangat menarik. kami sempat melewati jembatan yang dibawahnya melintas kapal-kapal mengantar wisatawan berkeliling.

                         

                      


Pada saat dipusat kota dekat stasiun Leiden, kami sempat melewati bangunan unik seperti kubus yang sangat unik. Bangunannya sangat mencolok karena memang arsitekturnya sedikit berbeda dibandingkan dengan bangunan lainnya.


 

benar-benar kota yang indah dan tenang. Karena sudah 3 jam kami bersepeda dan capek , akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Haarlem, dan berhubung sangat lelah kembali ke Haarlem menggunakan sepeda, akhirnya kami memutuskan untuk kembali menggunakan kereta. Really awesome adventure in Netherland, pesona Netherland betul-betul membuatku berdecak kagum. Mudah-mudahan suatu saat nanti aku bisa berkunjung lagi ke tempat ini, of course with my little family Hopefully.  

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.


May 2015
Efin~silvio




Beberapa waktu yang lalu, aku dan keluarga kecilku liburan bersama ke kota Gdansk atau Danzig Polandia. The Tricity (Trójmiasto in Polish) ini  dibentuk oleh 3 kota berbeda: Gdańsk, Gdynia & Sopot. Mereka relatif dekat satu sama lain, tetapi masing-masing dari mereka memiliki identitas mereka sendiri.

Kota terbesar di Wilayah Trójmiasto Ini adalah pelabuhan utama Polandia dan juga kota terbesar keempat di Polandia. Di masa lalu kota ini menjadi salah satu kawasan komersial paling penting di Eropa. Gdansk adalah kota yang indah yang terletak di Laut Baltik, sebuah kombinasi sempurna untuk menikmati arsitektur kota tua, tetapi juga untuk bersantai di pantai.

Gdanks Center

Banyak wisatawan saat berkunjung ke Polandia lebih memilih tempat populer lainnya seperti Warsawa, Krakow, dan Wroclaw dari pada berkunjung kekota ini. Dari beberapa blog global yang aku baca, setelah mereka berkujung ke kota Gdansk, lalu dibandingkan dengan Warsawa, Krakow ataupun Wroclaw, kota ini menjadi favorit mereka selama berada di Polandia. Untuk menjelajahi kota ini bisa dilakukan dalam 1 hari, tetapi jika kalian ingin mendapatkan pengalaman terbaik, rencanakan untuk menghabiskan setidaknya dua hingga tiga hari di sini. 

Mata uang Polandia adalah Złoty, dan untuk kursnya 1 Euro sama dengan 4 Złoty (PLN). Stasiun utama kota Gdansk adalah Gdansk Glowny, tetapi kami tidak tinggal di pusat kota. Rencananya kami akan menghabiskan liburan kami di Polandia selama 4 hari 3 malam. Kami tinggal di Apartemen yang kami booked melalui Air Bnb di kawasan Gdańsk Wrzeszcz, 5 menit dari Gdansk Glowny.

Berikut ini aku share untuk Itinerary dan tempat menarik yang wajib kamu kunjungi selama berada di kota Gdansk Polandia.

Day 1

Kami tiba di Gdanks sore hari pukul 17.00, setelah melakukan perjalanan panjang dari Jerman selama 10 Jam. Kami menggunakan kereta Eurail dan kali ini mengambil fasilitas first class, dan harus pindah kereta selama 4 kali untuk transit. Untuk cerita perjalanan kami menggunakan Eurail, akan ku ceritakan di blogku selanjutnya.

Kali ini kami memang melakukan perjalanan saat musim dingin tiba. Suhu udara minus 1 menyambut kami, disertai langit yang sudah gelap. Ya memang saat musim dingin dieropa, jam 4 sore langit sudah gelap. Berbeda saat musim semi atau musim panas, langit mulai gelap jam 22.00. 

Inilah minusnya liburan dimusim dingin terutama membawa batita, setelah tiba tujuan kami hanya mencari restoran untuk menikmati makan malam, dan sebentar saja menikmati kota disekitar Gdańsk Wrzeszcz. Suhu yang dingin membuat kami kembali ke Apartemen untuk beristirahat setelah perjalan panjang di kereta, dan mempersiapkan perjalanan untuk besoknya.

Day 2


Malbork Castle  

Malbork Castle  juga disebut Castle of the Teutonic adalah salah satu istana terbesar di dunia. Hanya memerlukan perjalanan singkat dengan kereta api dari Gdansk menuju ke Castle cantik ini.

Malbork Castle

Sejarah Malbork Castle

Kastil Malbork dibangun oleh Ksatria Teutonik (tentara salib Roma-Katolik Jermana) pada abad ke-13 dan selesai pada 1406 setelah penaklukan Old Prussia.  Selama 500 tahun berikutnya, kastil berpindah tangan beberapa kali, bolak-balik antara kepemilikan Jerman dan Polandia.  

Selama Perang Dunia II, lebih dari separuh benteng dihancurkan,  dan setelah Perang Dunia II kastil kembali menjadi bagian dari Polandia dan mengalami restorasi besar dari kerusakan Perang Dunia II, dan kebakaran pada tahun 1959. 

Kastil Malbork sekarang berdiri sebagai bangunan batu bata terbesar di Eropa. Sekarang Castle ini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO dan objek wisata populer di Polandia. 

Transportasi menuju ke Malbork Castle

Untuk bepergian ke Malbork Castle dari Gdansk adalah dengan menggunakan kereta api. Dari Gdansk Glowny, stasiun kereta api utama di Gdansk. kami menggunakan kereta api lokal atau Kereta Regio (R), kereta ini berhenti disetiap pemberhentian, dan perjalananannya memakan waktu 43 hingga 55 menit. Untuk tiketnya 13.50 PLN sekali jalan (sekitar 3 euro). Kereta ini adalah jenis kereta kelas komuter tanpa nomer tempat duduk. Walaupun harganya murah tetapi tetap tepat waktu. 

Malbork Kaldowo Train Station

Untuk mendapatkan View Castle yang menarik, lebih baik menggunakan kereta jenis regio atau kereta lokal. Aku sarankan kalian turun sebelum stasiun kereta utama Malbork yaitu turun di stasiun Malbork Kałdowo, karena kereta jenis ekspres (EIC) tidak akan berhenti di stasiun ini. Begitu turun dari stasiun Malbork kaldowo, kalian dapat menikmati pemandangan kastil yang sangat indah dari sisi lain Sungai Nogat. 

View To the Castle

Sekitar 15 menit berjalan kaki ke kastil dari Malbork Kałdowo, kastil itu tampak begitu dekat, sehingga membuat kami semangat melangkah, menikmati suguhan pemandangan cantik dalam balutan udara yang dingin.   

Main Gate Malbork Castle

Tiket masuk ke Malbork Castlesaat musim panas sebesar 39,50, PLN, tiket masuk saat musim dingin 29,50 PLN. Tiket termasuk biaya panduan audio untuk penjelasan tour keliling Castle. Pengunjung biasanya menghabiskan waktu sekitar tiga setengah jam untuk tour keliling Castle. 


Some Statues Background

Menyusuri area Malbork Castle sangat luas, kastil ini adalah kastil terbesar di dunia, sehingga kalian perlu bersiap untuk berjalan-jalan. Untuk menuju ke beberapa kamar, kalian harus berjalan naik dan turun beberapa anak tangga dan beberapa di antaranya agak curam dan sempit. 

Malbork Castle Well

Panduan audio akan mengarahkan kalian untuk tur keliling kastil. Audio ini dilengkapi dengan GPS, sehingga tahu dimana lokasi kita saat itu, sehingga tidak ada tekan tombol atau mencari nomor berikutnya di dinding. Setelah mengarahkan kalian disuatu tempat berikut penjelasannya diarea tersebut, audio akan kembali mengarahkan  menuju ke tempat berikutnya sampai di point terakhir. 

View in Malbork Castle

View in Malbork Castle

Untuk cerita lengkapnya mengenai tour kami di Malbork Castle, kalian dapat melihatnya di blogku selanjutnya, bersambung ya....... 
  

Gdansk

Sejarah Singkat Gdansk  

Selama ratusan tahun, kota Gdansk bolak-balik dari wilayah Jerman dan wilayah Polandia. Dibawah pemerintahan Jerman, kota itu bernama Danzig. Pada tanggal 1 September 1939, pertempuran pertama Perang Dunia II dimulai di luar Gdansk. Pasukan Jerman memenangkan kemenangan mudah, tidak hanya di Gdansk, tetapi di seluruh Polandia. 

Selama Perang Dunia II, Polandia menderita di bawah kekuasaan Nazi, sampai "dibebaskan" oleh Soviet pada tahun 1945. Setelah berada di bawah kekuasaan komunis, hal-hal di Polandia hampir sama parahnya dengan keadaan di bawah kekuasaan Nazi. 

Pada tahun 1980, di galangan kapal Gdansk, gerakan serikat buruh Solidaritas dimulai. Gerakan damai ini adalah salah satu pemberontakan besar pertama terhadap rezim komunis dan akhirnya menyebabkan jatuhnya kekuasaan komunis pada tahun 1989. 

Pada akhir Perang Dunia II, Gdansk mengalami serangan udara berat oleh pasukan Sekutu dan Soviet. Kota ini dibangun kembali pada 1950-an dan 1960-an. Pemerintah Polandia tidak ingin membangun kembali kota, dengan arsitektur asli Jerman yang merupakan bagian dari penampilan sebelum perang. Sekarang, kota ini lebih terlihat berarsitektur Belanda dan Prancis daripada Jerman, jauh berbeda dari tahun 1939. 


The Old Town, berjalan sepanjang Dlugi Targ 

Setelah melakukan tour di Malbork Castle, kami kembali ke kota Gdansk. Pusat kota bersejarah, tempat yang indah untuk memulai eksplorasi, dengan beberapa arsitektur memukau yang sangat dipengaruhi oleh tradisi Jerman dan Polandia. Jalan-jalan yang berwarna-warni di Jalan Dluga adalah tempat kuno untuk berkelana, bahkan untuk beberapa jam.


Golden Gate

Perjalanan menyusuri Dlugi Targ dimulai memasuki Golden Gate dan berjalan menuju pelabuhan. Dlugi Targ juga dikenal sebagai Pasar Panjang atau Royal Way, jalan utama melalui melalui jantung Gdansk. Keseluruhan jalan hanya sepanjang 500 meter, kalian dapat berjalan dari satu ujung ke ujung lainnya hanya dalam waktu sepuluh menit, tetapi ada beberapa tempat menarik untuk dikunjungi sepanjang jalan ini  


Arsitektur di Dlugi Targ

Sepanjang Dlugi Targ  terdapat kafe dan toko-toko yang berjajar di jalan dan menara Town Hall yang ikonik. Pada siang hari, tempat ini sangat ramai, tetapi pada malam hari atau pada jam-jam awal pagi, suasananya tenang dan damai. 


Dlugi Targ
Dlugi Targ at night

Neptune Fountain

Patung perunggu dewa laut yang populer ini, pertama kali didirikan pada tahun 1549 dan kemudian diubah menjadi bentuk air mancur seperti saat ini pada tahun 1633. Untungnya selama Perang Dunia II air mancur terhindar dari kehancuran karena dipisahkan dan disembunyikan dengan harta Gdańsk lainnya. 

Neptunus kembali ke Pasar Panjang pada tahun 1954 dan dipulihkan pada tahun 2011/12. Air mancur Neptunus adalah tempat foto yang sangat populer untuk para turis selama di Gdansk, termasuk akupun gak ketinggalan mengabadikan momment disini.

Neptune Fountain


Artus Court


tepat di belakang air mancur Neptunus adalah Artus Court, yang dulunya merupakan tempat pertemuan bagi para pedagang dan pejabat, dan sekarang menjadi museum. 


Artus Court

Main Town Hall

Spire Town Hall, dengan replika emas Raja Zygmunt Agustus di puncaknya, dibangun pada akhir abad ke-14 sebagai pusat pemerintahan kota. Balai Kota menjadi tuan rumah banyak raja Polandia.


Town Hall Gdansk

Balai Kota Utama terletak di Dlugi Targ, di sebelah air mancur Neptunus, cukup cari menara jam Gothic berwarna hijau. Balai kota adalah tempat lain yang menawarkan pemandangan dari puncak menara, kalian bisa mendaki Tower Town Hall untuk mendapatkan pemandangan terbaik kota Gdansk. 

Dlugi Targ berakhir di Gerbang Hijau


Green Gate from Dilugi Targ
Green Gate from Green Bridge

Motlawa River

Dari Gerbang Hijau, seberangi jembatan hijau dan berjalan ke utara menyusuri sungai menuju pantai yang indah. Untuk pemandangan terbaik, aku sarankan berjalan di kedua sisi Sungai Motlawa. 



Motlawa River

Motlawa River

Berjalan-jalan di tepi laut Pulau Granary, dari sini kalian bisa melihat pemandangan terbaik di tepi pantai, termasuk derek raksasa (Zuraw). Crane ini digunakan ratusan tahun yang lalu untuk memuat kargo ke dalam kapal. Massa raksasa adalah simbol dari hari Gdansk sebagai kota perdagangan penting. 


Waterfront Motlawa river

Seberangi sungai dan berjalan di Dlugie Pobrzeze, jalan yang membentang di sepanjang bangunan bata. Kalian akan melewati beberapa restoran, kafe dan pertokoan. Jika mau lanjut sebrangi jembatan gantung pejalan kaki dan mengambil foto di tanda kota Gdansk. 


Zuraw took from another side

Dlugie Pobrzeze

Mariacka Street


Kemudian lanjutkan perjalanan manuju ke salah satu jalan paling unik di Gdansk. Jalan ini mempertahankan beberapa arsitektur tua Gdansk, dengan beranda besar ditepi jalan.


Mariacka Street
Mariacka Street akan berakhir di dekat Gereja St. Mary. Masuki salah satu gereja batu bata terbesar di Eropa dan jika kalian punya banyak energi, kalian bisa menaiki 408 anak tangga ke puncak menara lonceng untuk pandangan lain ke arah Gdansk.  

European Solidarity Centre (Europejskie Centrum Solidarnosci) 

Di museum ini, kalian bisa mempelajari tentang peristiwa historis oposisi Polandia terhadap pemerintahan komunis. Mengenang peristiwa yang mengarah pada gerakan solidaritas dan bagaimana proses damai ini membantu mengubah Polandia dari negara komunis ke negara demokratis. 

Solidarnosci adalah salah satu faktor penting yang menyebabkan jatuhnya komunisme, tidak hanya di Polandia, tetapi di negara-negara Eropa tengah dan timur lainnya. Biaya untuk masuk sebesar 20 PLN (termasuk panduan audio).


European Solidarity Center

Museum Perang Dunia Kedua 

Museum Perang Dunia Kedua Ini adalah salah satu museum terbaik di Polandia. Perang Dunia II sangat mempengaruhi Polandia, dimuseum ini pengunjung dapat mempelajari bagian penting dari sejarah Polandia, mencakup peristiwa yang mengarah ke Perang Dunia II dan dampak perang terhadap Polandia. 

Rata-rata kunjungan berlangsung sekitar tiga jam. Tiketnya dapat dipesan secara online, untuk menghindari menunggu di antrean tiket.  Biaya untuk masuk ke museum ini sebesar 23 PLN , panduan Audio sebesar 5 PL. 


World War II Museum
Sungguh pengalaman yang menyenangkan selama berada di Gdansk Polandia. Walaupun cuacanya begitu dingin tidak menyurutkan minat kami untuk tetap menikmati keindahan setiap sudut kota yang cantik ini.

Jika kalian ingin mengikuti cerita kami saat kami menghabiskan waktu di Gydania dan Sopot, kalian dapat mengikutinya di cerita blogku DiSINI

Traveling Around the World is our Dream, and can share as detail the beautiful place for you is happiness for me.

See yaaa guys and Grüße.

Nov 2018, Familie Hübner



Bloggers Sind Sie glücklich? vergiss nicht immer glücklich. Menunggu kehadiran buah hati dalam kehidupan kita memang punya warna yang colorful. Senang sekaligus deg-deg an juga, dalam pikiran kita berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita kelak. 

Sebelum kelahirannya ditengah keluarga, aku pun mulai disibukkan dengan mempersiapkan segala kebutuhan calon bayiku, baik pakaian, dan mempersiapkan kamar bayi dan perlengkapannya. 

Untuk urusan yang satu ini, memang semuanya dipasrahkan keaku, karena Silvio sibuk dengan pekerjaannya dan juga emang ga hobby untuk berbelanja. Hadehhhhhh keantusiasannya menyambut bayi dilakukan dengan cara yang berbeda, baekkkklahhhhh.

Saat usia kandungan ku 5 bulan, aku mulai sedikit-sedikit mempersiapkan perlengkapan untuk bayiku. Aku mulai rajin hunting barang perlengkapan bayi discount di outlet di kotaku. Aku jadi teringat waktu adikku hamil dan aku menemaninya hunting perlengkapan bayi di Tanah Abang. 

Keadaannya tentu 100 persen beda dengan keadaan ku di Jerman, disini apa-apa mahal. Kalau di Jakarta  1 Juta sudah dapet macem-macem, tapi disini hadehhhh apalah itu, hehehehe. Makannya aku harus kreatif  rajin - rajin hunting ke toko untuk yang satu ini.

Selain hunting di outlet terdekat rumah,  yang unik namun dinilai normal di Jerman adalah soal membeli pakaian atau perabotan prelove (secondhand). Masyarakat Jerman terbiasa berbelanja ke Flohmarkt untuk hunting barang-barang second baik mobel, accecories, pakaian.

Pakaian atau perlengkapan bayi cukup banyak dijual dengan harga yang terjangkau, asumsinya, karena bayi tumbuh cepat, maka kurang efisien selalu membeli barang baru yang harga setiap itemnya mahal. Kalau baru harga bisa 500 € bisa turun jadi 200€, dari yang 20€ bisa turun jadi 10 €, dsb dengan kualitas yang masih sangat bagus.


Wanddeco
Jadi jangan berfikir mereka yang datang adalah orang Jerman yang kere-kere, justru banyak kolektor yang mencari barang antik, dan memang mereka punya kebiasaan kalau bosan atau barang tidak terpakai lagi akan dijual di pasar Flohmarkt. 

Maka banyak sekali yang memanfaatkan pasar barang second selain untuk alasan berhemat tentunya. Sekali lagi bukan soal kelas, tapi soal efisiensi dan kualitas. Untuk membeli barang second berkualitas selain di Flohmarkt, kalian juga bisa membeli barang perlengkapan baik mobel bayi atau perlengkapan bayi melalui internet di ebay-kleinanzeigen.de .

Di web ini banyak dijual segala macam perlengkapan baik itu baru ataupun second. Saya biasanya mencari barang mobel perlengkapan bayi di web ini, walaupun second kalo pas ada yang bagus akan saya beli terutama barang yang dijual dikota tempat tinggal saya. Karena cara transaksinya, kita berinteraksi langsung dengan penjualnya, pembayarannya bisa by transfer atau cash ditempat. Dan untuk paketnya biasanya kalau barang mobel harus abholen alias ambil sendiri, kecuali untuk barang-barang kecil bisa dikirim by pos dengan ongkos kirim yang disepakati bersama.


Babybett
Selain pasar secondhand , ada juga kebiasaan yang menurutku sangat membantu dalam hal pengadaan perlengkapan bayi. Di Jerman teman atau kerabat sering saling memberikan barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi, atau pinjam meminjam perlengkapan bayi kepada yang membutuhkan. 

Mama Silvio juga masih menyimpan beberapa perlengkapan saat Silvio masih bayi. Hahahaha padahal itu sudah lama sekali, ya sudah yang masih bagus tentunya aku ambil untuk anak kami. Menurut cerita mertuaku, disini banyak bayi menggunakan bed, baju, perabotan, sepatu, tas, mainan yang sama dengan yang dulu digunakan ortunya, hahahaha. Untuk kualitas barang jangan diragukan lagi, masih bagus meski sudah berpuluh-puluh tahun. Intinya mereka menggunakan secara turun-temurun. 

Wickeltisch
(Tempat ganti popok)

Perlengkapan apa saja yang biasa dipersiapkan saat menyambut kelahiran bayi? berikut ini aku share barang apa saja yang umumnya dipersiapkan untuk keperluan bayi.

Perlengkapan di perjalanan
  • babyschale
  • Kinderwagen / stroler
  • wickeltasche / tas untuk perlengkapan bayi
  • Tragetuch / gendongan bayi
  • Fußsack / kantong penghangat bayi
  • krabeldecke / selimut tebal
Untuk Menyusui 
  • Stillkissen / bantal menyusui
  • Milchpumpe / pompa asi
  • 2-3 Still BH / BH menyusui
  • Stilleinlagen / breast pads
  • Spucktücher / Kain saat menyusui bila gumoh
Botol Susu
  •  4-5  Milchfläachen / botol susu
  • 3-4  Anticholic Sauger / dot  susu anti sedak
  • Flaschenbürste / Sikat untuk membersihkan botol susu
  • Flaschenwärmer / penghangat botol (tidak harus)
  • Vaporisator  (tidak harus)
  • Dampf sterilisiergerät / sterilisasi botol susu (tidak harus)
  • 1 Thermosflasche / tempat air panas
  • 6  Lätzchen (penutup baju, tatakan baju)
Baju
  • 6 Bodys (größe 56/62)/ baju terusan pendek
  • 4-5 Strampler  / baju terusan sampai kaki
  • 2 Strumpfhosen  / legging
  • 4 Babysöckchen / kaos kaki
  • 2 Baumwollpulls / sweater wol
  • 2 Mützchen /  topi baby
  • 2 Baumwolljäcken / jaket woll
  • 6 Mulltücher /  kain bedong
Mobel  & Diaper
  • Wickelkommode/ wickeltisch  ( tempat untuk mengganti popok)
  • Wärmelampe / lampu penghangat, bermanfaat saat ganti popok atau baju, untuk menjaga badan bayi tetap hangat 
  •  Calendulacreme / cream untuk mengatasi ruam atau kemerahan pada kulit bayi 
  • 1 Packung Windeln / diaper
  • Windeleimer / ember untuk membuang diaper (tidak harus)
  • Wickelunterlagen / perlak untuk ganti popok biasanya ditaruh diatas wickeltisch dan tahan air
  • Milde feuchttücher / Tisu basah

Perlengkapan Tidur

  • Stubenwagen / box bayi
  • Bettwäschegarnituren   / bed cover 
  • Betthimmel (tidak harus)
  • Einziehdecke / selimut bayi
  • Kirschkern- oder Dinkelkissen / bantal bayi
  • Matratzen/Matratzenauflage/ kasur bayi
  • 2 Spannbetttücher / sprei
  • 2 Schlafsäcke, lebih baik menggunakan pakaian panjang seperti ini dibanding pakai selimut supaya tidak menutupi hidung bayi.
  • 2 Schlafanzüge / piyama bayi
  • Nachtlicht / lampu tidur
  • 1 Nestchen (tidak harus, accecories box bayi)
  • Mobile / mainan bayi yang digantung di box bayi (tidak harus)
 Perlengkapan Mandi
  • Badewanne / bak mandi bayi
  • Bademantel /  kimono mandi 
  • 4 Waschlappen / washlap
  • Badethermometer / thermometer  untuk mengukur suhu  air saat  mandi
  • Babyhaarbürste / sisir
  • Babynagelschere/ guntuing kuku bayi
  • Fieberthermometer / thermometer mengukur suhu tubuh
  • Pflegeartikel : baby bath, baby Shampo,baby lotion,baby oil untuk pijat bayi ,untuk membersihkan pantat bayi. minyak telon, puder ato bedak, flege cream (untuk kelembapan kulit bayi   mencegah kekeringan, iritasi kulit untuk pencegahan luka dan peradangan, terutama di pantat dan pangkal paha daerah yg dilalui keringat, tinja dan urin)Wundschutzcreme baby untuk ruam popok
  • Sicherheitswattestäbchen / cotton bud baby
  • Nasensauger / penyedot ingus
  • Kapuzenbadetücher  / handuk berkerudung


Meine Tochter zimmer
Melakukan aktivitas membeli perlengkapan bayi ini punya keasyikan tersendiri buat aku, selain memang banyak perniknya dan sambil senyum-senyum sendiri membayangkan bayi kecilku nanti. 1 bulan sebelum kelahiran anak kami, semua kebutuhannya dan kamar bayi sudah bereit alias ready. 

Sambil kulirik keperutku yang semakin hari bertambah besar dan kubelai dia yang ada dirahimku" mommy dan papa menunggumu sayang. Lahir sehat dan sempurna dan jadi terang dalam hidupmu. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Love you meine Tochter,

Momy und Papa

MESKIPUN summer holiday sudah selesai, dan kami semua sempat tepar sakit karena kelelahan pulang dari liburan, enggak menyurutkan niatku untuk menshare keseruan kami menikmati liburan summer ke Vienna Austria dan Bratislava Slovekia.

Tapi kali ini aku share terlebih dahulu cerita keseruan kami saat kami menghabiskan waktu 4 hari 3 malam di Vienna Austria. Satu hari sebelum keberangkatan Silvio sudah sakit terlebih dahulu, karena alergy terhadap cuaca. Mulailah flu berat ditambah sakit kepala, beruntung setelah meminum obat alergy, sempat membuat mampet hidung yang terus-terusan meler.


Schönbrunn Palace and My daughter  background

Perjalanan ke Vienna Austria by Train


Kami memesan tiket kelas 1 kereta Eurail, transit di Praha terlebih dahulu sebelum tiba di Stasiun utama Vienna. Perjalanan dari Germany ke Vienna menggunakan kereta EC dan RailJet (kereta cepat Austria) membutuhkan waktu 7 jam, untuk mencapai Stasiun utama kota Vienna, yaitu Wien Hbff. Uniknya di stasiun ini disediakan Information Counter untuk membantu kami mencari alamat apartemen yang akan kami tinggali selama di Vienna. 

Dan ini super sekali buat kami, karena selama saya berkunjung ke beberapa negara eropa, baru kali ini di stasiun utama Wien kami mendapat fasilitas membantu turis mencari alamat hotel atau apartemen lengkap dengan rute menuju kealamat yang dituju

Bahasa dan mata Uang

Bahasa yang digunakan di Austria adalah bahasa Jerman dan mata uangnya adalah Euro. Berlibur dikota Vienna Austria mengeluarkan budget yang mahal jika dibanding dengan daerah eropa timur lainnya. Kota Vienna penuh dengan sejarah, arsitektur, dan musik yang menakjubkan, di sisi lain, ada bagian kota di mana kalian akan mendapatkan nuansa yang lebih modern. Ini adalah salah satu dari banyak alasan mengapa Wina adalah salah satu negara yang paling banyak dikunjungi di Eropa.

Transportasi di Vienna 

Sebelum kalian berangkat untuk menjelajahi Vienna, kalian perlu memutuskan bagaimana kalian ingin berkeliling kota. Kalian dapat menggunakan transportasi umum, atau menggunakan bus hop-on yang nyaman, yang akan  langsung menuju ke semua objek wisata Vienna, tanpa perlu navigasi metro, trem, dan jaringan bus. 

Tapi selama 4 hari berada di Vienna, kami menggunakan tiket  yang bisa digunakan untuk menggunakan tram ataupun metro. Tiket ini berlaku untuk 24  jam, dan biaya per tiketnya sebesar 8 € atau Rp. 120.000, (tiket ini jauh lebih murah dibandingkan kalian harus membeli tiket sekali naik sebesar 4 euro perorangnya). Kalian bisa membeli tiket ini di Tabak Traffic, toko tempat menjual rokok.

Vienna Pass

Seperti infoku sebelumnya, liburan di Vienna ini memang membutuhkan biaya yang besar karena disini apa-apa mahal. Dibeberapa tempat memang ada yang Free entrance, tetapi untuk museum dan beberapa tempat ada yang harus bayar.

Kalau kalian tertarik untuk menikmati museum kalian bisa membeli tiket terusan atau Vienna Pass. Dengan Vienna Pass kalian bisa masuk gratis ke tempat-tempat wisata utama, gratis untuk menikmati semua transportasi umum ,baik Tram maupun metro dan bus. Medapatkan fasilitas jalur cepat, tanpa harus mengantri di beberapa tempat. 

Tempat wisata Free entrance menggunakan Vienna Pass antara lain: Schönbrunn Castle tur, Istana Hofburg, Belvedere, Albertina, kebun binatang, dan museum sejarah alam dan seni dll, totalnya mencakup lebih dari 60 objek wisata. Vienna Pass juga mencakup pelayaran singkat di sepanjang kanal Danube, tur jalan kaki dengan pemandu ke kota tua di pusat kota, dan menumpang trem wisata. 

Harga saat ini untuk tiket dewasa Vienna Pass: 

  • 1 hari € 70 
  • 2 hari € 95 
  • 3 hari € 125 
  • Enam hari € 155
1st Day 

Setelah menaruh ransel dan beristirahat sebentar di Apartemen kami didaerah Praterstern, yang kami sewa melalui jasa Air BnB. kami bergegas untuk membeli tiket transportasi untuk 24 jam menjelajah Vienna. Dari area Praterstern kami langsung menuju ke tempat wisata berikut:

Vienna state Opera (Stadt Oper)

Vienna State Opera, dikenal dalam bahasa Jerman Wiener Staatsoper. Dikenal sebagai gedung opera dengan repertoar terbesar di dunia, Vienna State Opera adalah lambang kemegahan. Lebih dari 300 pertunjukan reguler dipentaskan sepanjang tahun. Wiener Staatsoper adalah sebuah karya arsitektur yang menakjubkan yang menciptakan pertunjukan paling menakjubkan. 

Vienna Stadt Oper

Burggarten and Volksgarten


Dari Stadt Oper kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke Burgergarten. The Burggarten terletak di dekat Hofburg dan berbatasan dengan perpustakaan nasional dan Palmenhaus (Palm House). Awalnya, taman ini berfungsi sebagai taman pribadi raja. 


Burggarten
Taman bergaya Inggris ini, dirancang oleh seorang arsitek taman kontemporer, dan kaisar secara pribadi berkontribusi pada desain dan pemilihan tanaman di dalamnya.  Salah satu aspek yang membuat taman ini begitu unik, menawarkan berbagai jenis tanaman yang bersumber dari seluruh dunia. 

Ditempat ini kalian bisa menikmati area hijau subur, di bawah monumen tertua berkuda Wina. Taman ini sangat cocok buat kalian yang membawa anak-anak, karena mereka dapat bebas berlarian kemanapun mereka suka dengan aman. Ditempat ini juga, kalian akan menemukan monumen Mozart.


Landmark Patung Mozart 

Palmenhaus (Palm House)

Di area taman ini, juga terdapat Palmenhaus, rumah bagi tanaman tropis dan berbagai jenis kupu-kupu , dan kedai kopi dan bar dengan teras yang luas. Untuk masuk ke Palm Hause dikenakan tiket masuk untuk dewasa biaya masuk sebesar 6,50 Euro. Biaya masuk untuk anak-anak dari 3 tahun adalah 3,50 Euro, untuk anak-anak dari 6 tahun 5 Euro


Palmen House Terrace

St. Stephen's Cathedral (Stephansdom)

Katedral Santo Stefanus, merupakan gereja katholik berlokasi tepat di Stephansplatz. Letaknya yang berada di jantung kota menjadi salah satu landmark paling penting dan ikon di Vienna. 


Stephansdom's mozaik roof

Bangunan abad ke-14 ini terkenal dengan
atapnya yang curam dan  ditutupi oleh 230.000 ubin berlapis kaca, dengan pola ubin yang rumit dan berwarna-warni. Bagian depan terdapat pintu masuk utama, yang disebut Pintu Raksasa.  



Bagian interior Katedral St. Stephen  sangat mencolok, memiliki lantai keramik yang indah dan jendela-jendela kaca patri berwarna pastel, yang menyinari seluruh ruang menciptakan suasana yang sangat istimewa. 


Background Stephansdom

Dari menara Selatan yang megah, kalian bisa menaiki 343 anak tangga spiral yang sempit untuk mencapai  titik tertinggi di kaki langit kota Vienna.  Begitu berada di puncak, kalian akan menikmati pemandangan terbaik ke Kota Tua di seluruh Vienna. 
Katedral St. Stephen di Wina adalah salah satu katedral paling indah di dunia.

Graben 

Dari Kathedral Stephen kami lanjut terus menyusuri jalan menuju ke Graben. Der Graben (parit) adalah salah satu jalan paling terkenal di distrik pertama pusat kota Vienna. Dimulai di Stock-im-Eisen-Platz di sebelah Palais Equitable dan berakhir di persimpangan Kohlmarkt dan Tuchlauben. Jalan ini dulunya adalah parit yang membentang di sepanjang kota Romawi kuno. 

Plague Column

Saat ini Graben adalah bulevard  yang panjang bagi pejalan kaki,  sekitar setengah mil, yang dibatasi oleh beberapa bangunan fantastis
toko, hotel, restoran, dll. Bangunan lain disekitar Graben adalah Gereja St. Peter dan emas Kolom Trinity yang berkilau.




Kohlmarkt

Dari Graben kami menyusuri jalan, yang terkenal dengan perbelanjaan mewahnya. Saat memasuki Kohlmarkt, mata kita akan mengarah ke barat, ke kubah tembaga berwarna hijau milik Michaelertor. Dulunya area ini dikenal sebagai Pasar Batubara, dan sebagai salah satu jalan tertua di Vienna.


Kohlmarkt

Seperti Graben, jalan ini juga terdiri dari bangunan bersejarah yang indah dan
rumah bagi beberapa nama merek paling terkenal di dunia. Desainer internasional seperti Chanel, Diesel, Armani dan Vuitton menggelar etalasenya disepanjang jalan ini. Semua merek terkenal seperti Cartier, Bulgari, Gucci dan Rolex, toko perhiasan seperti Tiffany dan Haban tersedia di sepanjang jalan ini.

with the background of a green dome

with the background of a green dome

Michaelerplatz


Ketika kalian mengunjungi Vienna untuk pertama kalinya, kalian pasti tidak akan melewatkan Michaelerplatz. Tempat ini bukan sekadar mahakarya arsitektur, melainkan alun-alun utama di depan Istana Hofburg yang terkenal dan memiliki nilai sejarah penting. 


Michaelerplaatz

Salah satu sisi alun-alun indah ini, menuju ke pintu masuk ke Istana Hofburg, di antara patung-patung air mancur berwarna putih yang memiliki ukuran yang besar. kemudian ada beberapa lorong dan halaman yang menghubungkan di sekitar kompleks istana, tempat besar lainnya adalah alun-alun besar Heldenplatz. 


Baroque Statue

Di tempat ini kalian akan menemukan pemandangan utama sayap istana, dan patung-patung raksasa. 
Ditempat ini, juga terdapat penggalian arkeologis. Dari yang aku baca, umur reruntuhan itu sebanding dengan reruntuhan Romawi abad ke-1 yang ditemukan di sepanjang Sungai Rhein di Jerman. 


 Michaelerplatz 

Vienna Identic to the hourse carriage

with meinem Schatz

Hofburg Palace

Istana Hofburg adalah istana musim dingin berasitektur khas barok yang dibangun khusus untuk  keluarga Habsburg sampai akhir kekuasaan mereka. Pada saat ini digunakan sebagai kediaman presiden Austria, serta rumah bagi pusat konvensi dan berbagai museum dan koleksi seni. 

Hofburg Palace

Hofburg Palace

Ada beberapa area yang dapat Anda jelajahi di dalamnya: The Imperial Apartments, The Sisi Museum (museum yang didedikasikan untuk Permaisuri Elisabeth dari Austria, istri Franz Joseph I). Diarea ini juga terdapat Silver Collection, Perpustakaan Nasional Austria, Winter Riding School Spanyol. 


Hofburg Palace

Seluruh gedung penuh dengan arsitektur yang menarik, s
angat menyenangkan berjalan kaki disekitar tempat ini, dikelilingi dengan hamparan taman yang luas dengan rumputnya yang hijau lebat. Yang jelas kalau kalian capek, kalian bisa beristirahat duduk diatas hamaparan rumput hijau, sambil menikmati arsitektur bangunan yang mengesankan disekelilingnya.




2nd Day

Dihari kedua perjalanan kami menuju ke Schönbrun Palace. Untuk menuju ketempat ini kami menggunakan transportasi Metro. Salah satu pemandangan paling luar biasa di Vienna sebenarnya bukan di pusat kota, tetapi mengunjungi Istana Schonbrunn yang merupakan situs wrisan dunia UNESCO,  dan objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Austria. 

Schönbrunn Palace

Istana ini berfungsi sebagai rumah musim panas bagi keluarga bangsawan Habsburg, lengkap dengan taman-taman yang hijau dan luas, air mancur berornamen, dan jalur untuk berjalan kaki. Tempat ini adalah tujuan yang indah bagi pecinta alam dan penggemar sejarah. 


Schönbrunn Palace

Schönbrunn Palace


Nama Schonbrunn berarti "musim semi yang indah" dalam bahasa Jerman. kerajaan Sejarah Schonbrunn terjadi pada abad ke-16, ketika Kaisar Romawi Suci Maximilian II membeli tanah dan rumah besar di atasnya, dan mengubahnya menjadi tempat berburu yang dipenuhi dengan hewan dan burung-burung eksotis. 


Schönbrunn Palace

Daerah itu digunakan sebagai tempat perburuan kerajaan selama sekitar 100 tahun, dan keluarga kerajaan tinggal di mansion yang terdiri dari 1.441 kamar, ketika mereka berkunjung ke tempat ini. Baru pada pertengahan abad ke-17 bangunan asli ini ditambahkan dan Schonbrunn mulai didekorasi ulang dengan gaya neoklasik, yang kita lihat sekarang. 

Schönbrunn Garden

Area taman ini sangat luas (1,2 kilometer timur ke barat dan satu kilometer utara ke selatan) dengan banyak fitur berbeda.  Tempat yang indah untuk berjalan-jalan di tengah-tengah bunga-bunga dan air mancur menghiasi lahan di bawah. pohon dan semak yang terawat dengan baik, menikmati pemandangan yang menakjubkan dan suasana mewah. 


Big Schönbrunn Garden





Schönbrunn Garden

Air Mancur Neptunus

Di ujung jalan terdapat puncak Great Parterre, air mancur batu besar dan kolam multi-level, yang diukir berdasarkan tema dari mitologi Yunani, termasuk kisah Thetis dan putranya Achilles. Air mancur ini juga melambangkan para raja yang mengendalikan nasib bangsa mereka. 


Neptune Fountain








Neptune Fountain

Gloriette

Naik ke atas dan kalian akan menikmati pemandangan indah ke istana dan kota. Gloriette dimahkotai dengan elang perkasa yang bertengger di atas sebuah bola dunia,  empat patung prajurit Austria yang sangat besar yang menjaga pintu samping. Bagian sayap timur dihancurkan oleh bom pada tahun 1945, tetapi dibangun kembali setelah perang. 


Gloriette


Gloriette Stairs

Ditempat ini juga terdapat labirin dan kebun binatang tertua di dunia, museum dan tempat lain yang berbayar. Tepat sekali kalau kalian menggunakan Vienna Pass, untuk menghabiskan waktu seharian menikmati museum dan tempat menarik lainnya. 




Schönbrunn Palace from Gloriette

Monument in Schönbrunn Palace

Tetapi kalau kalian mau tempat yang tidak dipungut biaya kalian bisa datang ketempat-tempat seperti yang sudah aku sebutkan diatas. Kalian bisa menghabiskan waktu 3-4 jam untuk menikmati keindahan Schönbrunn Palace. Aku menyarankan untuk mengunjungi tempat ini selama kamu berkunjung ke Vienna, karena tempat ini memang sangat indah dan menyenangkan saat berada disana


Karlsplatz 

Kami melanjutkan perjalanan menggunakan Metro, kembali menuju ke karlsplatz. Kalau menggunakan metro satu jalur Stadtpark, Karlsplatz , dan Schönbrunn, dan aku mengambil jalur terjauh dahulu sebagai tujuan pertama yaitu ke Schönbrunn.


Karlskirche

Tempat yang terkenal ditempat ini adalah gereja Barok yang megah, yaitu Karlskircheyang dibangun abad ke-18Gereja ini didedikasikan untuk St Charles Borromeo, bangunan gereja yang indah, dengan tangga putih lebar mengarah ke dalam, di kedua ujungnya ada sosok malaikat. 

Di dalam bangunan gereja dihiasi dengan lukisan dinding, lukisan dan altar utama yang besar di tengah. Dua sisi gereja terdapat dua pilar monumental, yang dihiasi dengan spiral tentang tahapan kehidupan St Charles Borromeo.  Sebuah kolam di depan gereja dihiasi dengan patung besar modern yang dibuat oleh Henry Moore, yang disumbangkannya ke kota Vienna pada tahun 1978.





Bagian barat Karlsplatz terdapat Naschmarkt, pasar yang paling populer di Vienna.  Disekitar tempat ini juga terdapat Otto Wagner Pavillons, Künstlerhaus, dan Techni sche Universitat, serta Resselpark. Yang paling menyenangkan buat kami yang membawa anak kecil adalah, disekitar tempat ini terletak Spielplatz atau taman bermain bagi anak yang lengkap, dan inilah tempat favorite bagi Kathleen untuk bermain kesukaannya, yaitu pelosotan sampai puas. 

Stadtpark

Vienna adalah surganya taman, Taman Kota di Vienna sangat luas dengan hamparan rumput hijau yang luas, dan pemandangan bunga hampir sepanjang tahun. Taman bergaya lanskap Inggris,  dipenuhi dengan tanaman hias dengan semak-semak yang indah, dan jalan yang berkelok-kelok untuk pejalan kaki, yang ingin menikmati keindahan taman.


StadtPark Vienna



Monument Patung perunggu berlapis emas dari Johann Strauss adalah salah satu monumen paling terkenal Wina, dan menjadi tempat ini menjadi tempat favorite untuk berfoto.  



Kalau dibandingkan Burggarten, Stadtpark jauh lebih luas. Stadtpark dianggap sebagai penghubung antara pusat kota dan distrik ketiga, pejalan kaki yang mendekati taman dari sisi mana pun akan menemukan lingkungan yang berbeda.





3rd Day

The Belvedere 


Belvedere Palace from Entrance

Belvedere diambil dari bahasa Italia,  yang berarti "pemandangan indah". Belvedere terdiri dari dua istana Baroque, Orangery dan Palace Stable. Awalnya kompleks ini dibangun sebagai tempat tinggal musim panas untuk Pangeran Eugene dari Savoy Prancis. Setelah kematiannya, properti itu dibeli dari ahli warisnya oleh Maria Theresa dari Habsburg.




Belvedere Palace  from Behind



Belvedere Atas adalah rumah bagi koleksi lukisan terbesar dunia oleh Klimt, termasuk lukisannya yang terkenal "The Kiss", yang dibuka untuk umum dan dijadikan museum. Belvedere bagian bawah digunakan oleh anggota keluarga kerajaan yang melarikan diri dari Revolusi Perancis. 




Belvedere Fountain

Di Belvedere juga terdapat taman yang cantik, walaupun tidak seluas taman di Schonbrunn, taman-taman juga terlihat indah dan megah. Dari desain taman memang ada kemiripan, tetapi tetap memiliki keunikan tersendiri. Perbedaan yang paling menonjol adalah penggunaan air mancur dan kolam di seluruh taman Belvedere, sehingga menambah sesuatu yang menarik untuk dilihat. 
 
Belvedere Garten






Kebun-kebun diatur pada gradien lembut dengan patung-patung Baroque yang indah, seperti patung Sphinx, yang melambangkan kekuatan dan kecerdasan, yang ditemukan di seluruh tingkat atas taman. Seluruh kompleks dikelilingi pagar dengan gerbang besi tempa yang megah. 


Belvedere Taken from Garten



kami benar-benar menikmati menjelajahi taman-taman di Belvedere dan terutama mengagumi pemandangan yang berbeda dan patung-patung yang menarik.



Hundretwasser Haus

Hundertwasserhaus dibangun antara tahun 1983-1985, sesuai dengan ide-ide dari Friedensreich Hundertwasser (karena itu namanya diabadikan), dengan arsitek Joseph Krawina. 


Hundretwasser Haus

The Hundertwasser House adalah rumah bagi banyak penghuni, yang dirancang dalam berbagai warna dan bentuk, dan masing-masing penghuni memiliki hak untuk menghias fasad di sekitar jendela sepenuhnya sesuai selera mereka sendiri. 



Strukturnya memiliki fasad multi-warna, mosaik mengkilap dan balkon seperti dongeng, fitur lantai bergelombang, atap ditutupi dengan tanah dan rumput, dan pohon-pohon besar yang tumbuh dari dalam kamar. 

Fasad of Hundretwasswe Haus

Di dalam rumah, ada 53 apartemen, empat kantor, 16 teras pribadi dan tiga teras komunal, dan total 250 pohon dan semak-semak, di bagian balkon dan teras atap,  menjadikan Hundertwasser House sebagai oasis hijau yang indah di jantung kota.  



Hundertwasser berusaha keras untuk membantu kerinduan manusia akan keanekaragaman dan keselarasan dengan alam. Pada dasarnya ia mengatakan, bahwa manusia memiliki perubahan, warna, variasi, spontanitas, kealamian, kesenangan, tawa, dan kegembiraan. Dia mengekspresikan semua hal itu dengan karya-karyanya yang memanggil kita untuk melakukan hal yang sama, tetapi menggunakan karunia dan talenta kita sendiri. 



Hundertwasser House adalah salah satu bangunan Vienna yang paling banyak dikunjungi dan telah menjadi bagian dari warisan budaya Austria. Kunjungan ke rumah ini singkat karena hanya bagian luarnya yang dapat dikagumi. Membayangkan sendiri tinggal di rumah unik dan aneh seperti itu, pasti memiliki keseruan sendiri.



Prater


Taman hiburan di Prater dikenal sebagai Wurstelprater, nama Prater berasal dari kata Latin partum, dan berarti padang rumput. Dulunya area ini hanya area hijau, lalu terbelah menjadi Wurstelprater dan Green Prater (berukuran enam kilometer persegi).


Prater Entrance


Giant Ferris Wheel



Taman hiburan terbesar di Vienna, dan menjadi ikon bagi penduduk lokal, yang berarti kegembiraan, perut kenyang, dan waktu yang menyenangkan. Orang-orang Vienna memiliki kenangan masa kanak-kanak, mengagumi Riesenrad, mengendarai Liliputbahn atau makan permen kapas dan lango di Prater. 



Landmarks Prater yang paling terkenal adalah Riesenrad (Giant Ferris Wheel), dibangun lebih dari 120 tahun yang lalu.  Dari Giant Ferris Wheel setinggi 65 meter, pengunjung dapat menikmati pemandangan paling menakjubkan di kota Vienna. 


Carrosel

Masuk ke Prater gratis, tetapi untuk setiap wahana dikenakan biaya perorang. Untuk wahana kecil masing-masing 2-3 Euro, dan wahana yang lebih besar berkisar 4-5 euro.  Terdiri dari 250 atraksi permainan, mulai dari gelanggang auto-drome hingga lemparan bola dan tempat menembak, roller coaster yang menarik, dan kereta hantu hingga simulator penerbangan. Ada juga komidi putar untuk anak-anak kecil. 


Permainan pacuan kuda liar di Wurstelprater, ada juga sebuah planetarium, Museum Lilin Madame Tussaud, Liliputbahn, kereta api miniatur yang indah yang cocok untuk tua dan muda. Kursi Ejeksi yang terlihat seperti karet gelang raksasa, yang akan dilontarkan dengan kecepatan 14 meter per detik ke stratosfer. Ayunan berputar dan berukuran sangat besar yang dikenal dengan Praterturm.




Roller Coaster

Yang jelas tempat ini adalah surganya bagi anak-anak. Tua muda tetap bisa menikmati semua wahana permainan sesuai dengan umurnya. Dan jika ingin bersantai banyak Cafe-cafe yang menyediakan makanan, minumam dan snack yang mengundang selera.

Aku sangat merekomendasikan Austria bagi kalian yang ingin menghabiskan liburan dengan sejuta kenangan yang tidak pernah terlupakan, dan kota ini Vienna adalah jawabannya. Vienna adalah salah satu kota paling romantis dan Eropa dan sangat menyenangkan. Kota yang santai penuh budaya dan selera gaya.

Vienna yang ramah bagi anak, dengan fasilitas tamannya yang luas, indah dan lengkap. Museum, perbelanjaan, makanan, arsitektur, musik, semuanya ada di sini. Semuanya tergantung pilihan kalian, apakah hanya ingin jalan-jalan menikmati kota atau melahap karya seni di museum, kalian pasti akan menemukan kisah spektakuler tentang Vienna  yang menarik untuk diceritakan

Semoga kalian menikmati semua story dan panduan yang aku share tentang Vienna, kalau ada pertanyaan kalian bisa menuliskannya di kolom komentar. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße