content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Tuesday, December 4, 2018

Setelah sebelumnya aku share mengenai lliburan kami di Kota Gdansk, saat ini aku mau cerita mengenai perjalanan kami dihari ke2 di Polandia.  Kota Gdansk, Gdynia, dan Sopot membentuk apa yang disebut Tri-City, ketiga kota ini duduk di sepanjang Laut Baltik. 

Sopot adalah kota pantai yang mewah, terkenal dengan pantai dan kehidupan malamnya. Gdynia adalah kota yang lebih kecil, lebih tenang dengan pantai, pelabuhan, dan beberapa museum unik. Dari stasiun Gdansk Glowny, kalian dapat melakukan perjalanan ke Gdynia dan Sopot dalam satu hari. Cara termudah untuk mengelilingi Tri City, adalah dengan kereta api. 

Kalian bisa naik kereta api SKM , tiketnya bisa dibeli dari mesin tiket atau di titik penjualan di lorong bawah tanah. Kereta berangkat setiap 15 menit, jika kalian membeli tiket dari mesin , maka harus divalidasi di mesin kuning yang terletak di platform. Platform SKM berada di sebelah kanan, saat kalian memasuki stasiun. 

Gdynia Marina

Aku menyarankan untuk memulai traveling dari lokasi yang paling jauh terlebih dahulu, yaitu menuju ke Gydania terlebih dahulu, selain alasannya karena kota Gydania lebih kecil dibandingkan Sopot. Perjalanan keret api dari Gdansk ke Gdynia memakan waktu 35 menit, dan tiketnya sebesar  6,50 PLN. 

Setelah kalian puas mengunjungi Gydania baru kalian bisa menghabiskan waktu di Sopot sambil bersantai di pantai, pergi makan malam atau kalian juga bisa menginap, menikmati kehidupan malam di Sopot. 

Langsung aja aku share ya cerita perjalanan kami di hari ke2.

2nd Day 

Gdynia

Gdynia terlihat lebih menarik selama liburan musim panas, tidak seperti saat ini, karena selama kunjungan kami di musim dingin, banyak kafe dan kios kayu yang menghadap ke pantai ditutup.


Gdynia adalah salah satu kota termuda dan modern di Polandia. Di masa lalu, Gdynia hanyalah sebuah desa pertanian kecil di utara negara itu, tetapi tepat setelah Perang Dunia I, pertumbuhan kota dimulai. Kota ini berpenduduk seperempat juta orang dan merupakan pelabuhan utama kedua di Polandia. 

Gydnia Marina

Kota ini menarik ribuan wisatawan setiap tahun, memiliki banyak hotel mewah, klub kapal pesiar dan pantai pasir yang sangat indah.  Dari stasiun kereta, kira-kira 30 menit berjalan santai untuk sampai ke pelabuhan Gdynia. 

Apa saja yang bisa kalian nikmati saat tiba di Gdynia


ORP Blyskawica 

Kapal perusak yang diawetkan yang bertugas di angkatan laut Polandia selama Perang Dunia II. 

ORP Blyskawica

ORP Blyskawica background

Dar Pomorza 

Kapal clipper yang diawetkan yang berada tepat di sebelah ORP Blyskawica. Dibangun pada tahun 1909, digunakan sebagai kapal pelatihan di Jerman, Polandia, dan Prancis. Pada tahun 1970-an, Dar Pomorza mengikuti beberapa balapan dan memenangkan Cutty Sark Trophy pada tahun 1980. 

Dar Pomorza




Sail Restaurant

Kapal lain yang menarik perhatian kami adalah kapal yang digunakan sebagai restaurant. Kapal ini menggunakan ornamen yang cukup unik, bentuknya seperti kapal bajak laut. 

Sayang kami datang saat musim dingin, tidak mungkin bagi kami untuk menikmati suasana diatas geladak kapal untuk santap siang ataupun menikmati secangkir kopi, karena memang brrrr suhunya sangat dingin minus 3. Kami hanya masuk sebentar untuk melihat-lihat interior disekitar kapal.

Pirate Restaurant


Museum Emigrasi 

Diperkirakan ada lebih dari 20 juta orang keturunan Polandia yang sekarang tinggal di negara lain. Museum ini mendokumentasikan sejarah emigrasi Polandia. kami sendiri tidak masuk ke Museum ini, jika kalian ingin mengetahui sejarah tentang Polandia lebih detail kalian dapat mempertimbangkannya untuk kunjungan kalian.

Musem Emigrasi : Sumber Google

Orlowo Pier

Beberapa blog yang aku baca mereferensikan Orlowo Pier, sebagai tempat yang sangat indah terletak di antara Gdynia dan Sopot. Tetapi untuk menuju kesana terlalu jauh bila harus berjalan dari pelabuhan Gdynia. 

Kami tidak sempat mengunjungi tempat ini karena waktu. Bagi kalian yang ingin mengunjungi tempat ini, kalian bisa naik kereta, 30 menit berjalan kaki kembali ke stasiun Gdynia. Kemudian perjalanan singkat dengan kereta ke Gdynia Orlowo dan 20 menit berjalan kaki ke dermaga. 

Setelah puas menikmati dermaga, berjalan keluar dari Orlowo Pier dan nikmati pemandangan di sepanjang pantai. Untuk pemandangan yang lebih baik, berjalanlah ke utara sepanjang pantai dan kalian akan melihat jalur hiking yang mengarah ke hutan. Sangat memungkinkan untuk berjalan kaki dari Dermaga Orlowo ke Sopot, tetapi memakan waktu sekitar satu setengah jam.

Orlowo Pier : Sumber foto Google

Sopot 

Setelah puas mengunjungi Gydnia dan bersantap siang disana, kami melanjutkan perjalan kami selanjutnya menuju ke Sopot. Kami kembali ke stasiun Gdynia Glowna dan membeli tiket menuju ke Sopot. Untuk tiket kereta menuju ke Sopot sebesar  4 PLN (1 Euro), dengan durasi perjalanan selama 15 menit.

Sopot adalah kota Pantai di Polandia, resor wisata yang terletak di jantung Eropa, dan juga tempat favorit bagi anak muda untuk pergi ke klub atau menikmati pemandangan di dermaga kayu terpanjang di Eropa. Kota ini terletak di tengah Gdańsk dan Gdynia, dan kota ini adalah kota yang terkecil di wilayah Trójmiasto, populasi penduduknya hanya 40.000 orang. 

Stasiun kereta api Sopot merupakan stasiun kereta api modern, yang menggabungkan restoran, kafe, toko, kantor dan perpustakaan kota modern.  Saat berjalan keluar dari Stasiun dikanan kirinya terdapat kafe dan restaurant yang  tertata rapi. Untuk menuju keturis area (Sopot Centrum) hanya dibutuhkan waktu 10 menit, setelah kita menyebrangi lampu merah. 

Setelah tiba di Sopot Centrum, kalian akan disambut 

Gereja neo-gothic St. George 

Gereja St. George (Kościół Garnizonowy pw. Św. Jerzego) langsung terlihat pertama kali saat memasuki area Sopot Centrum. Lokasinya berada di puncak Ulica Bohaterow Monte Cassino sebelum Anda berjalan ke arah Laut Baltik.


St George Church Sopot

Monte Cassino

Merupakan salah satu jalan paling terkenal di Polandia, Ulica Bohaterow Monte Cassino. Monte Cassino adalah alun-alun khusus pejalan kaki, yang mana disepanjang jalan ini terdapat banyak bar, kafe, dan restoran. 


Monte Casino Street

Saat liburan musim panas, disiang hari penuh dengan orang-orang yang menuju ke pantai. Pada malam hari ada pesta di mana-mana di sepanjang jalur ini, Sopot memompa irama yang meriah hingga fajar. 


Sopot Centrum


Silvio & fell asleep  Kathleen 

The Crooked House

Saat menyusuri jalan sepanjang Monte Casino treet,kami melihat sebuah bangunan yang sangat aneh tetapi unik, bangunan yang terpilih sebagai salah satu dari 50 bangunan teraneh di dunia. 

Bangunan ini dalam bahasa setempat disebut Krzwy Domek (rumah bengkok), Bangunan yang terinspirasi dari dongeng ini, sekarang menjadi kafe dan restauran, toko, dan stasiun radio lokal.  

Crooked House

Monte Cassino berakhir disopot centrum, dan kami mulai menikmati berjalan-jalan di sepanjang dermaga kayu.

Dermaga 

Dermaga Sopot Ini adalah dermaga kayu terpanjang di Eropa. Awalnya dibangun pada tahun 1829, dan diperpanjang selama bertahun-tahun dan sekarang membentang 515 m (1690 kaki) keluar ke Laut Baltik. 


Fungsi aslinya adalah untuk melayani sebagai pelabuhan, tetapi belakangan ini telah berubah menjadi tempat rekreasi. Tempat yacht berlabuh di samping dermaga.  Selama musim panas, kalian harus membeli tiket untuk berjalan ke dermaga tiketnya sebesar 8 PLN (2 Euro).

Pier background

Pier background

Cukup jauh berjalan menyusuri dermaga untuk sampai diujung dermaga, kami harus naik turun tangga, dan jujur cukup merepotkan untuk kami yang membawa stroler. Diujung dermaga terdapat perahu besar yang digunakan sebagai restaurant. Pemandangannya sangat indah berjalan di sepanjang dermaga Sopot, menghirup udara yang sejuk dan segar. 


beach background

Disepanjang dermaga banyak terdapat bangku berwarna putih, biasanya pada musim panas dipai untuk bersantai sambil menikmati hembusan angin disertai suara ombak. lampu gantung berwarna putihpun dipakai untuk mempercantik dermaga pada malam hari.


beach background

kami sempat bertemu dengan sepasang pasangan muda yang membawa gembok, wuahhh ternyata mereka ceritanya mengukuhkan cinta mereka agar selalu tetap bersama melalui simbol gembok yang dipasang di sekitar dermaga. 

Karena belum punya foto keluarga lengkap, selama liburan di Polandia, langsung deh aku minta tolong mereka untuk mengambil foto kami. Dan sebagai ucapan terima kasih, akupun mengabadikan moment mereka melalui bidikan kamera ponsel. 


We are Family

Referensi dari beberapa blog, ntuk mendapatkan pemandangan Sopot yang terbaik, kalian juga bisa naik ke puncak mercusuar. Dari Mercusuar kalian dapat melihat pemandangan indah ke arah kota dan teluk yang terlindung dan pantai berpasir yang luas yang membentang di sepanjang pantai. Dermaga ini merupakan tempat yang sempurna untuk mendapatkan best moment fotografy. 

Sail Restautant

Sopot juga terkenal dengan kehidupan malamnya, jadi kalian bisa menginap semalaman jika suka. Meskipun kami mengunjungi di musim dingin, Sopot masih layak dikunjungi untuk menyaksikan garis pantai yang indah. 


Setelah puas menikmati kota Sopot dalam udara yang sangat dingin, akhirnya kami kembali ke Gdansk. Untuk kembali ke Gdansk, Anda dapat naik kereta dari stasiun Sopot ke Gdansk Glowny durasi perjalanannya selama 20 menit, dan harga tiketnya sebesar 4 PLN (1 Euro).


Bench sepanjang Dermaga

Dalam hatiku, aku berjanji untuk kembali lagi liburan ke tempat ini, tentunya saat liburan musim panas. Kami memang tidak bisa menikmati pantai Sopot karena suhu yang dingin, tetapi aku bisa membayangkan nikmatnya berbaring diatas pasir dan berenang di pantai laut Baltik.



luxury Hotel at Sopot

Demikian shareku kali ini mengenai perjalanan kami ke kota tricity. kalian juga dapat mengikuti cerita kami dihari pertama di kota Gdansk, yang ga kalah serunya. Linknya dibawah ini

http://www.bojonesilviostorylife.com/2018/11/gdansk-polandia-pesona-kota-cantik-di.html

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.


Grüße