content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Thursday, May 10, 2018

Der Frühlingsanfang, atau musim semi telah tiba. Tahun ini adalah musim semi ketiga untukku. Setelah musim dingin yang panjang, masyarakat Jerman menyambut permulaan musim hangat dengan perayaan Paskah dan banyak festival musim semi lainnya. 

Frühlingzeit
Setelah beberapa bulan melihat warna putih polos dan langit kelam, tiba-tiba semua menjadi cerah, tentu orang-orang pun menjadi semangat setiap kali ingin keluar rumah. Bunga yang berwarna-warni, daun yang hijau segar dan langit yang biru cerah memberikan semangat yang luar biasa. 

Frühlingzeit
Orang-orang sudah jarang menggunakan atribut musim dingin baik jaket tebal, mantel, syal, mütze (topi), sepatu boots, atau sarung tangan. Sebagian besar sudah mulai menggunakan jaket tipis atau cardigan warna-warni, bahkan beberapa mulai ada yang menggunakan baju tanpa lengan ataupun bercelana pendek ria. 

Ketika masuk musim semi, sebagai penanda resmi maka waktu pun ikut berubah. Kalau saat masuk musim gugur, di Jerman menggunakan Winter Time, di mana waktu diperlambat satu jam. Saat masuk musim semi pada hari minggu terakhir di bulan Maret dimulai pada jam 2:00, menggunakan Summer Time. 

Raps Pflanzen dimusim semi
Kalau musim winter kami merubah jam dinding mundur 1 jam dari biasanya, dan saat musim semi tiba kami merubahnya kembali maju 1 jam lebih awal. Jadi enggak heran ya, biasanya mulai bulan April sampai dengan September perbedaan waktu Indonesia dan Jerman selisih 5 Jam. Sementara bulan Oktober sampai dengan maret selisihnya 6 jam. 

Cuaca Musim Semi di Jerman 

Puji Tuhan akhirnya bisa melewati musim dingin dengan selamat. Beruntung bagi aku dan keluarga yang tinggal di wilayah Sachsen, karena disini salju jarang turun, kami hanya dapet dinginnya saja tanpa harus kerepotan dengan salju. Walaupun begitu, memang tidak banyak yang bisa dilakukan kalau cuaca sedang dingin, selain menghibur diri sendiri dengan Kaffee und Kuchen (kue) untuk penghangat badan. 

Cuaca di Jerman tidak bisa diprediksi, kadang-kadang sudah musim semi tapi masih bisa turun salju pada bulan Maret, dan cuaca di bulan April dapat berubah dari matahari ke hujan dalam beberapa jam. 

Bermain aman diatas rumput

Jadi enggak heran walaupun matahari sudah muncul, tetapi masih banyak orang yang menggunakan jaket dan syal, karena memang wlaupun ada matahari tetapi tetap dingin. Jangan heran pula melihat orang menggunakan syal, sambil makan es krim saat matahari bersinar. 

Bermain aman diatas rumput

Aku sangat senang sekali melihat suhu mulai menghangat, malam hari jadi lebih terang dan langit biru dan Blumen (bunga-bunga) mulai bermekaran dan daun-daun mulai hijau, membawa warna dan kehidupan yang menyenangkan. 

Aktivitas Masyarakat Jerman di Musim Semi 

Setelah sinar matahari pertama keluar (meskipun masih dingin), kebanyakan masyarakat Jerman menghabiskan waktu di luar rumah. Apa saja sih aktivitas yang biasa dilakukan masyarakat Jerman saat musim semi tiba ?, untuk  menikmati awal musim hangat yang ditunggu-tunggu. 

1. Santai di taman

Di semua taman kota dipenuhi dengan bunga-bunga yang bermekaran dan berwarna-warni. Taman-taman dikunjungi, orang-orang berpiknik dan berjemur dibawah sinar matahari sambil tiduran dan membaca buku. 

Bersantai di Taman
Berbaring dirumput yg nyaman
Bagiku dan suami saat musim panas seperti ini, adalah saatnya untuk angon bocah sambil menikmati hamparan rumput taman yang bersih dan luas. Karena saat ini Kathleen sedang merangkak dan belajar jalan, setiap hari kami mengajaknya untuk bersantai ditaman. 

Angon bocah

Aku sengaja membiarkan kathleen untuk bermain dan merasakan langsung sensasi berjalan diatas rumput tanpa alas kaki. Aku juga mengijinkan anakku untuk merangkak diatas rumput, kesana kemari bermain sesuka hatinya. Senang sekali momong bocah di tempat terbuka seperti ini, selain udaranya bersih dan segar, sangat aman bagi keamanan anak-anak dan tentunya tidak membosankan. 

Bebas merangkak

Tentunya kesempatan seperti ini sangat langka di Indonesia, apalagi di Jakarta untuk menemukan taman kota yang menyenangkan. Dalam hati tentunya aku merasa sangat bersyukur, karena mendapatkan kesempatan menikmati fasilitas yang baik dinegara maju.


2. Berkebun 

Saat musim semi tiba, saatnya juga bagi masyarakat Jerman untuk berkebun. Tidak hanya orang tua, yang muda-mudapun mulai sibuk untuk mempercantik balkon apartemen atau taman rumah dengan aneka tanaman dan bunga-bunga yang indah. 

Bunga khas musim semi
Tidak heran kalau diakhir musim dingin toko-toko bunga mulai menjual aneka macam alat-alat berkebun, tanah dan fertilizer, bibit untuk berkebun, mulai dari bunga-bunga yang cantik beraneka warna, sayuran, dan tanaman lainnya. 

Akupun enggak ketinggalan untuk kegiatan yang satu ini, walaupun enggak punya balkon, tetep aja sibuk mengganti tanah di pot dengan tanah baru dan tambahan pupuk supaya tanamannya subur. Tanaman yang ada di Wohnung kami cukup banyak, karena aku memang suka tanaman walaupun dengan segala keterbatasan lahan. Koleksiku memang lebih banyak tanaman hijau dibanding bunga warna-warni. 

Cherry blossom

Kathleen paling sering bikin momynya senewen, karena kalau lewat didepan tanamanku, pasti selalu mau mencabut atau merusak tanaman momynya. Otomatis pasti selalu momynya tarik menjauh menuju tumpukan buku papanya. Hahaha dan papanya pun protes sambil komentar, yaya kalau tanaman tidak boleh dirobek tapi buku papa.....hemmmmm. 


3. Menikmati Bir, kopi dan kue, serta ice cream 

Biasanya orang Jerman banyak yang menghabiskan waktu di luar rumah, bersama teman-teman di akhir pekan pergi ke Biergarten (tempat minum bir yang berada di tempat terbuka seperti taman). 

Saat musim semi tiba, biergartens akan dibuka dan bangku-bangku mulai di tata diluar. Bir menjadi minuman favorit di Jerman, bulan apa pun, selalu minum bir. Kafe, bistro dan tempat menjual es krim, juga menyediakan tempat tempat duduk dan meja di luar. 
Biergarten
Tidak jarang kalau pas kebetulan hari sabtu atau minggu dan suhu menghangat, membuat antrian panjang di kedai es krim yang ada di kota kami. Hahaha karena kami tinggal di Zentrum otomatis, makan Eis nya dihari biasa aja supaya ga perlu mengantri lama. Semua sangat suka menikmati eis cream, baik orang tua anak-anak maupun orang dewasa.

Terkadang harus mengantri, terutama di hari Sabtu & Minggu
Semua menyambut musim semi yang hangat, sambil berbincang dengan teman atau kerabat menikmati suhu udara yang menghangat di teras cafe, sambil menikmati secangkir kopi atau teh bersama kue-kue yang dijamin enak dan menggugah selera. 


4. Spargelzeit 

Makanan pilihan selama Fruhlingszeit adalah Spargel. Sejenis asparagus tapi bukan varietas hijau pada umumnya. Spargel adalah sejenis asparagus putih (tumbuh di bawah tanah sehingga tidak pernah mendapat sinar matahari). 

Umumnya untuk mencoba sayuran yang sangat enak ini, tersedia bulan April hingga 24 Juni (akhir resmi Spargelzeit). Saat musim semi banyak restaurant menghidangkan menu dengan hidangan asparagus putih di dalamnya. 

Spargel dengan saus Hollandaise

Spargel sedikit lebih berkayu, sehingga saat kita mau menyantapnya perlu mengupas lapisan luar, memotong bagian bawah dan mendidihkannya sampai benar-benar empuk.  Silvio suka memakan spargel yang empuk jadi masaknya agak lama kurang lebih di rebus selama 30 menit.

Cara menghidangkan spargel yang paling sederhana, hanya menambahkan glasir saus hollandaise atau mentega, kemudian sajikan dengan kentang dan Schnitzel hingga Spargel Suppe. Bahkan ada makanan penutup (dish) spargel, spargel dalam mousse cokelat, spargel crumble, es krim spargel. 


5. Grillen atau barbequean 

Juga menjadi salah satu kegiatan favorit yang dilakukan orang-orang di Jerman ketika musim semi. Kegiatan ini biasanya dilakukan di taman kota ataupun teras rumah bersama keluarga maupun kerabat lainnya. 

Biasanya Mereka akan membakar wurst atau sosis Jerman, dan daging Rinder (sapi) atau schwein (ham). Tidak lupa juga ada menu kartofell salad atau nudddle salad, dan bir sebagai minumannya. 

Kami mendapat undangan untuk barbequean di rumah temanku yang menikah dengan pria Jerman. Teman saat kami sama-sama belajar di VHS, seorang wanita warga negara Peru. Aghhhh senangnya sambil ngerumpi macem-macem, dan para suami sibuk membakar daging dan wurst yang nantinya akan kami santap.

Meine Freundin und ihr Mann

6. Bersepeda atau Jalan Santai

Orang Jerman memang sangat senang berjalan kaki atau spazieren gehen. Setiap har mulai dari bayi, anak-anak dan orang dewasa pasti menyempatkan diri mereka untuk menikamti udara fresh di luar rumah. Musim tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menyempatkan diri melakukan olahraga sehat dan murah ini. Apalagi saat suhu menghangat, keluar rumah sambil berjalan santai adalah wajib. 

Bersepeda santai dengan pemandangan indah
Selain jalan santai, orang Jerman suka melakukan kegiatan bersepeda terutama di saat musim panas. Ada yang beraktifitas dari satu tempat ke tempat lain menggunakan sepeda, ada juga yang memang berniat olahraga bersama keluarga terutama disaat hari libur. 

Pejalan kaki dan pengendara sepeda akan merasa aman tanpa terganggu takut diserempet oleh kendaraan bermotor seperti di Indonesia. Karena disini, bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda disediakan jalur khusus untuk mereka. 

Pemandangan  khas musim semi dari sisi jalan raya
Pejalan kaki dan pengendara sepeda adalah raja, saat akan menyeberang biasanya mobil atau kendaraan beroda lainnya akan memberi kesempatan bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda untuk lewat terlebih dahulu. Apalagi kalau kalian membawa anak-anak dengan kinderwagen atau stroler, sudah pasti didahulukan dan itu suatu keharusan.

Semuanya sangat menyenangkan, karena banyak yang bisa dilakukan diluar rumah kalau cuaca hangat dan menyenangkan seperti ini. Gimana cerita kalian menikmati musim semi di negara lain?, atau pernah punya pengalaman menarik menghabiskan musim semi?, share ya dikolom komentar dibawah ini. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku, kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku. 

Grüße