content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Saturday, August 17, 2019

Bloggers Sind Sie glücklich? vergiss nicht immer glücklich. Menunggu kehadiran buah hati dalam kehidupan kita memang punya warna yang colorful. Senang sekaligus deg-deg an juga, dalam pikiran kita berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita kelak. 

Sebelum kelahirannya ditengah keluarga, aku pun mulai disibukkan dengan mempersiapkan segala kebutuhan calon bayiku, baik pakaian, dan mempersiapkan kamar bayi dan perlengkapannya. 

Untuk urusan yang satu ini, memang semuanya dipasrahkan keaku, karena Silvio sibuk dengan pekerjaannya dan juga emang ga hobby untuk berbelanja. Hadehhhhhh keantusiasannya menyambut bayi dilakukan dengan cara yang berbeda, baekkkklahhhhh.

Saat usia kandungan ku 5 bulan, aku mulai sedikit-sedikit mempersiapkan perlengkapan untuk bayiku. Aku mulai rajin hunting barang perlengkapan bayi discount di outlet di kotaku. Aku jadi teringat waktu adikku hamil dan aku menemaninya hunting perlengkapan bayi di Tanah Abang. 

Keadaannya tentu 100 persen beda dengan keadaan ku di Jerman, disini apa-apa mahal. Kalau di Jakarta  1 Juta sudah dapet macem-macem, tapi disini hadehhhh apalah itu, hehehehe. Makannya aku harus kreatif  rajin - rajin hunting ke toko untuk yang satu ini.

Selain hunting di outlet terdekat rumah,  yang unik namun dinilai normal di Jerman adalah soal membeli pakaian atau perabotan prelove (secondhand). Masyarakat Jerman terbiasa berbelanja ke Flohmarkt untuk hunting barang-barang second baik mobel, accecories, pakaian.

Pakaian atau perlengkapan bayi cukup banyak dijual dengan harga yang terjangkau, asumsinya, karena bayi tumbuh cepat, maka kurang efisien selalu membeli barang baru yang harga setiap itemnya mahal. Kalau baru harga bisa 500 € bisa turun jadi 200€, dari yang 20€ bisa turun jadi 10 €, dsb dengan kualitas yang masih sangat bagus.


Wanddeco
Jadi jangan berfikir mereka yang datang adalah orang Jerman yang kere-kere, justru banyak kolektor yang mencari barang antik, dan memang mereka punya kebiasaan kalau bosan atau barang tidak terpakai lagi akan dijual di pasar Flohmarkt. 

Maka banyak sekali yang memanfaatkan pasar barang second selain untuk alasan berhemat tentunya. Sekali lagi bukan soal kelas, tapi soal efisiensi dan kualitas. Untuk membeli barang second berkualitas selain di Flohmarkt, kalian juga bisa membeli barang perlengkapan baik mobel bayi atau perlengkapan bayi melalui internet di ebay-kleinanzeigen.de .

Di web ini banyak dijual segala macam perlengkapan baik itu baru ataupun second. Saya biasanya mencari barang mobel perlengkapan bayi di web ini, walaupun second kalo pas ada yang bagus akan saya beli terutama barang yang dijual dikota tempat tinggal saya. Karena cara transaksinya, kita berinteraksi langsung dengan penjualnya, pembayarannya bisa by transfer atau cash ditempat. Dan untuk paketnya biasanya kalau barang mobel harus abholen alias ambil sendiri, kecuali untuk barang-barang kecil bisa dikirim by pos dengan ongkos kirim yang disepakati bersama.


Babybett
Selain pasar secondhand , ada juga kebiasaan yang menurutku sangat membantu dalam hal pengadaan perlengkapan bayi. Di Jerman teman atau kerabat sering saling memberikan barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi, atau pinjam meminjam perlengkapan bayi kepada yang membutuhkan. 

Mama Silvio juga masih menyimpan beberapa perlengkapan saat Silvio masih bayi. Hahahaha padahal itu sudah lama sekali, ya sudah yang masih bagus tentunya aku ambil untuk anak kami. Menurut cerita mertuaku, disini banyak bayi menggunakan bed, baju, perabotan, sepatu, tas, mainan yang sama dengan yang dulu digunakan ortunya, hahahaha. Untuk kualitas barang jangan diragukan lagi, masih bagus meski sudah berpuluh-puluh tahun. Intinya mereka menggunakan secara turun-temurun. 

Wickeltisch
(Tempat ganti popok)

Perlengkapan apa saja yang biasa dipersiapkan saat menyambut kelahiran bayi? berikut ini aku share barang apa saja yang umumnya dipersiapkan untuk keperluan bayi.

Perlengkapan di perjalanan
  • babyschale
  • Kinderwagen / stroler
  • wickeltasche / tas untuk perlengkapan bayi
  • Tragetuch / gendongan bayi
  • Fußsack / kantong penghangat bayi
  • krabeldecke / selimut tebal
Untuk Menyusui 
  • Stillkissen / bantal menyusui
  • Milchpumpe / pompa asi
  • 2-3 Still BH / BH menyusui
  • Stilleinlagen / breast pads
  • Spucktücher / Kain saat menyusui bila gumoh
Botol Susu
  •  4-5  Milchfläachen / botol susu
  • 3-4  Anticholic Sauger / dot  susu anti sedak
  • Flaschenbürste / Sikat untuk membersihkan botol susu
  • Flaschenwärmer / penghangat botol (tidak harus)
  • Vaporisator  (tidak harus)
  • Dampf sterilisiergerät / sterilisasi botol susu (tidak harus)
  • 1 Thermosflasche / tempat air panas
  • 6  Lätzchen (penutup baju, tatakan baju)
Baju
  • 6 Bodys (größe 56/62)/ baju terusan pendek
  • 4-5 Strampler  baju terusan sampai kaki
  • 2 Strumpfhosen  / legging
  • 4 Babysöckchen / kaos kaki
  • 2 Baumwollpulls / sweater wol
  • 2 Mützchen /  topi baby
  • 2 Baumwolljäcken / jaket woll
  • 6 Mulltücher /  kain bedong
Mobel  & Diaper
  • Wickelkommode/ wickeltisch  ( tempat untuk mengganti popok)
  • Wärmelampe / lampu penghangat, bermanfaat saat ganti popok atau baju, untuk menjaga badan bayi tetap hangat 
  •  Calendulacreme / cream untuk mengatasi ruam atau kemerahan pada kulit bayi 
  • 1 Packung Windeln / diaper
  • Windeleimer / ember untuk membuang diaper (tidak harus)
  • Wickelunterlagen / perlak untuk ganti popok biasanya ditaruh diatas wickeltisch dan tahan air
  • Milde feuchttücher / Tisu basah

Perlengkapan Tidur

  • Stubenwagen / box bayi
  • Bettwäschegarnituren   / bed cover 
  • Betthimmel (tidak harus)
  • Einziehdecke / selimut bayi
  • Kirschkern- oder Dinkelkissen / bantal bayi
  • Matratzen/Matratzenauflage/ kasur bayi
  • 2 Spannbetttücher / sprei
  • 2 Schlafsäcke, lebih baik menggunakan pakaian panjang seperti ini dibanding pakai selimut supaya tidak menutupi hidung bayi.
  • 2 Schlafanzüge / piyama bayi
  • Nachtlicht / lampu tidur
  • 1 Nestchen (tidak harus, accecories box bayi)
  • Mobile / mainan bayi yang digantung di box bayi (tidak harus)
 Perlengkapan Mandi
  • Badewanne / bak mandi bayi
  • Bademantel /  kimono mandi 
  • 4 Waschlappen / washlap
  • Badethermometer / thermometer  untuk mengukur suhu  air saat  mandi
  • Babyhaarbürste / sisir
  • Babynagelschere/ guntuing kuku bayi
  • Fieberthermometer / thermometer mengukur suhu tubuh
  • Pflegeartikel : baby bath, baby Shampo,baby lotion,baby oil untuk pijat bayi ,untuk membersihkan pantat bayi. minyak telon, puder ato bedak, flege cream (untuk kelembapan kulit bayi   mencegah kekeringan, iritasi kulit untuk pencegahan luka dan peradangan, terutama di pantat dan pangkal paha daerah yg dilalui keringat, tinja dan urin)Wundschutzcreme baby untuk ruam popok
  • Sicherheitswattestäbchen / cotton bud baby
  • Nasensauger / penyedot ingus
  • Kapuzenbadetücher  / handuk berkerudung


Meine Tochter zimmer
Melakukan aktivitas membeli perlengkapan bayi ini punya keasyikan tersendiri buat aku, selain memang banyak perniknya dan sambil senyum-senyum sendiri membayangkan bayi kecilku nanti. 1 bulan sebelum kelahiran anak kami, semua kebutuhannya dan kamar bayi sudah bereit alias ready. 

Sambil kulirik keperutku yang semakin hari bertambah besar dan kubelai dia yang ada dirahimku" mommy dan papa menunggumu sayang. Lahir sehat dan sempurna dan jadi terang dalam hidupmu. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Love you meine Tochter,

Momy und Papa

Saat ini adalah hari terakhirku di Belanda. Setelah menelan kekecewaan akibat ICE yang sedang strike dan tiada berkesudahan (uppss bahasaku...hehehe), pasrah kembali ke Germany dengan jadwal yang belum pasti. Tapi sebelumnya aku mau cerita dulu liburan terakhirku bersepeda menikmati beberapa kota di negeri Van De orange. 

Rencananya kami akan bersepeda menikmati pemandangan ladang tulip di Belanda. Jika anda sudah sampai di Belanda, jangan sampai melewatkan keindahan negeri ini, anda harus mencoba salah satu cara menikmati keindahan Belanda dengan menggunakan sepeda. Route terbaik untuk melihat ladang tulip bisa dimulai dari Haarlem -lisse -noordjwijk -Leiden. 

Karena kami tinggal di Amsterdam kami harus menggunakan kereta dari Amsterdam Central ke Haarlem, lama perjalannnya sekitar 15 menit by train , dan untuk tiketnya sendiri sekitar 7 euro. Begitu tiba di stasiun Haarlem kami langsung keluar mencari tempat penyewaan sepeda. Letaknya masih di komplek stasiun Haarlem. 

Begitu keluar dari pintu gate stasiun langsung keluar, jalan ke arah kanan, (kalo tidak salah dekat starbuck ). Bukan di pinggir jalan raya yaa tapi masih di komplex stasiun Haarlem, kalau bingung tanyakan saja lokasinya. Dipapan terpasang harga sewa for 24 hours 6 euro, tapi itu untuk sepeda yang tidak menggunakan gear, untuk yang menggunakan gear sewanya sebesar 10 euro. (Hemmm silvio sempat bingung ketika diminta 20 euro , karena di papan tertulis 6 euro, dan seperti itulah penjelasan mereka). 

Dan dimulailah petualangan kami bersepeda start dari Haarlem. Jangan lupa untuk membawa map selama diperjalanan. Karena ini penting sekali berhubung GPS off karena sulit sekali menemukan Wiffi gratis di eropa (ughhh Indonesia tidak pernah pelit untuk urusan ketersediaan Wiffi.....hehehe). 


Kami bersepeda santai menikmati rumah-rumah belanda yang cantik, merasakan udara yang segar dan lalu lintas yang sepi. Suasana bersepeda seperti ini tidak pernah bisa aku nikmati di Indonesia. Tanpa terasa 1.5 jam kami bersepeda santai dari Haarlem ke lisse, disertai serbuan angin, dan tidak menemukan ladang tulip sama sekali, hanya ladang rumput. 

Namun, begitu memasuki jalur Lisse - Harleem barulah semua rasa capai itu terbayar, Kami sangat terperangah menemukan Hamparan ladang-ladang tulip di kiri dan kanan jalan tanpa habis-habisnya menemani waktu tempuh Lisse - Harleem. 

Hamparan ladang tulip

Pemandangan yg luar biasa, dan begitu cantik menemukan ladang tulip seperti hamparan karpet merah. God Jesus that's amaze, like live in fairy land so gorgeous. Ada yang pernah berpendapat bahwa  Keukenhof sangat indah, tetap tidak bisa mengalahkan sensasi bersepeda menyusuri ladang-ladang tulip di bawah hamparan langit biru, and that is true....I prove it. 


Sebenernya waktu yang tepat untuk berkunjung melihat tulip adalah, pada akhir maret atau awal april karena saat itu tulip sedang blossom. Tulip dengan aneka warna dapat kita temui disana. Karena aku datang dibulan mei, sudah banyak ladang tulip yang sudah dipanen, tapi kami masih beruntung karena masih menemukan uncut red pretty tulip field. 


Memang untuk mampir keladang tulip ini gratis, karena memang letaknya dipinggir jalan. Kita diijinkan untuk melihat atau bahkan berfoto, namun hati-hati jangan sampai merusak ataupun memetik bunga , karena sangat merugikan bagi petani karena tanaman bisa rusak. Ada beberapa turis dari india yang memetik beberapa tulip..heyyy plis itu bukan milikmu, bagaimana kalau pada akhirnya dilarang untuk masuk ke area ladang tulip ?. 


Kita juga yang repot karena tidak bisa berfoto dengan tulip yang cantik-canti itu. So untuk kalian guys teman-teman Indonesia, please dont do that yaaa. Karena tidak niat untuk berkunjung ke Keukenhof, kami hanya mampir dan duduk sambil menikmati coffee latte kami di luar. Tapi buat teman-teman yang mau mampir untuk tiket harganya, tiket dewasa 16 €uro, anak-anak usia 4 - 11 tahun 8 €uro, dan rombongan 13.5 €uro. 

Untuk menuju Keukenhof bisa berangkat dari bandara Schiphol, Amsterdam atau setasiun Denhag Central, lanjut ke setasiun Leiden Central Station by train atau bus. Katanya lebih baik membeli tiket masuknya dilokasi Yang disediakan di setasiun Leiden, karena biasanya antriannya panjang bila membeli tiket di area keukenhof.  

Gate of keukenhof park

Kami melanjutkan lagi perjalanan kami ke leiden. Kota dengan beberapa Universitas yang terkenal. Kota ini sangat patut untuk dikunjungi karena merupakan salah satu kota tua Yang sangat menarik perhatian dengan bangunan-bangunan yang sangat menarik. kami sempat melewati jembatan yang dibawahnya melintas kapal-kapal mengantar wisatawan berkeliling. 

Leiden
Leiden


Pada saat dipusat kota dekat stasiun Leiden, kami sempat melewati bangunan unik seperti kubus yang sangat unik. Bangunannya sangat mencolok karena memang arsitekturnya sedikit berbeda dibandingkan dengan bangunan lainnya. benar-benar kota yang indah dan tenang. 


Karena sudah 3 jam kami bersepeda dan capek , akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Haarlem, dan berhubung sangat lelah kembali ke Haarlem menggunakan sepeda, akhirnya kami memutuskan untuk kembali menggunakan kereta. 

Really awesome adventure in Netherland, pesona Netherland betul-betul membuatku berdecak kagum. Mudah-mudahan suatu saat nanti aku bisa berkunjung lagi ke tempat ini, of course with my little family Hopefully. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

May 2015 Efin~silvio
TUHAN menjadikan segala sesuatunya indah pada waktunya, 14 Juni 2016 That Our  Memorable Special Moment For us. Setelah disibukkan dengan segala kerumitan dan lika-liku yang harus kami jalani selama persiapan pernikahan, mulai dari mengurus segala docs untuk persyaratan menikah di Indonesia dan Jerman, baik urusan docs gereja, maupun dikantor Catatan Sipil Jerman (Standesamt), survei gedung, mencari vendor untuk catering dan EO, mengurus undangan, mencari souvenir, dan masih banyak lagi tentunya, akhirnya hari bahagia itupun tiba. 

Kami menikah di Jerman dan Indonesia. Pemberkatan secara katolik di Gereja St Fransisxus Xaverius Tanjung Priuk Jakarta Utara, dan pendaftaran perkawinan di Catatan Sipil Jerman, serta resepsi untuk keluarga Silvio di Jerman. Sebelumnya aku sempat galau menunggu  doc single statement yang harus dikirim Silvio dari Jerman. 

Doc ini untuk menyatakan bahwa silvio tidak terikat dengan pernikahan. Gereja Katolik membutuhkan pernyataan tertulis dari pemerintah Jerman untuk kepastian statusnya. Untuk di Indonesia sendiri membuat surat ini hanya membutuhkan waktu 1 minggu sudah kelar, tapi di Jerman membutuhkan waktu 7 minggu untuk kelarnya. 

Aku sempat menghadap pastur bagaimana   bila docs belum juga datang padahal pernikahan tinggal seminggu lagi. Sebenernya tidak mepet ya  waktu membuat doc ini, tapi aku tidak menyangka prosesnya harus lama seperti itu. Apabila tidak datang dalam minggu ini, berarti tidak diumumkan digereja walaupun tetap diberkati di Gereja. Karena Paling tidak harus diumumkan 3 minggu berturut-turut sebelum due date. 

Akhirnya tepat hari rabu suratnya selesai, bisa dikirim by email saja sudah cukup. Aku langsung menyerahkan semuanya kegereja, dan tepat dimisa hari sabtu nama kami diumumkan di pernikahan gereja. Salah satu keajaiban dari Tuhan, yang sebelumnya hampir saja membuatku frustasi.

Special Thanks untuk Romo Mariyanto CM yang sudah membantu pemberkatan kami. Terimakasih juga romo Abie untuk kanoniknya in Deutsch Sprechen. Uniknya pada waktu pemberkatan pernikahan, Romo Mariyanto mengundang peserta khusus pernikahan  2016 untuk turut menyaksikan acara pemberkatan kami. 

Puji Tuhan bisa dibayangkan saat itu gereja full dengan  banyak umat yang mendoakan untuk kebahagiaan kami kelak. Acara Pemberkatan di Gereja berlangsung sakral dan berjalan lancar. Karena pengantinnya WNA, maka pemberkatannya dilakukan dalam 2 bahasa, Indonesia dan Inggris.


Menuju Altar Suci
Sungkeman (pertama kali dilakukan silvio meminta restu dri ortu)
Umat yang mendoakan kami
kerabat Silvio
Kami berdua dengan orang tuaku
Happy Mothers
Brother & sista & my cute nephew

Malam harinya kami mengadakan resepsi di Anjungan Yogyakarta, Taman Mini Indonesia Indah. tamu yang kami undang tidak banyak sekitar 150 undangan. Ada beberapa tempat yang sebelumnya aku survei,  di Taman Jasmine, Anjungan Jawa Tengah dan Anjungan Yogyakarta. Karena calon pengantin prianya tinggal di luar negeri, terpaksa segala urusan pernikahan kami diurus oleh aku sendiri. 

Huuuhhhhhhh sangat rumit dan melelahkan, tetapi dinikmati saja. Sebenernya aku jatuh cinta dengan Anjungan Jawa Tengah, interiornya jawani banget. Bukan hanya itu bagian luarnyapun rapi, dengan taman rumput hijau yang tertata rapi. Belum lagi ada miniatur candi Borobudur dan pendopo kecil yang biasa  digunakan untuk pergelaran sendratari Ramayana. Tapi karena tamuku hanya 300 undangan terlalu besar untuk kami, karena di tempat ini bisa menampung 1000 undangan. Untuk Teman-teman yang mau menikah ditempat ini, sewa gedungnya sebesar 10 juta rupiah untuk tahun 2016.

Akhirnya pilihan aku dan keluarga jatuh di Anjungan Yogyakarta. Dengan pertimbangan tamu yang tidak banyak, akhirnya kami memilih ditempat ini. Jujur Kalau untuk tempat memang jauh dari kesan mewah seperti di Anjungan Jawa Tengah. Anjungan Yogyakarta lebih kecil dengan gedung semi outdoor, kapasitas untuk tamu 300 sampai dengan 600 undangan. Terdapat satu pendopo utama dengan 2 patung arca besar didepan pintu masuk. 

Untuk halamannya sendiri dikelilingi Oleh konblok dengan parkiran yang luas. Memang untuk halamannya jauh dari kesan rapi, tidak ada hamparan rumput hijau bahkan terkesan kurang rapi, dan agak kumuh karena ada kandang ayam diarea dekat andong. Anjungan Yogyakarta baru saja selesai direnovasi di bagian luar, tepatnya area samping yang biasa dipakai untuk rias bagi keluarga pengantin. Dari informasi yang aku peroleh tahun 2017 nanti mereka akan renovasi total area pendopo. Jadi mereka close untuk tempat resepsi di tahun 2017 nanti. 

Untuk Biaya sewa gedung sebesar 7 juta, termasuk fan besar dan Kursi. Tetapi perlu diperhitungkan juga apabila teman-teman Ingin menikah di tempat ini, karena harus memperhitungkan dengan tiket masuk. Tiket masuk TMII dikenakan biaya 10.000 rupiah per orang dan tiket mobil Rp. 10.000, mereka memberikan diskon 50 % bagi tamu undangan . Jadi untuk satu undangan berlaku untuk 2 orang tiket masuknya Rp. 10.000.
  
Anjungan Yogyakarta dimalam hari (becek karena habis hujan)
Dekorasi Entrance
Dekorasi Buku Tamu
Pergola pintu masuk, dengan 2 lukisan kami
menuju pelaminan

Bila Kalian akan menikah ditempat ini Kalian harus menggunakan catering rekanan gedung yang dimonopoli Oleh Pasar Minggu Catering. Bahkan pada saat saya booking tempat, pegawainya pun masih kekeh tidak boleh pakai Catering dari luar. Tetapi Setelah beberapa bulan keputusan mereka berubah, penyewa gedung boleh menggunakan catering dari luar tapi tetap dengan kekeh dekorasi harus dari gedung. 

Ternyata mengapa harus dekorasi dari gedung juga, karena ada salah satu pegawai mereka yang punya usaha dekorasi pelaminan dan gedung, jadi suka tidak suka harus menggunakan jasa mereka (loh kok jadi terkesan memanfaatkan ya, padahal belum tentu kita sreg dengan dekorasinya).  Beruntung karena sebulan sebelum hari H, aku bisa menggunakan dekorasi dari luar gedung. Walaupun tidak glamour tapi better dari dekorasi standart bawaan Anjungan Yogyakarta. Kok bisa dari luar padahalkan awalnya mereka kekeh, hemmm panjang ceritanya. Masih ada charge lain-lain, apabila teman-teman bawa catering dari luar.


Dekorasi meja VIP
Decoration dessert table
Decoration Buffe
Decoration gubukan
Pelaminan kami

Karena boleh Catering dari luar untuk Cateringnya aku menggunakan jasa Sawargi Service, marketingnya dengan teteh wulan. Sudah tahukan rekomendasinya tentang catering ini, sudah banyak yang menggunakan jasa mereka dan data-rata puas. Saya ambil paket all termasuk dekorasi kecuali periasnya saya contact sendiri dengan Putri Nawangsari. 

Untuk makanannya enak menurut tamu, aku pake organ tunggal dengan pilihan lagu mayoritas barat, singers nya ada 2 orang salah satunya mbak helen. Untuk MC nya bagus banget jawani den, dengan Bapak Jayadi. CP nya 08129990831. Pengalaman Waktu pernikahan kerabat yang menggunakan adat Yogyakarta, tetapi pada saat Kirab MC nya tidak fasih bahasa Jawa kromo, alias Jowo KW. Sehingga pada waktu Kirab jauh dari Kesan sakral. 

Tapi pak Jayadi top kok, jowo tulen dan suaranya bagus lho pak, suwun sudah menyumbangkan lagu di pernikahan kami. Untuk foto studio aku pakai jasa Rientop's photo HP: 08129341487. Untuk undangan aku pake jasa Mangunwerdoyo di Yogyakarta, HP. 085643224679 bisa by email lho undangannya banyak yang bagus, enggak pasaran dan harganya competitive. Untuk souvenir aku hunting dipasar Asemka.


Our Master of ceremony
Our Singer and Organ tunggal
Aku ada sedikit kekecewaan dengan Putri Nawangsari, bukan pertama kali keluarga kami menggunakan jasa perias ini. Karena jujur riasannya sangat jawani dan bagus hasilnya. Kami sudah 3 kali menggunakan jasa Perias Putri Nawangsari pimpinan tante Naning. Sudah paham bagi kami apabila mau menggunakan jasa beliau maka kami harus booking dari 1/2 tahun sebelumnya, dan DP Rp. 500.000 dengan harapan kami bisa menggunakan jasa beliau. 

Untuk survei baju pengantin dan fitting baju bisa dengan pegawai beliau mba nur, orangnya sabar dan helpful. Kami sudah membooking jasa tante Naning dihari special kami, dan tolong diingatkan pada saat saya menikah beliau yang rias. Karena di Putri Nawangsari ada 2 perias tante Naning dan Mas Atmo. Terakhir aku fitting baju dengan Silvio info dari Mba Nur beliau akan merias untuk Pemberkatan, dan pada saat di gedung akan dirias Oleh Mas Atmo. Ibuku sudah panik mendengarnya kok bisa padahal kami sudah booking jasa beliau 1/2 tahun sebelumnya artinya beliau akan menemani aku sampai Kirab digedung, dan memang seperti itu biasanya.

Tetapi alasan mereka karena pemberkatannku siang jam 12 mereka merias aku dari pagi dan jeda acara dari Pemberkatan ke resepsi cukup lama jadi beliau ambil riasan ditempat lain. Walaupun untuk riasan di gedung hanya tinggal touch up saja, tinggal meneruskan riasan pakem yang sudah dikerjakan oleh beliau sebelumnya, tetapikan sebagai costumer mereka saya mau ya beliau bisa menemani saya sampai kirab seperti biasanya, dan beliau juga yang memberikan touch up kesaya. 

Hemmmm aku Cuma bisa menahan diri dan berusaha untuk tidak marah. Informasinya beliau menerima job di hari yang sama karena malamnya ditempat yang satu ada acara panggih, yang mana beliau harus memandu. Tetapi kan tidak bisa seperti itu. Saya sempat mengirimkan WA ke beliau menanyakan perihal tersebut, dan jawabannya jangan kuatir mba karena Mas Atmo riasannya pun bagus dan saya jamin. 

Sebagai calon pengantin orang tuaku mengingatkan aku untuk pasrah dan lebih baik berdoa untuk kelancaran pada saat hari H nanti. Walaupun agak kecewa berusaha untuk menghibur diri dan terus berpikiran positif. Semoga kedepannya Putri nawangsari bisa lebih mengutamakan komitmen dan service total ke costumer, jika komitmen dengan salah satu costomer harus diselesaikan sampai tuntas.


Cucuk Lampah
Kirab  Manten
Kirab Manten
Our Parents
Wedding Kisses
My Family
Sista & Brother
Among Tamu
Hebrink kan gayanya
My guest book girls
Jawani kece badai

Dan Puji Tuhan pada saat hari H itu semuanya bisa berjalan dengan lancar. Mulai dari acara siraman, malam midodareni dengan acara doa di rumah kami, Pemberkatan, dan acara resepsi digedung. Langit Sangat cerah pada saat acara berlangsung walaupun sorenya Taman Mini sempat diguyur hujan. Tetapi berkat doa dari semuanya kami bisa menyelesaikan semua acara dengan selamat. 

Kesan dari tamu yang hadir juga meninggalkan kesan yang baik, selain mungkin juga penasaran karena pengantin lelakinya bule yang menggenakan pakaian Adat  Pengantin Basahan Yogyakarta. All Guests wanna take the picture with bridegroom (mungkin jarang-jarang ada pengantin bule). Dan aku sebagai orang Indonesia bangga memperkenalkan budayaku kepada suamiku dan keluarganya. 

Thanks untuk Mas Atmo yang sudah membuat aku tetap cantik dihari H saat resepsi, walaupun hanya meneruskan riasan sebelumnya. Thanks untuk teteh Wulan dan sawargi, dan panitia, teman2 semua, kerabat yang tidak bisa kusebutkan diblog ini. Thanks Jesus for everything for all peoples arround me.


You and Me
See yaa and Thanks
kalian bisa mengikuti ceritaku berikutnya mengenai pernikahanku di Jerman, dengan mengklik dibawah ini ;

https://www.bojonesilviostorylife.com/2016/09/menikah-di-catatan-sipil.html

 https://www.bojonesilviostorylife.com/2017/12/resepsi-pernikahan-kami-di-jerman.html

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.
 
Efin And Silvio

Friday, August 16, 2019

Der Frühlingsanfang, atau musim semi di Jerman telah tiba. Tahun ini adalah musim semi ketiga untukku. Setelah musim dingin yang panjang, masyarakat Jerman menyambut permulaan musim hangat dengan perayaan Paskah dan banyak festival musim semi lainnya. 

Frühlingzeit
Setelah beberapa bulan melihat warna putih polos dan langit kelam, tiba-tiba semua menjadi cerah, tentu orang-orang pun menjadi semangat setiap kali ingin keluar rumah. Bunga yang berwarna-warni, daun yang hijau segar dan langit yang biru cerah memberikan semangat yang luar biasa. 

Frühlingzeit
Orang-orang sudah jarang menggunakan atribut musim dingin baik jaket tebal, mantel, syal, mütze (topi), sepatu boots, atau sarung tangan. Sebagian besar sudah mulai menggunakan jaket tipis atau cardigan warna-warni, bahkan beberapa mulai ada yang menggunakan baju tanpa lengan ataupun bercelana pendek ria. 

Ketika masuk musim semi, sebagai penanda resmi maka waktu pun ikut berubah. Kalau saat masuk musim gugur, di Jerman menggunakan Winter Time, di mana waktu diperlambat satu jam. Saat masuk musim semi pada hari minggu terakhir di bulan Maret dimulai pada jam 2:00, menggunakan Summer Time. 

Raps Pflanzen dimusim semi
Kalau musim winter kami merubah jam dinding mundur 1 jam dari biasanya, dan saat musim semi tiba kami merubahnya kembali maju 1 jam lebih awal. Jadi enggak heran ya, biasanya mulai bulan April sampai dengan September perbedaan waktu Indonesia dan Jerman selisih 5 Jam. Sementara bulan Oktober sampai dengan maret selisihnya 6 jam. 

Cuaca Musim Semi di Jerman 

Puji Tuhan akhirnya bisa melewati musim dingin dengan selamat. Beruntung bagi aku dan keluarga yang tinggal di wilayah Sachsen, karena disini salju jarang turun, kami hanya dapet dinginnya saja tanpa harus kerepotan dengan salju. Walaupun begitu, memang tidak banyak yang bisa dilakukan kalau cuaca sedang dingin, selain menghibur diri sendiri dengan Kaffee und Kuchen (kue) untuk penghangat badan. 

Cuaca di Jerman tidak bisa diprediksi, kadang-kadang sudah musim semi tapi masih bisa turun salju pada bulan Maret, dan cuaca di bulan April dapat berubah dari matahari ke hujan dalam beberapa jam. 

Bermain aman diatas rumput

Jadi enggak heran walaupun matahari sudah muncul, tetapi masih banyak orang yang menggunakan jaket dan syal, karena memang wlaupun ada matahari tetapi tetap dingin. Jangan heran pula melihat orang menggunakan syal, sambil makan es krim saat matahari bersinar. 

Bermain aman diatas rumput

Aku sangat senang sekali melihat suhu mulai menghangat, malam hari jadi lebih terang dan langit biru dan Blumen (bunga-bunga) mulai bermekaran dan daun-daun mulai hijau, membawa warna dan kehidupan yang menyenangkan. 

Aktivitas Masyarakat Jerman di Musim Semi 

Setelah sinar matahari pertama keluar (meskipun masih dingin), kebanyakan masyarakat Jerman menghabiskan waktu di luar rumah. Apa saja sih aktivitas yang biasa dilakukan masyarakat Jerman saat musim semi tiba ?, untuk  menikmati awal musim hangat yang ditunggu-tunggu. 

1. Santai di taman

Di semua taman kota dipenuhi dengan bunga-bunga yang bermekaran dan berwarna-warni. Taman-taman dikunjungi, orang-orang berpiknik dan berjemur dibawah sinar matahari sambil tiduran dan membaca buku. 

Bersantai di Taman
Berbaring dirumput yg nyaman
Bagiku dan suami saat musim panas seperti ini, adalah saatnya untuk angon bocah sambil menikmati hamparan rumput taman yang bersih dan luas. Karena saat ini Kathleen sedang merangkak dan belajar jalan, setiap hari kami mengajaknya untuk bersantai ditaman. 

Angon bocah

Aku sengaja membiarkan kathleen untuk bermain dan merasakan langsung sensasi berjalan diatas rumput tanpa alas kaki. Aku juga mengijinkan anakku untuk merangkak diatas rumput, kesana kemari bermain sesuka hatinya. Senang sekali momong bocah di tempat terbuka seperti ini, selain udaranya bersih dan segar, sangat aman bagi keamanan anak-anak dan tentunya tidak membosankan. 

Bebas merangkak


Tentunya kesempatan seperti ini sangat langka di Indonesia, apalagi di Jakarta untuk menemukan taman kota yang menyenangkan. Dalam hati tentunya aku merasa sangat bersyukur, karena mendapatkan kesempatan menikmati fasilitas yang baik dinegara maju.


2. Berkebun 

Saat musim semi tiba, saatnya juga bagi masyarakat Jerman untuk berkebun. Tidak hanya orang tua, yang muda-mudapun mulai sibuk untuk mempercantik balkon apartemen atau taman rumah dengan aneka tanaman dan bunga-bunga yang indah. 

Tidak heran kalau diakhir musim dingin toko-toko bunga mulai menjual aneka macam alat-alat berkebun, tanah dan fertilizer, bibit untuk berkebun, mulai dari bunga-bunga yang cantik beraneka warna, sayuran, dan tanaman lainnya. 

Akupun enggak ketinggalan untuk kegiatan yang satu ini, walaupun enggak punya balkon, tetep aja sibuk mengganti tanah di pot dengan tanah baru dan tambahan pupuk supaya tanamannya subur. Tanaman yang ada di Wohnung kami cukup banyak, karena aku memang suka tanaman walaupun dengan segala keterbatasan lahan. Koleksiku memang lebih banyak tanaman hijau dibanding bunga warna-warni. 

Cherry blossom

Kathleen paling sering bikin momynya senewen, karena kalau lewat didepan tanamanku, pasti selalu mau mencabut atau merusak tanaman momynya. Otomatis pasti selalu momynya tarik menjauh menuju tumpukan buku papanya. Hahaha dan papanya pun protes sambil komentar, yaya kalau tanaman tidak boleh dirobek tapi buku papa.....hemmmmm. 


3. Menikmati Bir, kopi dan kue, serta ice cream 

Biasanya orang Jerman banyak yang menghabiskan waktu di luar rumah, bersama teman-teman di akhir pekan pergi ke Biergarten (tempat minum bir yang berada di tempat terbuka seperti taman). 

Saat musim semi tiba, biergartens akan dibuka dan bangku-bangku mulai di tata diluar. Bir menjadi minuman favorit di Jerman, bulan apa pun, selalu minum bir. Kafe, bistro dan tempat menjual es krim, juga menyediakan tempat tempat duduk dan meja di luar. 
Biergarten

Tidak jarang kalau pas kebetulan hari sabtu atau minggu dan suhu menghangat, membuat antrian panjang di kedai es krim yang ada di kota kami. Hahaha karena kami tinggal di Zentrum otomatis, makan Eis nya dihari biasa aja supaya ga perlu mengantri lama. Semua sangat suka menikmati eis cream, baik orang tua anak-anak maupun orang dewasa.


Terkadang harus mengantri, terutama di hari Sabtu & Minggu

Semua menyambut musim semi yang hangat, sambil berbincang dengan teman atau kerabat menikmati suhu udara yang menghangat di teras cafe, sambil menikmati secangkir kopi atau teh bersama kue-kue yang dijamin enak dan menggugah selera. 


4. Spargelzeit 

Makanan pilihan selama Fruhlingszeit adalah Spargel. Sejenis asparagus tapi bukan varietas hijau pada umumnya. Spargel adalah sejenis asparagus putih (tumbuh di bawah tanah sehingga tidak pernah mendapat sinar matahari). 

Umumnya untuk mencoba sayuran yang sangat enak ini, tersedia bulan April hingga 24 Juni (akhir resmi Spargelzeit). Saat musim semi banyak restaurant menghidangkan menu dengan hidangan asparagus putih di dalamnya. 

Spargel dengan saus Hollandaise

Spargel sedikit lebih berkayu, sehingga saat kita mau menyantapnya perlu mengupas lapisan luar, memotong bagian bawah dan mendidihkannya sampai benar-benar empuk.  Silvio suka memakan spargel yang empuk jadi masaknya agak lama kurang lebih di rebus selama 30 menit.

Cara menghidangkan spargel yang paling sederhana, hanya menambahkan glasir saus hollandaise atau mentega, kemudian sajikan dengan kentang dan Schnitzel hingga Spargel Suppe. Bahkan ada makanan penutup (dish) spargel, spargel dalam mousse cokelat, spargel crumble, es krim spargel. 


5. Grillen atau barbequean 

Juga menjadi salah satu kegiatan favorit yang dilakukan orang-orang di Jerman ketika musim semi. Kegiatan ini biasanya dilakukan di taman kota ataupun teras rumah bersama keluarga maupun kerabat lainnya. 

Biasanya Mereka akan membakar wurst atau sosis Jerman, dan daging Rinder (sapi) atau schwein (ham). Tidak lupa juga ada menu kartofell salad atau nudddle salad, dan bir sebagai minumannya. 

Kami mendapat undangan untuk barbequean di rumah temanku yang menikah dengan pria Jerman. Teman saat kami sama-sama belajar di VHS, seorang wanita warga negara Peru. Aghhhh senangnya sambil ngerumpi macem-macem, dan para suami sibuk membakar daging dan wurst yang nantinya akan kami santap.

Meine Freundin und ihr Mann

6. Bersepeda atau Jalan Santai

Orang Jerman memang sangat senang berjalan kaki atau spazieren gehen. Setiap har mulai dari bayi, anak-anak dan orang dewasa pasti menyempatkan diri mereka untuk menikamti udara fresh di luar rumah. Musim tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menyempatkan diri melakukan olahraga sehat dan murah ini. Apalagi saat suhu menghangat, keluar rumah sambil berjalan santai adalah wajib. 

Bersepeda santai dengan pemandangan indah

Selain jalan santai, orang Jerman suka melakukan kegiatan bersepeda terutama di saat musim panas. Ada yang beraktifitas dari satu tempat ke tempat lain menggunakan sepeda, ada juga yang memang berniat olahraga bersama keluarga terutama disaat hari libur. 

Pejalan kaki dan pengendara sepeda akan merasa aman tanpa terganggu takut diserempet oleh kendaraan bermotor seperti di Indonesia. Karena disini, bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda disediakan jalur khusus untuk mereka. 

Pemandangan  khas musim semi dari sisi jalan raya

Pejalan kaki dan pengendara sepeda adalah raja, saat akan menyeberang biasanya mobil atau kendaraan beroda lainnya akan memberi kesempatan bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda untuk lewat terlebih dahulu. Apalagi kalau kalian membawa anak-anak dengan kinderwagen atau stroler, sudah pasti didahulukan dan itu suatu keharusan.

Semuanya sangat menyenangkan, karena banyak yang bisa dilakukan diluar rumah kalau cuaca hangat dan menyenangkan seperti ini. Gimana cerita kalian menikmati musim semi di negara lain?, atau pernah punya pengalaman menarik menghabiskan musim semi?, share ya dikolom komentar dibawah ini. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku, kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku. 

Grüße