content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Friday, March 31, 2017

BLOGERS bagi kami para pendatang (imigran) Yang berencana tinggal di Jerman dalam waktu Yang lama, diharuskan mengikuti kursus Bahasa Jerman Level B1. Sebenarnya boleh ya dan tidak, tetapi jika suatu hari nanti kamu ingin bekerja disektor formal kamu wajib menunjukan kemampuan Zertifikat B1, selain itu akan menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Jerman melihat keseriusan kita tinggal di sini, dan mungkin berpengaruh terhadap pengurusan dokumen-dokumen di masa mendatang, terutama pada saat kamu akan memperpanjang ijin tinggal di Jerman. 

Walaupun aku sudah mengikuti kursus bahasa Jerman saat di Goothe Institute Jakarta selama 9 bulan untuk mendapatkan Zertifikat A1, tetap saja sulit dalam berkomunikasi karena keterbatasan vocabulary yang aku kuasai. Bahasa Jerman ini gramatiknya lebih susah dibandingkan dengan bahasa Inggris, kalau dulu aku mengenal 16 Tenses di dalam bahasa Inggris, kalau bahasa Jerman lebih ribet lagi karena setiap benda mempunyai artikel der, das atau die yang artinya kalau der berarti benda itu maskulin, das berarti benda itu netral, dan die berarti benda itu feminin. 

Dari sekian banyak jenis sekolah bahasa, ada beberapa tipe sekolah bahasa yang ada:
  1. Sekolah bahasa Privat, institusi sekolah bahasa milik swasta atau privat yang tidak dibiayai atau disubsidi. Kisaran biaya kursus Intensiv atau dengan durasi jam mengajar kurang lebih 20 Jam seminggu bisa mencapai angka €300 per dua bulan. 
  2. Sekolah bahasa di Universitas, Harganyapun beragam antara satu Universitas dengan yang lainnya. Misal, di Universitas A kalian bayar lebih mahal atau sekitar € 750 per semester blom termasuk “Studentsbeitrag” atau biaya kontribusi berupa Semester ticket dan biaya kemahasiswaan untuk dapat menggunakan Trasportasi gratis di kota dimana kalian tinggal dan ini bersifat wajib. Durasi total belajar dalam seminggu 16 Jam atau 20 jam tergantung Universitas. Ada juga yang sangat murah dengan biaya setengah dari Uni versitas A, tetapi kalian tidak terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas tersebut dan tidak punya hak untuk mendapatkan fasilitas mahasiswa seperti Semester Ticket, Studentenwohnheim atau Student Dormitory. 
  3. Sekolah bahasa di Volkshochschule, sekolah bahasa yang sangat diminati dari sekian banyak peserta kursus bahasa Jerman di Jerman. Selain harganya yang terjangkau, kualitas menjadi prioritas utama. Sekolah bahasa ini menerima bantuan finanansial dari pemerintah, sehingga harganya cukup terjangkau jika dibandingkan dengan sekolah bahasa lainnya.


Oschatz Volkshochschule

Kita lanjut membahas mengenai Integrationkurs, Apa itu Integrationkurs ? 


Kursus yang wajib diikuti oleh semua imigran yang tinggal di Jerman. Imigran yang dimaksud harus memenuhi kriteria yang di tetapkan oleh Pemerintah Jerman. Jangan lupa saat kita membuat surat ijin menetap di Jerman, minta petugas di Landratsamt untuk membuatkan surat pengantar untuk kursus Bahasa jerman di Volkshochschule. 

Secara general kursus ini terdiri dari: 
  • Kursus bahasa Jerman, diDeutschkurs kita belajar aspek-aspek penting dari kehidupan sehari-hari, baik berbicara maupun menulis. Bagaimana berkomunikasi dengan teman kerja mengenai pekerjaan dan karir. Interaksi sosial dengan tetangga, saat pergi belanja, komunikasi dalam membesarkan anak, dan menulis surat maupun melengkapi form. Kita akan ditempatkan ke dalam kelas yang sesuai dengan kemampuan bahasa kita, dan sebelum masuk kita akan mengikuti tes penempatan, kebetulan aku langsung melanjutkan kelas A2. Deutschkurs ini, kursus untuk persiapan mengikuti ujian Zertifikat B1. 
  • Orientierungkurs, kita akan mengikuti kursus orientasi setelah Deutschkurs selesai. Kita akan belajar mengenai sejarah dan budaya Jerman, politik, pengenalan tentang aturan-aturan legal dan sistem hukum di Jerman. Selain itu mempelajari juga mengenai kehidupan di jerman, hak dan kewajiban di Jerman, nilai-nilai penting dalam masyarakat Jerman. Kursus ini untuk mengikuti ujian Leben in Deutschland, yang nantinya bisa menjadi rujukan kamu ingin menjadi Warga Negara Jerman kedepannya. 


Suasana belajar dikelas
Untuk dapat mengikuti Ujian Level B1 (A2, B1). Durasinya berapa lama ?

Kita bisa mengambil kursus di VHS (Volkshochschule) terdekat tempat tinggal kita, kursus ini secara total memakan waktu hingga 4 bulan. Terdiri 660 pelajaran, kursus dibagi menjadi 6,6 modul dimana setiap modulnya ditempuh selama 100 jam. 300 jam pertama adalah kursus dasar bahasa jerman, sedang 360 jam sisanya adalah kursus bahasa jerman lanjutan. Kursus bahasa ini setiap hari dari senin sampai jumat, selama 4 jam perhari. Sedangkan untuk orientierungkurs tentang Jerman terdiri 300 pelajaran, dibutuhkan 60 jam atau sebulan untuk menyelesaikan orientierungkurs ini.  

Berapa biayanya ?


Sebagian biaya 50 % disubsidi dari Pemerintah Jerman, dan 50 %nya ditanggung peserta kursus. Permodul biayanya sebesar 195 Euro. Totalnya 1,287 Euro sampai selesai ujian zertifikat B1. Kamu tidak harus membayar langsung tetapi bisa dibayar tiap modul. Biaya ini sudah include dengan biaya orientierungkurs. Jadi kita dulu yang membayarkan semua biaya kursus ini, setelah kita lulus ujian Zertificat B1 baru kita melakukan proses claim. Bagaimana prosesnya bisa dilihat di website BAMF klik disini

Bagaimana cara mendaftar : 
  •  Membuat ID CARD di Landratsamt. 
  • Meminta Surat Pengantar dari Landratsamt. Mencari VHS (Volkshochschule) terdekat. 
  • Melakukan registrasi. Mengikuti "Placement Test". 
  • Melakukan pembayaran.
  • Menyiapkan Buku Panduan. lass lernen, kurs anfangen. 

Ujian Prüfung


Informasi yang saya dapat dari VHS tempat kursus aku, Ujian pertama kali untuk level B1 bagi peserta kursus tidak dikenakan biaya, bila kita lulus dalam ujian maka kita akan mendapatkan sertifikat kelulusan, bila tidak lulus kita harus mengulang lagi selama jangka waktu 300 jam atau 3 bulan. Jika setelah mengulang 300 jam dan mengikuti ujian kembali untuk kedua kalinya dan kamu masih saja belum lulus mendapatkan sertifikat B1, maka kamu masih diperbolehkan mengulang mengikuti kursus Bahasa Jerman kembali dengan biaya 100% ditanggung pribadi. Karena Bundesamt hanya membantu membayar biaya kursus maksimum selama 900 jam untuk tiap pendatang atau imigran. Jika kamu lulus, Bundesamt akan mengembalikan 50% dari biaya kursus yang sudah kamu bayarkan ke VHS sebagai lembaga yang ditunjuk untuk menyelenggarakan kursus Bahasa Jerman tersebut. Lumayan membayar hanya separuhnya untuk 600 jam, dan itu sangat murah. Tapi memang perjuangannya cukup panjang sampai bisa menyelesaikan kursus tersebut. 

Aku memulai kursus bahasa Jerman dibulan September 2016 sampai dengan Januari 2017 untuk mengambil kursus Zertifikat B1, dan dilanjutkan sampai dengan bulan Februari 2017 untuk mengambil orientierungkurs. Aku mengikuti VHS dikota tempat tinggalku, dikota Oschatz. Biasanya disetiap kota terdapat VHS untuk tempat kursus bahasa Jerman. Kelasku terdiri dari 12 orang dan seorang native speaker als unsere lehrerin. Mayoritas adalah pengungsi dari Suriah dan Irak dan Iran, 2 orang Vietnam, 1 orang dari Peru, 1 orang dari India, 1 orang dari Mesir, dan saya sendiri dari Indonesia. Dari peserta kursus yang ada, rata-rata sudah lama tinggal di Jerman tetapi baru ikut kursus sekarang. Ada yang sudah 15, 8, 4 dan 1.5 tahun tinggal diJerman, sementara aku baru 3 bulan tinggal di Jerman langsung ikut dalam kelas bahasa ini. 

Bersama teman2 kursus
Tidak semua peserta kursus membayar sendiri kursus bahasa ini, mayoritas free terutama bagi para pengungsi korban perang. Dengan sebagian teman kursus Kalian bisa mengajukan permohonan untuk pembebasan dari biaya, jika kamu merasa sangat sulit untuk membayar Karena situasi keuangan atau pribadi Anda. Jika kamu tidak bekerja, dan menerima manfaat II (Arbeitslosengeld II) atau bantuan sosial (kesejahteraan), kalian dapat mengajukan permohonan untuk pembebasan dari biaya. Caranya kirim formulir pendaftaran dan ditandatangani ke kantor regional Kantor Federal untuk Migrasi dan Pengungsi. Kalian juga akan mendapatkan biaya transportasi selama kamu kursus. Biaya perjalanan kamu akan diganti atau bisa diclaim. 

Tetapi untuk kasus aku, walaupun aku tidak bekerja tetapi suami bekerja, aku tidak mendapatkan biaya kursus Free, karena dilihat dari gaji suami dianggap mampu untuk membiaya biaya kursus ini sendiri. Apalagi kami belum mempunyai tanggungan anak, jadi prosesnya menggunakan biaya sendiri dulu, baru nanti diclaim setelah lulus ujian Zertifikat B1. 

Demikian sharingku mengenai kursus bahasa Jerman di Volkshochschule. Next aku sharing mengenai ujian Zertifikat B1, persiapan dan pelaksanaannya. Temen-temen bisa Klik Disini untuk ceritaku mengikuti Ujian Sertifikat B1 di VHS Jerman . Semoga catatan ini bermanfaat untuk kalian, jangan lupa meninggalkan saran dan komentar untuk kemajuan penulis.  Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

 Grüße

Tuesday, March 28, 2017

BLOGERS diakhir musim dingin di Jerman, aku mau cerita mengenai pengalamanku hamil di trimester kedua ini. Saat ini kandunganku sudah memasuki usia 6 bulan. Dibulan ke 4 kehamilanku, aku mulai enak untuk makan. Walaupun untuk daging aku masih kurang suka tetapi masih bisa aku makan. Dibulan ke 4 aku masih muntah-muntah walaupun tidak terlalu sering seperti dibulan-bulan sebelumnya.
Saat usia kandunganku 4 bulan aku menjalani tes USG di RS dikota Grimma. Tes USG ini tidak dilakukan oleh ginekolog yang biasa mengontrol kehamilanku tiap bulan,tetapi dilakukan oleh seorang dokter berkeahlian khusus untuk melihat keadaan sibayi secara detail. Freunarztku mengirim aku ke RS yang lebih besar untuk kontrol lebih detail dengan alat yang lebih canggih  mengenai kesehatan janin saya.Test ini dilakukan 2 kali setelah 20 hari pengecekan pertama. Puji tuhan dua kali test hasilnya baik. 
Sebelumnya aku ditawari untuk melaksanakan Praena Test untuk mengetahui apakah bayi memiliki potensi bayi terkena down syndrome. Kehamilan diusia 35 tahun keatas memiliki risiko bayi dengan Down syndrome. Test ini dianjurkan diambil sebelum memasuki kehamilan minggu ke 20. Tujuannya, apabila ternyata hasil test menunjukkan bahwa bayi kita memiliki potensi down syndrom, orang tua diberikan pilihan apakah ingin melanjutkan kehamilannya atau tidak. Undang-undang kesehatan di Jerman, melegalkan melakukan aborsi untuk kasus bayi dengan risiko down syndrome. Prosedur test secara umum adalah dengan mengambil cairan air ketuban (menusukkan alat ke dalam perut hingga menembus rahim) dan meneliti cairan tersebut di Laboratorium.
Usia janin 16 weeks
Test ini memang prosentase kebenarannya cukup tinggi, namun resikonya kita bisa sampai kehilangan bayi kita dikarenakan pengambilan air ketuban dirahim. Meski beresiko dapat kehilangan bayi yang dikandung, beberapa ibu hamil memutuskan untuk mengambil test ini,terutama bagi wanita yang hamil diusia lebih dari 35 tahun atau memiliki riwayat keluarga down syndrom. Aku dan suami memutuskan tidak mengambil test ini. Dalam nama Yesus saja, kami memutuskan untuk menyerahkan pada kuasa Tuhan, Tuhan memberikan malaikat kecil ini untuk kami berdua, dan itu harus kami syukuri.
Dikehamilan minggu ke 25, aku baru merasakan gerakan-gerakan bayi, gerakannya sepeti orang kedutan.Tapi memang gerakannya masih sangat smooth sekali, untuk aku gerakannya masih terasa sangat jarang. Kontrol kedokter masih rutin aku lakukan setiap bulan. Berikut datanya:
Usia kehamilan 16 weeks, Berat badan 48 kilo,Tekanan darah 110/60
Usia kehamilan 20 weeks, Berat badan 49 kilo,Tekanan darah 115/70
Usia kehamilan 24 weeks, Berat badan 51 kilo,Tekanan darah 90/60
Horeee berat badanku naik 2 kilo. Entah kenapa kenaikan berat badanku tidak boom seperti ibu hamil pada umumnya. Mungkin karena pengaruh selera makan yaaa, coba kalau lagi hamil posisiku di Indonesia, weleh mungkin aku makan terus karena cocok urusan menunya. Buat aku saat hamil ini makanan Indonesia is the best hemmmmm yummy dah, tapi apa daya ga bisa setiap saat menikmati kuliner Indonesia.
Diakhir trimester kedua tekanan darahku rendah (hipotensi), aku diharuskan meminum Tardyferon 1 kali sehari. Hipotensi bisa mengenai siapa saja, termasuk ibu hamil. Pada kondisi ini, tekanan darah yang harusnya berada pada kondisi normal, nyatanya berada di bawah batas kenormalan. Bahaya darah rendah pada ibu hamil dan calon bayi, seperti berikut :
1. Bisa menyebabkan kelahiran yang tidak normal seperti prematur adalah salah satunya.
2. kondisi tubuh ibu hamil menurun, Resiko mengalami morning sickness, sindrom mual dan muntah yang terjadi saat pagi hari. Efek yang mungkin terjadi pada ibu hamil tersebut adalah rasa pusing dan sakit kepala, lemas, lesu, lunglai, kepala terasa berkeliling dan berputar-putar.
3. Mengganggu proses pertumbuhan si janin, Aliran darah yang berada dari jantung ke seluruh tubuh serta yang dari seluruh tubuh ke jantung mengalami perjalanan lambat. Padahal kondisi normalnya, darah harus segera di ganti dengan yang baru. Siapakah yang paling membutuhkan darah? Otak. Bukan hanya berpengaruh pada otak ibu, tapi juga pada otak janin yang ada di dalam perut. Padahal masa-masa ini merupakan masa otak janin sedang berkembang dengan pesat. Apabila kebutuhannya tidak terpenuhi, yang ditakutkan adalah janin mengalami kecacatan.
usia janin 20 weeks


Ditrimester kedua ini aku juga melakukan test CTG atau Cardiography, test ini untuk mengecek  denyut jantung bayi atau Herz Tone. Lumayan lama juga CTG ini. Kira2 membutuhkan waktu 45 menitan lah. Selain itu aku juga melakukan test Blood Sugar atau mengukur kadar gula dalam darah. Sebelum periksa jangan makan atau minum apa2 dulu, hanya air putih. Nanti pemeriksaan pertama, dicek normal tidak. Kemudian diminta menunggu satu jam, satu jam kemudian kamu akan diberi minum dan di cek lagi darahnya. Kalau misalnya gula darah kamu agak tinggi, kamu akan dirujuk ke Diabetologie, dokter khusus ahli diabetes. 
Usia janin 24 weeks, hidungnya mancung seperti papanya




Setiap kali datang selalu rutin untuk kontrol : pengambilan blood sample, jadi selalu ada pemantauan tentang Hb Anda. Berat Badan selalu ditimbang. Tekanan darah atau Blutdruck selalu di cek. Urine selalu di test, semua Informasi akan ditulis di Mutterpass.  Untuk vitamin yang aku minum masih Elevit, magnesium dan tambahan tardyferon. Semua biaya pengecekan kehamilan rutin tiap bulan ditanggung pihak asuransi. Kondisi si ibu dan janin sangat dikontrol secara detail oleh dokter kandungan.

Di usia kehamilan 24 weeks aku melakukan foto USG 3D, untuk melihat kondisi bayi secara lebih detail. USG 3D ini boleh dilakukan atau tidak, karena harus membayar sendiri tidak ditanggung asuransi. Biaya yang dikeluarkan cukup mahal buat aku (hehehe) 30 Euro, tapi biarlah untuk kenang-kenangan untuk bayi kami kelak.

Dikehamilan trimester kedua ini tidak ada keluhan berat yang aku alami, semuanya masih dalam batas normal. Hanya kadang-kadang aku merasakan perutku terkadang kencang diminggu ke 24. Punggung dan bahu  terasa pegal, paling enak kalau dipukul-pukul menggunakan remote TV (hahaha tugas silvio, untuk melakukan massage). Herannya biasanya rambutku rontok parah, tapi saat hamil ini aku tidak mengalami rontok rambut, padahal sebelumnya ditempat tidur dan dikamar mandi sering banyak rambut rontok, apalagi setelah menyisir rambut atau keramas.

Pada saat hamil aku mengalami keputihan, sehari bisa ganti pembalut 3 kali. aku lebih nyaman menggunakan pembalut, karena kalau tidak bisa boros underwear karena ngeplek. Saat hamil sebenarnya adalah hal yang normal ibu hamil mengalami keputihan. Peningkatan kadar estrogen dan meningkatkan aliran darah ke vagina membuat frekuensi dan kadar keputihan semakin meningkat di masa kehamilan. Keputihan yang saya alami berupa cairan jernih atau putih dan tanpa bau, tapi memang jumlahnya sangat banyak. Katanya sih kalau tidak berbau dan menimbulkan rasa gatal masih dianggap normal. Aghhh semoga kehamilan ini berjalan lancar, dan berusaha untuk menikmati kehamilanku walau jauh dari keluarga.

Demikian cerita kehamilanku ditrimester kedua ini, semoga bermanfaat. Untuk share cerita kehamilan berikutnya temen-temen bisa klik disini : cerita kehamilan trimester ketiga

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße