content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Monday, April 24, 2017

BLOGGERS bagi kamu warga negara Indonesia yang menetap di Jerman lebih dari 30 hari, atau yang intinya visa kamu bukan visa turis, diwajibkan untuk melakukan lapor diri ke KBRI di Jerman. Saat ini aku akan menulis tentang cara lapor diri ketika kamu baru datang dan akan tinggal, menikah ataupun ketika kamu punya anak di Jerman. Kapan waktu yang tepat untuk melakukan lapor diri ?, sebenarnya tidak ada batasan tapi secepat mungkin tentunya lebih baik. Lalu kenapa harus lapor diri?. Untuk mengantisipasi hal-Hal yang tidak diinginkan seperti Kecurian, Kecelakaan, Bencana alam, Sakit parah, atau bahkan meninggal dunia, yang mana dapat menyebabkan keluarga di Indonesia kehilangan kontak. Dengan adanya proses lapor diri, segala identifikasi dan kesulitan yang dialami akan lebih mudah penanganannya. 

Sebagai tindak lanjut dari bentuk pelayanan maksimal. Saat ini diera komputerisasi segalanya diusahakan untuk dibuat mudah, KBRI Berlin telah melakukan terobosan berupa penyediaan aplikasi online LaDi (Lapor Diri) yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja oleh WNI di Jerman menggunakan komputer maupun telepon seluler pintar (smart phone). Kita tidak perlu ribet untuk datang langsung ke kantor perwakilan KBRI di wilayah tempat tinggal kita, tidak perlu mengirimkan dokumen secara manual, karena semuanya saat ini bisa diupload dan dikirim melalui internet. Untuk alamatnya bisa diakses diweb ini,  Di klik diisini webnya

Jadi jangan dijadikan alasan untuk berlama-lama seperti saya (hehehe). Memang jujur karena saya mau melahirkan dan segera punya anak, sebagai orang tua yang anaknya memiliki kewarganegaraan ganda, saya harus menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan, termasuk lapor diri ke KBRI Jerman. Pada saat menggunakan aplikasi ini, semua data yang diperlukan sebaiknya disiapkan terlebih dahulu dalam bentuk soft file dengan ukuran maksimum 6 MB , yang terdiri dari :
  1. paspor yang berlaku (biasa atau dinas atau diplomatik), 
  2. nomor telepon seluler, 
  3. pas foto,
  4. Meldebescheinigung (surat daftar diri dari Auslanderbehörde), 
  5. Ijin tinggal
  6. Akte lahir, dan dokumen sekolah/universitas. 
Proses mengunggah data hanya memerlukan waktu yang relatif singkat dan dapat dilakukan dengan cepat.
Setelah selesai  update data yang diperlukan, barulah data yang kita input kita print dan kita kirim beserta dengan Paspor asli kita ke KBRI wilayah tempat tinggal kita. Karena saya berdomisili di Oschatz di wilayah Sachsen maka saya mengirimkan paspor saya ke perwakilan KBRI Berlin. Kedutaan Besar RI-Berlin beralamat di ;
Lehrter Str. 16-17 
10557 Berlin, Republik Federal Jerman 
Telp.: +49-30-47807-200 Fax : +49-30-44737-142 

Berikut ini Kantor perwakilan KBRI di Jerman berdasarkan wilayah kerja; 

1. KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA BERLIN 
Wilayah kerjanya: Berlin- Brandenburg- Mecklenburg- Vorpommen- Sachsen- Sachsen Anhalt- Thüringen 

2. KONSULAT JENDERAL REPUBLIK INDONESIA – FRANKFURT AM MAIN
Wilayah kerja: Baden-Württemberg – Bayern – Hessen – Nordrhein-Westfalen – Rheinland-Pfalz – Saarland 

3.KONSULAT JENDERAL REPUBLIK INDONESIA – HAMBURG Wilayah kerja: Bremen – Hamburg – Niedersachsen – Schleswig-Holstein 

Pada saat kita mengirimkan data Lapor diri dan Paspor asli sertakan pula amplop didalamnya sebagai amplop balasan yang sudah disertai alamat lengkap kita dan perangko secukupnya. Tulis di amplop surat yang kita kirim ke kantor perwakilan KBRI dipojok kanan atas *Dokumen Lapor diri*. Supaya aman kita mengirimnya dengan surat tercatat atau Einschreiben. Bilang saja pada petugas kantor pos, kita mau mengirimkan dokumen menggunakan Einschreiben, harganya 3,95 euro sudah termasuk dengan perangko dan petugas akan menempelkan stiker pos tercatat  (Einscreibenmarke). Karena ada amplop balasan total yang saya bayarkan sebesar 7,90 euro. 

Begitu proses  pencatatan lapor diri selesai petugas KBRI akan mengirimkan paspor asli kita berikut stiker bahwa kita sudah lapor diri. Proses pengiriman paspor aslipun sangat cepat, dalam 3 hari proses kerja sudah selesai. Berikut ini contoh paspor yang sudah ditempeli stiker lapor diri.
Paspor dengan stiker Lapor Diri
Nah gampang bukan proses pengajuan lapor diri, ayo segera laporkan diri kita. Semoga tulisanku ini bermanfaat buat kamu semua. Kalian bisa mengikuti tulisanku berikutnya mengenai perpanjangan paspor di KBRI di Jerman, Silahkan Klik Disini untuk mengetahu informasinya. 

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.
Grüße


Reaksi:
Posted in

0 komentar:

Post a Comment