content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Wednesday, October 14, 2015

SETELAH kemarin aku cerita tentang liburanku di Belanda, kali ini aku mau berbagi pengalamanku saat aku berada di Jerman. Saat ini silvio tinggal dan bekerja di Oschatz di kota kecil di Jerman Timur. Karena tidak begitu jauh dari Oschatz, rencananya kami mau menikmati keindahan dan romantisme kota Dresden. Kami berkendara menggunakan mobil menuju dresden kurang lebih 1 jam dari Oschatz.

Dresden adalah ibukota Sachen, salah satu negara bagian jerman yang terletak di sebelah timur, yang berbatasan dengan Prague, Ceko. Dresden merupakan kota terbesar ke empat setelah Berlin, Hamburg,dan Köln. Dresden adalah kota yang cantik dan bersejarah. Ada beberapa Universitas terkenal juga di kota ini, dan silvio juga mengenyam pendidikan universitasnya di kota cantik ini. Dua bagian kota Dresden yang cukup menarik adalah Altstadt (old city ) yang dipenuhi dengan bangunan yang tua tetapi sangat terawat dan cantik, dan Neustadt (new city ) dipenuhi dengan restaurant, bar, kafe, serta mural.


Altmark
Kami berjalan menuju pusat kota melewati setasiun kereta api yang besar dan sibuk, dan kami juga menyusuri pertokoan yang ramai sebelum sampai di daerah yang bernama Altmark. Altmark adalah ruang terbuka public yang tertua, sekaligus tempat penting. Mulanya tempat ini merupakan pasar gelap, yang sering digunakan untuk transaksi barang curian. Kini tempat ini dipenuhi dengan bangunan modern, dengan area ruang publik yang menarik. Disekitar Altmark dipenuhi dengan beberapa penjual souvenir, makanan, bahkan area permainan

Bangunan modern di Dresden
pertokoan yg ramai
Suasana disekitar Altmark
penjual souvenir & food stall

Frauenkirche
Gereja Protestan Jerman ini amat cantik, yang selesai direkonstruksi tahun 2005 lalu. Gereja dengan interior dan ornament ceiling yang indah, telah menarik minat seluruh dunia. Tercatat setelah kembali berdiri dari puing-puing kehancuran, Frauenkirche telah dikunjungi lebih dari 2 juta orang. Ticket masuknya seharga 5 Euro, anda bisa naik ke atas menara dan menikmati kota Dresden dari atas kubah. Lokasi ini dikelilingi oleh banyak sekali bangunan bersejarah yang bagus.

                         


Frauenkirche dikelilingi bangunan
cantik disekitarnya      

Catedral Dresden
Dikenal juga dengan Dresdner Dom, tempat ibadat umat Katolik ini kental bernuansa Barok, sekaligus menjadi gereja terbesar di negara bagian Saxony. Memasuki bagian dalam gereja ini, terdapat ornament hiasan yang mewah, mimbar Roccoto yang dibuat Balthasar Pelmoser, organ indah karya Silberman Gottfried, serta Pieta Dresden gaya China yang adalah buah cipta Friedrich Press. Di bagian bawah tanah, kita bisa menemukan sarkofagus kaum Wettins lalu sebuah kotak yang katanya berisikan jantung raja Augustus.


Tampak depan Catedral Dresden
Bagian belakang  Catedral Dresden

Lembah Elbe
Adalah sebuah warisan budaya dunia, terbentang sepanjang 20 km, lokasi ini adalah bagian dari daerah urban sekaligus badan sungai alami dan lereng. Pemandangan disekitar sungai Elbe ini sangat cantik, bangunan dengan arsitek menarik, sungai yang bersih sungguh membuat suasanan hati damai.

                 
Cantiknya pemandangan
disekitar sungai Elbe
Brühl's Terrace
Tempat ini juga dinamakan Balkon Eropa, panjangnya sekitar 930 meter, berada disamping bagian depan Kathedrale. Dari sini terlihat Jembatan Augustus dan bagian kota lain dari Sungai Elbe.

               
Dengan latar Augustus Bridge

Albertinum
adalah museum seni terkenal di Dresden, yang dibangun antara tahun 1884-1887 oleh Carl Adolf Canzler di atasa tanah bekas gudang senjata. Museum ini memang dibangun untuk dijadikan sebagai museum bagi penduduk. Sejak tahun 1889, museum ini memiliki koleksi pahatan yang menarik termasuk Lemnian Athena. Sempat hancur di tahun 1945, museum ini dibangun kembali di tah di tahun 1953. Museum ini buka dari pukul 10.00 pagi sampai 18.00 sore setiap Rabu-Senin.

                 


Augustus Bridge
adalah jembatan tertua di kota Dresden. Dibangun antara tahun 1907 dan 1910. Pada abad 18, Wilhelm Kreis dan Theodor Klette merangcang 9 lengkungan dibangun untuk memberikan jalan yang lebih luas untuk lalu lintas sungai. Jembatan ini menghubungkan Innere Neustadt di utara (tepi kanan) dengan daerah bersejarah di bagian selatan (tepi kiri)
 
                  


Der Zwinger
Bangunan luar biasa ini dibangun selama 18 tahun, Oleh Pöppelmann, dari tahun 1710 hingga 1728. Bekerja sama dengan pemahat Permoser, Ia pada mulanya mendesain tempat ini sebagai sebuah orangery dan tempat perhelatan berbagai festival, lalu menjadi tempat exhibition. Halaman dalamnya cukup lapang dan bagus untuk bersantai-santai. Lalu sebuah gapura di barat didesain serupa mahkota raja, mewah dan anggun. Sesuai dengan fungsinya kini sebagai tempat exhibition, tempat ini memiliki gallery dan museum, seperti Old Master Pictures Gallery, Armoury (Rüstkammer), Porcelain Collection, Zoological Museum, dll raja.

                 
Both of us with
                      Zwinger background                   

Fürstenzug
yang dalam Bahasa Inggris berarti “Procession of Princes” adalah mural/gambar dinding terbesar yang menampilkan potret leluhur dari 35 Margrave, pemilih, adipati dan raja-raja dari House of Wettin antara 1127 dan 1904. Fürstenzug dikenal sebagai karya seni porselen terbesar di dunia. Siluet khas, ditangkap dalam lukisan terkenal oleh Bernardo Bellotto dan oleh pelukis Norwegia Johan Dahl Kristen. Mural ini terletak di sepanjang dinding luar Stallhof (Stables Courtyard), kastil Dresden dan pada awalnya dicat antara 1871 dan 1876 untuk merayakan pering4atan 800 tahun Dinasti Wettin, keluarga penguasa Sachsen. Untuk menghindari kerusakan karena cuaca, mural ini digantikan dengan sekitar 23.000 ubin porselen Meissen antara 1904 dan 1907. Dengan panjang 102 meter (335 kaki).


                      


SemperOper Haus
Semperoper dibangun pada tahun 1838-1941 oleh Gottfried Semper. Halaman depannya berdiri patung kaisar dengan kuda tunggangannya. Bangunan indah ini sempat pula dihanguskan api pada tahun 1869, lantas rebuilt lagi dari tahun 1871-1978, seturut gaya High Renaissance’s Gottfried oleh putra Gottfried sendiri, Manfred Semper.

                   


                 
Pesona Dresden akan membuat siapapun terkena sihir,  untuk berdecak kagum akan eksotisme dan suasana kota yang romantis. Tidak akan pernah bosan untuk berkunjung lagi ke kota cantik ini. Kalau kalian sempet berlibur ke Jerman, I recommend this city for you....Thats so gorgeous.


       

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

August 2015
Efin~silvio

Reaksi:
Posted in

4 comments:

  1. Mbak Efin izin ambil beberapa ceritannya ya. haha bagus pengalamannya.

    ReplyDelete
  2. walau blm pernah ke jerman, tulisan ini membuat saya berdoa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga suatu hari bisa punya kesempatan traveling ke kota romantis ini

      Delete