content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Wednesday, December 27, 2017

Sebelum menutup tahun 2017 ini, aku mau berbagi cerita ke pembaca setia blogku, flash back kembali ke bulan Juni 2016. Sebenernya agak telat pake banget waktu share tulisan mengenai resepsi pernikahan kami di Jerman. Tetapi karena banyak yang bertanya gimana kemaren waktu resepsi di Jerman, seru ga mbak acaranya?, perbedaannya apa sih mbak kalo resepsi di Indonesia dan di Jerman?. Walaupun bener-bener telat, aku coba untuk mengingat lagi cerita resepsi pernikahan kami setahun yang lalu di jerman. 

Ada beberapa perbedaan resepsi pernikahan di Indonesia dan resepsi pernikahan di negara-negara barat. Kalau di Indonesia resepsi pernikahan dilakukan secara besar-besaran dengan persiapan pernikahan yang dilakukan secara dramatis dan menghabiskan dana yg fantastis, di barat justru lebih sederhana dan simple tanpa menghilangkan kesan bahagia. Baeklah aku kupas satu persatu yach cerita bahagia dan keseruan resepsi pernikahan kami di Jerman. 

Persiapan Pernikahan 

Mengurusi pernikahan memang di mana-mana selalu ribet dan susah. Kalau di Indonesia untuk mengurusi pernikahan, ada campur tangan orangtua dalam hal menentukan konsep. Mulai dari pemilihan gedung, catering hingga busana dan riasan, semuanya pasti ada campur tangan orangtua. Sebenernya bagus juga meminta saran dan masukan agar kita tak terlalu stres, karena ribet mengurusi semuanya berdua saja. 

Kalau di jerman, kedua mempelailah yang harus memilih dan menyiapkan semuanya. Mulai dari gedung hingga busana, mereka sendirilah lah yang menyewanya. Ribet memang tapi itung-itung belajar untuk menghadapi kehidupan pernikahan, satu persatu diselesaikan dengan kesabaran. Positifnya tanpa adanya campur tangan orangtua artinya mereka lebih bebas menentukan segalanya berdua. 

Keluarga inti & kerabat dekat kami

Semua persiapan pernikahan di Jerman diarranged oleh Silvio sendiri, karena memang pengantin perempuannya masih berada di Indonesia dan lagi deg-degan, menanti visa yang belum kelar-kelar (hehehe curcol ya). Untuk menjamu hidangan makanan bagi para tamu undangan, Silvio memesan makanan dari sebuah Party service. Menu yang disediakan adalah masakan Jerman, dengan kue-kue yang rasanya tidak perlu diragukan lagi, sudah pasti lecker donk. 

Undangan  Pernikahan
Kalau di Indonesia, biasanya untuk undangan setiap pasangan akan mencetak undangan yang didesain khusus, bahkan ada juga yang menyertakan dengan foto kedua mempelai. Tetapi kalau di Jerman pasangan mempelai akan mengedarkan undangan yang simpel saja tanpa foto, ada juga sih yang memakai foto tapi tidak banyak. Ada juga yang membuat undangan dengan kreatifitas mereka sendiri. 

Silvio membeli undangan untuk pernikahan kami di Büchladen (toko buku) dikota tempat tinggal kami, simple banget kan. Dan uniknya kalau di Indonesia undangan akan disebar 2 atau 1 minggu sebelum hari H, tetapi kalau di Jerman undangan sudah disebar dari jauh-jauh hari, 2 atau 3 bulan sebelum hari H, hahaha apa ga kelupaan ya karena terlalu lama?. 

Ternyata memang begitu kebiasaannya, jadi dari jauh-jauh hari mereka sudah meluangkan waktu untuk bisa hadir. Kalau mereka tahu bahwa 2 atau 3 bulan lagi mereka di undang di pesta pernikahan, mereka akan menulisnya di kalender dan dipastikan datang, dan kalau dari awal ternyata tidak bisa hadir mereka akan segera konfirm karena berhalangan. Kalau jarak diundangnya hanya seminggu, dipastikan tidak ada yang datang karena seminggu berikutnya pasti sudah tertera jadwal-jadwal lain yang harus dihadiri. 

Ceritanya, tadinya supaya berkesan unik, aku mau memberikan undangan untuk tamu di jerman berupa undangan kotak dari anyaman pandan, kan unik tuh buat orang barat bisa multifungsi untuk tempat pinsil. Tadinya rencananya sekalian mau aku bawa pas aku berangkat ke Jerman, karena masih ada 10 hari sebelum hari H. Ternyata kata silvio harus dari 3 bulan sebelumnya undangan harus disebar, wehhh mahal ongkos kirimnya mas kalau pake jasa pengiriman, ya sudah batal dech. 

Hari Pernikahan 

Hari bahagia kami menikah di Jerman tanggal 25 Juni 2016, tepatnya dihari Sabtu. Setelah meresmikan pernikahan kami secara hukum negara di Standesamt dikota kelahiran Silvio di Königsbrück kami melanjutkan dengan resepsi pernikahan di hari yang sama. Biasanya di Jerman untuk acara pernikahan kebanyakan dirayakan dihari sabtu, masih ada juga yang dirayakan di hari minggu tetapi memang jarang. Dan yang pasti jarang resepsi digelar di bulan desember sampai dengan Februari karena bertepatan musim winter. 

Menulis harapan dan kebahagian untuk kedua pengantin
Siap-siap menerbangkan harapan yang sudah ditulis di kertas
Menerbangkan balon bersama harapan dan doa 

Tamu undangan 

Tamu undangan yang datang yaitu keluarga serta teman dekat Silvio, kami hanya menyebar 25 undangan, total tamu beserta pasangan sekitar 50 orang. Pesta pernikahan di Jerman memang biasanya dirayakan secara sederhana, tetapi ada juga yang merayakannya besar-besaran. Tak perlu banyak tamu, cukup keluarga terdekat dan sahabat saja yang ada dalam list tamu undangan. 

Teman-teman Club Catur

Aku sempat heran dan bertanya, kenapa tidak mengundang teman-teman kantor atau tetangga dekat rumah, seperti layaknya di Indonesia. Alasannya selain untuk efisiensi budget, karena tidak murah lho mengadakan pesta dengan mengundang banyak orang di Jerman. Selain itu tujuannya jelas, agar semua tamu yang datang saling kenal dan bisa menikmati pesta tanpa ada perasaan canggung antara sesama tamu undangan. 

Teman masa di sekolah
Teman karib saat kongkow
Berbeda dengan pesta pernikahan di Indonesia, yang dihadiri sekitar ratusan bahkan ribuan undangan. Saking banyaknya, bahkan sampai-sampai sang mempelai sendiri pun tidak kenal siapa saja yang hadir di pernikahan mereka. Kebanyakan tamu tersebut berasal dari kenalan-kenalan orangtua, bagi budaya di Indonesia setiap kenalan orangtua harus hadir pada perayaan pernikahan sebagai bentuk penghormatan. 

Malam yang romantis
Lokasi Resepsi
Untuk tempat resepsi kami menyewa tempat, yang biasa untuk dipakai acara party baik pernikahan atau birthday. Tempat yang kami sewa rumah biasa dengan penataan seperti meja dan kursi di restoran. Di Jerman sangat jarang mengadakan acara pernikahan di rumah, seperti yang biasa kita jumpai di Indonesia, apalagi memasang sound system keras-keras, bisa dilaporkan polisi karena dianggap mengganggu.  

Acara Resepsi Pernikahan  

Acara resepsinya dimulai di siang hari jam 15.00 untuk keluarga dan kerabat dekat. Kami makan bersama keluarga dan kerabat dekat di meja makan yang disediakan bersama dan bersulang untuk kebahagiaan kedua mempelai. Sore harinya resepsi untuk teman-teman dan kenalan dimulai pukul 17.00, satu persatu teman-teman silvio datang ditengah guyuran hujan gerimis. 

Kami menyambut kedatangan tamu kami satu persatu, (bukan tamu yang menghampiri mempelai lhooo, tidak ada tempat duduk layaknya pelaminan seperti di Indonesia. Acara dipandu oleh salah seorang teman yang secara sukarela didaulat jadi MC. Dimulai dengan sambutan dari kedua mempelai, menayangkan foto-foto waktu acara pernikahan kami di Indonesia, sedikit bercerita lisan sejarah cinta kami, menunjukkan foto-foto silvio ketika masih kecil, melakukan potong kue, melakukan permainan seru, dan dansa berpasangan. 

Teman-teman silvio juga kompak memberikan kejutan dengan tarian lucu yang sangat menghibur tamu undangan. Karena tamu yang datang tidak banyak, aku dan silvio bisa ngobrol berbaur dengan para tamu. Kalau disini itu, pesta tidak seperti di Indonesia yang hanya butuh 2 jam saja untuk resepsi, disini kami kalau party sampai jam 24.00 hingga jam 1 dini hari. Jadi para tamu undangan tidak hanya menghadiri acara pernikahan selama 30 menit, menaruh hadiah, makan, salaman lalu pulang, tapi meluangkan waktu sehari penuh untuk menghadiri acara pernikahan kami. 

Sobat silvio in action *Man with 3 legs* 


Kok bisa ya dan betah sampai selama itu?. Memang begitu adatnya, karena dipesta ini selain merayakan kebahagiaan kedua pengantin, juga dipakai semacam reuni atau temu kangen disela kesibukan setiap tamu. Biasanya tamu yang hadir melakukan dance dan berbincang sambil ditemenin minuman berakohol baik Wine, Bir, Sechs atau Eierlikör. Kata Silvio, minuman beralkohol membuat kita menjadi betah mengobrol panjang lebar sampai tidak kehabisan bahan bicara hehehehe. 

atraksi tarian dari sahabat
Lucu dan membuat siapa saja tertawa terbahak
Thanks untuk surprisenya

Kado atau bingkisan pernikahan 

Sama seperti di Indonesia, tamu-tamu kami juga memberikan hadiah untuk kami berdua. Kebanyakan mereka membawa rangkaian bunga yang cantik, lengkap dengan kartu ucapan yang biasanya diisi beberapa lembar euro (Geld). Ada yang memberikan kado hasil kreative mereka sendiri. Uniknya kalau di Indonesia biasanya memberikan ampau (uang), hanya dimasukkan diamplop saja, tetapi disini mereka memberikan uang yang dibentuk dengan membuat dekorasi lucu-lucu kreasi mereka sendiri. 

Ampau yang di deko dengan cantik
Katakan cinta dengan bunga

Tradisi atau adat Pernikahan 

Karena Indonesia memiliki banyaksekali adat istiadat dan tradisi pernikahan, maka menikah juga jadi salah satu symbol tradisi. Prosesi menikah adat lokal memang cenderung lebih ribet namun sangat sakral, jelas berbeda dengan prosesi menikah di barat yang intinya pada pengucapan janji setia. Ada tata cara dan aturan yang harus ditaati, agar pernikahan tersebut berlangsung dengan sempurna. Ribet memang, namun di balik semua keribetan itu ada kesan sakral yang ditinggalkan. 

Kalau di Jerman, tradisi tidak terlalu kental dan ditonjolkan, jadi menikah bukanlah sebuah symbol adat istiadat, melainkan sebuah peresmian sebuah hubungan. Suasana sakral tentu tidak terlalu dirasakan oleh pengantin maupun para tamu didalam pernikahan ala barat, acara pernikahan lebih merasakan suasana sukacita western party dengan music, dance dan minuman. 

Di Jerman juga memiliki beberapa tradisi yang biasa dilakukan dalam acara pernikahan. Kami tidak melakukan semua tradisi atau ritual yang ada, tetapi hanya beberapa saja, yang didalamnya tentu tersirat simbol. 

Tradisi menggunting gambar hati, Aku dan silvio secara bersama-sama memotong bentuk hati dari seprai tua dengan menggunakan gunting.. Aku dari sisi kanan dan silvio dari sisi kiri. Aku berhasil lebih dulu selesai menggunting bagian hati yang diminta. Setelah itu, Silvio menggendongku melewati lubang berbentuk hati tersebut. Langkah ini merupakan simbol, bahwa tantangan apapun akan dilalui bersama dan tidak ada lagi yang menghalangi kebahagiaan rumah tangga kami. 

Bersama-sama menggunting gambar hati



Ada beberapa lagi tradisi yang biasanya dilakukan oleh kedua pengantin di Jerman. Aku dan silvio sendiri tidak melakukan tradisi ini, tetapi kalian bisa menyimaknya sebagai tambahan informasi.

Tradisi Polterabend, biasanya berlangsung pada malam sebelum pernikahan. Tradisi acara melemparkan piring untuk keberuntungan, di mana para tamu biasanya membawa beberapa buah piring atau peralatan dapur yang terbuat dari porcelain, dimana barang-barang tersebut merupakan barang bekas yang tidak lagi digunakan dirumah mereka. 

Dalam kesempatan itu sepasang pengantin wajib memecahkan semua barang dari porcelain yang telah dibawa oleh para tamunya. Tradisi unik tersebut dilakukan dalam rangka "memecahkan" masa lalu kedua mempelai yang mungkin terdiri dari hal-hal buruk atau kelam dan dipercaya akan membawa keberuntungan, dimana pada saat mengikat diri dalam ikatan suci pernikahan mereka harus menanggalkan hal tersebut demi memulai kehidupan baru bersama sosok baru selama hidupnya. 

Tradisi Baumstamm Sagen, kayu juga tidak bisa dilepaskan dari tradisi orang Jerman. Pengantin akan diuji di hadapan para tamu undangan untuk bisa menggergaji sebilah kayu dengan gergaji dua sisi. Anggota keluarga yang dituakan akan memberikan kayu untuk digergaji, dan kedua mempelai harus bekerja sama menggergaji kayu hingga terbelah dua. Tradisi ini dimaknai sebagai unjuk kekompakan pengantin yang baru menikah agar mereka bisa melalui tantangan dan rintangan yang kelak akan mereka hadapi dan atasi bersama dalam kehidupan rumah tangga, senantiasa kompak dan selalu bisa memecahkan masalah secara bersama.
Keluarga Inti
Tante, om dan kerabat
Walaupun pesta pernikahan kami berlangsung secara sederhana, namun sangat berkesan sekali untuk kami. Tamu undangan yang datang tampak menikmati pesta sederhana kami, bahkan hingga larut malam. Model mana pun yang kamu pilih nanti, semoga pernikahanmu nanti berjalan lancar dan dikaruniai dengan kebahagiaan ya. 

Budaya dan adat tentu menjadi hal yang sangat membedakan antara upacara pernikahan di Indonesia dengan di Eropa khususnya di Jerman. Semoga tulisanku bermanfaat untuk kalian, "bagaimana dengan cerita resepsi pernikahan kalian? apakah ada adat, budaya dan keseruan yang lain seperti story ku?. jangan lupa untuk mensharenya dikolom komentar ya".

Kalian bisa mengikuti ceritaku sebelumnya mengenai pernikahanku di Indonesia, dengan mengklik Klik Disini Atau juga ceritaku sebelumnya saat menikah di Catatan Sipil Jerman Klik Disini

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku. Sebelum menutup shareku kali ini ijinkan aku mengucapkan *Selamat Natal 2017, untuk teman-teman yang merayakan Natal, Damai dibumi dan damai dihatimu & Selamat menyambut Tahun Baru 2018, semoga kesehatan dan berkat kebahagiaan serta sukacita senantiasa berada hadir dikeluarga kita masing-masing*. 

 

Grüße von Deutschland 

Efin And Silvio

Monday, December 18, 2017

Blogger setelah melakukan perubahan Familien Name, dan melakukan perpanjangan paspor di KBRI Berlin, selanjutnya aku melakukan perpanjangan elektronische Aufenthalstitel yang habis masa berlakunya di Desember 2017 ini. Seperti ceritaku sebelumnya bahwa aku akan mengganti data yang ada di kartu identitas baruku, dengan menambahkan Familien Name  (nama keluarga suami). 

Sebelumnya aku mengambil formulir perpanjangan Aufenthalstitel di Landratsamt yang ada di kotaku. Begitu akan mengembalikan berkas formulir, karena ada perubahan data Familien Name, kami harus mengurus perpanjangan Aufenthalstitel di Landratsamt Nordsachsen di Delitzsch, tempat dimana aku membuat Aufenthalstitel  pertama kali ketika tiba di Jerman. Landratsamt Nordsachsen ini melayani wilayah utara Sachsen, satu tingkat lebih tinggi diwilayah tempat tinggal kami di Oschatz.

Sewaktu sampai di Landratsamt, kami lalu mencari ruangan dengan inisial nama belakangku. Karena Familien Nameku Hübner, jadi kami menuju ruangan yang didepannya ada initial huruf *H*. Berikut dokumen yang kamu persiapkan:
  • Formulir perpanjangan Aufenthalstitel (bisa diambil di Landratsamt dikota tempat tinggal kamu)
  • Foto 4 x 6 (Biosimetris)
  • Paspor
Syarat dokumen lain yang diminta Aufenthaltstitel lamaku mereka ambil, dan aku mendapatkan kartu sementara pengganti Aufenthatstitel. Aku juga melakukan pengambilan cap jari dan membayar biaya perpanjangan  sebesar  106 Euro.  Saat aku berada di Landratsamt aku ingin nama di ID ku nanti menggunakan nama Yosefin Respati Hübner. Tetapi aku tidak bisa hanya menggunakan Yosefin Respati Hübner, hal ini dikarenakan namaku harus sama dengan nama yang tertera di pasporku.

Saat menambah Familien Name di paspor, Pihak KBRI Jerman tidak bisa menghilangkan nama widirahayu, tadinya aku mau pakai nama Yosefin Respati Hübner saja. Tetapi kalau tanpa nama akhirku (widirahayu), aku harus mengurus pergantian nama dulu, merubah namaku melalui pengadilan di Indonesia, yang pastinya akan ribet dan panjang prosesnya. 

Hal ini dikarenakan berhubungan dengan semua docsku di Indonesia yang harus dirubah semua. Oh no sudah kebayang gimana birokrasi di Indonesia yang ribet dan panjang. So karena pertimbangan ini, maka aku menggunakan nama asliku yang panjang, dan ditambahkan Familien Name suamiku dibelakangnya, hehehe jadi super panjang dech namaku sekarang. Nama yang tertera di Aufenthalstitelku yang baru menjadi Yosefin Respati Widirahayu Hübner (panjang bener ya. tapi ya sudahlah mau gimana lagi).

Proses pengurusannya berdasarkan info sih sekitar 3-4 minggu, ketika sudah jadi kita akan diinfo via surat. Tetapi setelah menunggu lebih dari 1 bulan belum ada tanda-tanda kartu identitasku jadi. So Silvio berinisiatif untuk menelpon Landratsamt menanyakan sejauh mana penyelesaian ID ku. 

Agak sulit untuk mengontak Landratsamt nada sambung tapi tidak ada yang menjawab (hemmm penyakitnya sama seperti di Indonesia nich). Setelah berkali-kali telfon akhirnya tersambung juga. Terkejutlah suamiku mendengar jawaban pegawai di Landratsamt kalau mereka baru akan menyelesaikannya. Whattttsss udah sebulan belum diurus juga? Hemmm entah kenapa birokrasinya ribet banget.

1 minggu kemudian aku mendapat surat pertama dari Landratsamt di Nordsachsen, bahwa kartuku sudah dikirimkan  untuk dicetak. Informasi dari mereka lagi, selanjutnya mereka akan mengirimkan pasword untuk pengambilan ID ku yang nantinya bisa diambil di Landratsamt dikota tempat tinggalku. 

1 minggu berikutnya mereka mengirimkan surat kedua melalui pos, pasword untuk pengambilan ID ku nantinya. Sebelum melakukan pengambilan kartu di Landratsamt aku diminta menelpon Landratsamt di Nordsachsen untuk konfirmasi pasword. Karena aku belum lancar bahasa Jerman, suamikuyang mewakili menelpon Landratsamt di Nordsachsen.

Akhirnya setelah menelpon mereka dan melakukan konfirmasi pasword, kartuku bisa diambil di landratsamt di kota Oschatz.  Untuk syarat pengambilan, kartu Aufenthalstitel tidak bisa diwakili, jadi kamu harus datang sendiri dengan membawa paspor kamu.   

Aufenthalstitelku yang baru berlaku untuk jangka waktu 3 tahun. Penantian yang sangat panjang sekali, total waktu 1 bulan 3 minggu (7 minggu). Hemm lama kan, menurut info dari beberapa blog yang aku baca, memang waktu penyelesaiannya antara 6 sampai dengan 8 minggu. Jadi saranku, kalau sudah 1 bulan belum ada tanda-tanda kartu dikirim, lebih baik segera menelpon ke Landratsamt untuk menanyakan sejauh mana penyelesaiannya. Kalau kita tidak aktif dan hanya diam saja, wasalam deh akan lama.


Mein Aufenthalstitel

Demikian blogger share ku kali ini, semoga bermanfaat. Walaupun agak repot dan membutuhkan waktu yang panjang, tapi berusaha untuk dinikmati dan dijalani dengan sabar.  By the way gimana dengan kalian? boleh dishare dikolom komentar dibawah ini, mengenai pengalaman kalian saat memperpanjang Aufenthalstitel, samakah nasibnya dengan ku?.

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße 



Wednesday, December 13, 2017

Halo blogger apa kabar? masih disuasana menjelang natal, mudah-mudahan kalian semua sehat ya. Di Jerman sudah masuk musim dingin dan salju pun sudah mulai turun. Selain disibukkan mengurus buah hatiku, aku juga mulai disibukkan juga dengan urusan cari kado. 

Kebetulan kado untuk papanya Kathleen sudah aku beli dari beberapa bulan lalu. Dan untuk kado Weihnachten untuk mertuaku, rencananya mau bikin kue yang identik sama Natal di Indonesia. Kepikiran deh buat kastengel untuk mertua dan tantenya silvio. 

Walaupun sebenernya kue ini bukan asli kue Indonesia, tetapi dari negeri kincir angin Belanda, ga papa deh yang penting momentnya dapet. Kastangel kan identik selalu disediakan hampir disetiap rumah, saat hari raya di Indonesia. 

Dulu waktu di Indonesia aku yang paling telaten buat aneka kue kering dirumah. Ibu dan adik perempuanku kurang suka baking dan kurang telaten kalo urusan kue kering begini. Aku dulu sering bikin kue kastengelnya Ny Liem, menurutku rasanya pas banget dan ngeju abis. Dan yang pasti semua tamu yang berkunjung semua suka dengan Kastengel buatanku ini. 

Mumpung di Jerman keju mudah didapat dan termasuk murah, mulai deh aku kepikiran untuk membuat kastengel untuk kado untuk mertuaku dan tantenya Silvio. Berikut ini aku share bahan dan cara pembuatannya.

BAHAN :
  • 250 gr Butter 
  • 2 kuning telur 
  • 1 sdt kaldu rasa 
  • 1 sdt garam
  • 50 ml fresh cream (Creme Fraiche)
  • 125 Keju Parmesan, parut 
  • 125 gr Keju Edam ( Edamer Käse), parut
  • 25 gr tepung maizena
  • 25 gram susu bubuk full cream 
  • 500 gr Tepung terigu (Mehl) 
  • 1 sdt baking powder (backpulver) 
BAHAN Olesan:
  • 2 kuning telur 
  • 1 sdm air 
  • 1/2 sdt minyak sayur
  
BAHAN Taburan:



    keju cheddar parut secukupnya


Cara membuat :
  1. Campur dan kocok butter bersama kuning telur, hingga mengembang dan putih.  Tambahkan kaldu rasa dan garam.
  2. Tuang fresh cream sedikit demi sedikit, sambil terus dikocok. 
  3. Masukkan bahan keju parmesan dan keju edam, dan kocok lagi sebentar. 
  4. Masukkan tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk, dan baking powder. Aduk perlahan dengan spatula hingga merata. 
  5. Bentuk sesuai selera, atau bisa menggunakan cetakan kastengel.
  6. Olesi permukaan adonan dengan bahan olesan hingga rata, dan taburi dengan keju cheddar parut
  7. Panggang dalam oven dengan suhu 150 C selama 25 menit
Akhirnya jadi juga deh kuenya. Rasanya sudah pasti ngeju banget dan renyah. Kue yang aku buat jadi 2 toples kecil dan satu toples besar. Kebetulan toples sudah ready beli di KIK, so tinggal dihias dengan pita Natal, mudah-mudahan mereka suka. Ahhh jadideh kita Natalan ditemenin cookies kesukaanku. Demikian ceritaku kali ini, semoga bermanfaat.

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße 



Rasanya Ngeju banget





Thursday, November 30, 2017

Hallo Blogger, saat ini bayi kecilku sudah masuk usia 6 bulan. Seneng banget loh melihat anakku tumbuh sehat dan aktif dengan asupan asi yang cukup. Puji Tuhan anakku diberikan makanan yang berlimpah sehingga bisa memberikan exclusive asi untuk 6 bulan awal. Kali ini aku mau cerita  aktifitas setelah melahirkan terutama untuk ibu dan bayi.

Hanya tinggal berdua dengan bayi kecil, rutinitas yang sama berulang kali kadang membosankan juga lho. Walaupun setiap hari aku selalu membiasakan untuk mengajak kathleen, berjalan-jalan dengan kinderwagen untuk menghirup udara yang fresh. Untuk menghilangkan rasa bosan , aku berusaha mencari kesibukan dengan ikut kegiatan pemulihan badan setelah melahirkan, mencari  suasana baru berinteraksi dengan teman, pokoknya aktifitas yang bisa membuat mood jadi enak dan bayi pun jadi happy.


Rückbildungskurs


Setelah masa nifas berakhir, ada fasilitas lain yang dibiayai oleh pihak asuransi, yang bertujuan untuk mengembalikan kebugaran tubuh para wanita, dengan melakukan senam pemulihan pasca melahirkan. Latihan pasca melahirkan merupakan langkah penting bagi seorang ibu baru, untuk kembali ke bentuk lama mereka setelah melahirkan.

Rückbildungsgymnastik tidak hanya membuat kita fit lagi, manfaat lain membantu pengembalian otot-otot perut dan panggul serta organ kewanitaan kita kembali lagi seperti sebelum hamil. Dan menghindari terjadinya kelainan seperti pipis keluar sendiri, penurunan rahim, berkurangnya seksualitas atau nyeri punggung. 

Selama kehamilan otot-otot ini menopang berat yang lumayan, kemudian pada saat melahirkan pun otot-otot ini melakukan kerja ekstra untuk mengeluarkan bayi. Senam ini sangat berguna unruk  melatih otot pelvis, perut, kaki, panggul serta punggung. Bagi yang melahirkan normal biasanya boleh mengikuti kursus ini 6 minggu setelah melahirkan, sedangkan bagi yang menjalani operasi caesar, luka jahitan harus disembuhkan dulu, kurang lebih setelah 8-10 minggu. Kursus ini sebaiknya diselesaikan paling tidak 9 bulan setelah melahirkan. Kursus ini juga merupakan kesempatan baik bagi banyak ibu untuk berhubungan dengan ibu lainnya.

Trainer Rückbildungskurs biasanya dilakukan  oleh Hebamme,  dan yang ditanggung pembayarannya oleh pihak asuransi adalah jika kursus diajarkan oleh Hebamme. Kalau trainernya bukan Hebamme, biasanya kamu harus membayar sendiri biaya kursusnya 6 euro per jam , karena tidak ditanggung oleh pihak asuransi. Biasanya tempat kursus ini jadi satu dengan tempat praktek Dr Obgyn  (Freunarzt).

Tadinya ketika Kathleen usia 2 bulan aku mau langsung ikut, tetapi sudah full. usut punya usut ternyata untuk mengikuti kursus ini paling tidak sudah mendaftar jauh-jauh hari. Setelah melahirkan sebaiknya sudah daftar untuk booking tempat, karena memang pesertanya tidak banyak hanya 8 sampai dengan 10 orang dan selalu full booked.

Setelah lama menunggu hampir 2  bulan lebih, akhirnya aku dapat kelas untuk ikut kursus. Itu juga setelah aku nekat dengan bahasa Jerman yang terbatas mencoba percaya diri untuk datang dan bertanya langsung ke Hebame, kebetulan tempatnya masih satu lokasi dengan praktek dokter Obgynku. Setelah masa nifas selesai dan kontrol ke Freunarzt, sekalian aku mampir kelantai dua untuk bertanya mengenai kursus ini, dan sekalian mendaftar.  

Kursus ini biasanya dilakukan selama 10 kali pertemuan dengan durasi setiap pertemuan selama 1 jam, dan biasanya dilakukan pada pagi hari. Di kursus ini aku bisa membawa bayiku ikut serta. Masing-masing peserta mendapat alas, dan di depan alas disediakan matras untuk menaruh bayi. Senam sambil membawa bayi kecil itu enggak mudah lho, tergantung mood bayinya.

Waktu pertama kali gabung kathleen terus menangis karena masih asing mungkin ya bergabung dengan bayi-bayi lain, dan memang saat itu kathleen bayi paling kecil usianya dibandingkan bayi-bayi lainnya. Hebamme  memangku kathleen sambil duduk diGymball dari awal senam sampai selesai. So kalau begini momynya bisa konsentrasi senam kalau babyku anteng , hehehe.

Suasananya ramai dengan tangisan dan celotehan bayi. Jangan kuatir jika bayi kita rewel dan menangis jerit-jerit, semuanya maklum dan bukan menjadi  masalah. Trainer akan membantu menenangkan maupun menggendong bayi kami, seperti baby kathleen yang sampai pertemuan kedua masih dipangku Hebamme. Kursus ini disampaikan dalam bahasa Jerman, hehehe sedikit-sedikit aku paham apa yang disampaikan trainerku. Kalau gerakan yang aku lakukan salah, biasanya trainerku akan mengoreksi gerakanku.

Kursus pemulihan biasanya melibatkan empat fase berikut: pemanasan, peregangan, pengencangan, dan relaksasi. Peserta kursus biasanya melakukan senam sambil berbaring di matrass. Hebamme melakukan beberapa instruksi senam, dan karena aku tidak terlalu fasih bicara bahasa Jerman, jadi sambil clinguk-clinguk liat temannya yang lain melakukan gerakan senam. Sebenernya latihannya sama seperti gerakan senam kegel yang dilakukan di Indonesia seperti , gerakan menjepit, tahan dan lepas untuk mengencangkan otot panggul dan vagina. 

Beberapa gerakan dilakukan berdua-dua menggunakan Gymball. Saling berhadap-hadapan dengan tangan diletakkan diatas gymball dengan gerakan mengguncang-guncangkan tangan, gerakan ini berguna untuk melatih kekuatan otot lengan. Atau sambil berbaring kaki diatas Gymball, menggerakkkan kaki kekiri dan kanan untuk otot pinggul.

Latihan ditutup dengan relaksasi membantu untuk kembali ke kehidupan sehari-hari. Peserta tetap dalam keadaan berbaring diiringi dengan lantunan musik yang lembut. Dan Hebamme membacakan beberapa tips, dan kata-kata yang bertujuan untuk memberikan support dan ketenangan pikiran si ibu. 

Sebenernya tujuan ikut kegiatan ini selain untuk pemulihan, yang lebih penting adalah membuat aku membuka diri dalam bersosialisasi. Memang selama senam aku jarang berbicara dengan peserta lain, karena kemampuan bahasa Jermanku yang minim, ya kalau ditanya baru jawab sambil senyum-senyum, atau berusaha membuka percakapan ringan dengan sesama ibu. Aku berusaha untuk percaya diri berinteraksi dengan komunitas Jerman dengan segala keterbatasanku, dan tentunya untuk melatih kathleen bersosialisasi juga dengan bayi-bayi lain. 

Selain melakukan senam untuk mengembalikan kebugaran tubuh, juga harus seimbang dengan mengkonsumsi makanan sehat, dan melakukan olah raga lain seperti berenang atau naik sepeda. 

Demikian ceritaku kali ini. Nanti aku sambung lagi dengan kegiatan lain yang bisa dilakukan oleh ibu dan bayi. "Gimana keseruan aktivitas kalian dengan buah hatimu?, info dunk ke aku keseruan lain, yang mungkin bisa menjadi referensi aktifitas menarik lainnya".

Grüße

Saturday, October 28, 2017

HALO blogger, menu yang satu ini salah satu resep masakan Jerman yang cukup terkenal. Menu ini menjadi salah satu menu kesukaan suamiku, biasanya  menu ini disantap dengan nasi putih. Sebelumnya kami biasanya membeli Hühnerfrikassee instant yang tersedia di Supermarket-supermarket di Jerman. Aku kepikiran untuk mencoba memasak sendiri menu ini, biar puas makannya dan karena memang yummy rasanya.

Berikut aku share bahan dan cara pembuatannya.

Bahan-bahannya:

  • 300 gr daging ayam
  • 500 ml Air Kaldu 
  • 100 ml Krim kental ( Schlagsahne)
  • 1sdm tepung terigu (Mehl)
  • 1sdm butter
  • 1 butir kuning telur
  • Zitronensaft ( 1/2 jeruk nipis, ambil airnya)
  • 1 buah bawang Bombay (Zwiebel)
  • 1 buah tomat, belah menjadi 4 bagian
  • 2 buah wortel (potong 4 bagian agak besar)
  • 100 gr kacang polong (Erbsen)
  • 100 gr Jamur Champion, belah menjadi beberapa bagian
  • 100 gr Spargel (jika suka)
  • Garam dan merica bubuk secukupnya
Cara membuat:

  • Pertama-tama kita akan membuat Kaldu atau bruhe. Bawang Bombay dibelah 2, dan di tumis sampai kecoklatan (aku biasanya suka yang agak sedikit kehitaman).
  • Siapkan panci, rebus ayam bersama wortel, tomat, bawang  bombay, garam  dan lada, kurang lebih selama 20 menit.
  • Setelah mendidih, kemudian saring dan diambil kaldunya, sementara wortel dipotong dadu,  dan daging ayam disuwir-suwir (tomat dan bawang bombay tidak digunakan lagi).
  • Panaskan panci lain, untuk mencairkan butter, lalu masukkan tepung terigu, dan aduk-aduk dengan whisk sampai mendidih, setelah itu,
  • Masukkan air Kaldu yang sudah disaring kedalam campuran butter dan tepung terigu (sedikit demi sedikit sampai larut), aduk-aduk menggunakan whisk.
  • Kocok kuning telur, dan campur dengan Schlagsahne. Tuang kedalam panci berisi Kaldu, aduk-aduk sampai krim  mengental
  • Masukan zitronensaft, dan masukkan juga ayam suwir, kacang polong, jamur champion dan wortel, dan spargel.
  • Tambahkan garam dan merica bubuk sampai mendapatkan rasa yang pas.
  • Hühnerfrikassee siap dihidangkan hangat-hangat bersama nasi putih.



Dibeberapa resep ada yang menggunakan anggur putih, tetapi di resep ini aku mengikuti resep menggunakan schlagsahne, seperti resep menu yang sering digunakan pada umumnya. Kalau sudah makan menu yang satu ini, pasti nambah-nambah terus. 

Semoga resepnya berguna ya dan kalian suka. Untuk temen-temen di Indonesiapun bisa coba mempraktekkan menu ini, karena bahan-bahannya cukup familiar kecuali Spargel, kalau tidak ada bisa di skip.

Kalian bisa melihat resep masakan Jerman lainnya di sini https://www.bojonesilviostorylife.com/2018/01/puten-paprika-curry-kari-kalkun-paprika.html

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße

Wednesday, October 25, 2017

Kali ini aku mau buat Baked Potato dengan brokoli dan saus melted cheese. Sebenernya bapaknya Kathleen tuh termasuk bule ajaib. Kenapa ajaib?,  sebagai bule yang tinggal di negara barat, suamiku nggak suka makan keju terlalu banyak, begitu juga dengan coklat. Ya ampun.....itukan makanan paling enak dan mewah kalau di Indonesia. 

Karena bosan dengan masakan kentang yang hanya biasa, direbus atau baked polosan dengan garam dan merica saja, akhirnya aku bikin juga degh menu yang satu ini. kalau Silvio nggak suka karena ada kejunya, ya sudah paling ngga tetep bisa makan kentang dan brokolinya. Berikut bahan-bahan dan cara pembuatannya:

Bahan-bahannya: 
  • Kentang ukuran besar 5 buah. 
  • Brokoli yang masih segar, jangan lupa cuci dulu sampai bersih.
Bahan Saus Keju :
  • 300 ml  susu cair  
  • 150 gr keju Cheddar parut
  • 1 sdm tepung terigu
  • 2 sdt garam dapur
  • 1/2 sdt  Merica halus 
Cara Membuat Baked Potato:
  • Kentangnya disikat dulu ya sampai bersih, biar bisa dimakan dengan kulitnya. 
  • Lalu setelah dicuci bersih ditiriskan sebentar dan di lap dengan tisu, tusuk-tusuk permukaan kentang dengan menggunakan garpu.
  • Lalu bungkus kentang, satu persatu menggunakan alumunium foil.
  • Ofen kentang yang sudah dibungkus satu persatu dengan alumunium foil, dengan temperatur 180 derajat celcius, selama 1 jam sampai matang dan empuk.
  • Sambil menunggu kentang matang kita bisa mengukus brokoli  kurang lebih selama 5 menit, setelah air dikukusan mendidih.
Cara Membuat Melted Cheese Sauce:
  • Campur susu dengan tepung terigu, aduk sampai tidak bergerindil
  • Masak dengan menggunakan api kecil, setelah matang tambahkan keju parut, tambahkan garam dan merica.
  • masak hingga keju meleleh dan saus menjadi mulus, dan siap untuk digunakan.

Cara Penyajian:

Ambil satu buah kentang, dan belah ditengah, tetapi jangan sampai putus. Sisipkan brokoli ditengahnya dan tuangkan Melted Cheese sauce, dan siap dinikmati. 


Baked Potato with broccoli cheese sauce

Mudahkan cara buatnya?. So simple and rasanya yummy. Yang buat aku tambah seneng adalah, Silvio suka dengan saus keju yang melted banget ini. Hahaha tuh kan, jadi suka dech sama yang namaya keju. 

Biasanya saus keju ini aku tuang juga dipiring kecil, jadi sambil makan kentangnya, dicocolkan juga ke saus kejunya. Hemmmm melted banget dimulut. Semoga resep ini bermanfaat ya, dan cocok untuk sajian menu bagi keluarga tercinta kalian.

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße

Wednesday, October 18, 2017

Akhir summer kemarin suamiku dapet labu kuning dari bosnya. Rupanya sibos dan istri punya hobby berkebun juga. Diawal musim Herbst mereka panen labu, dan suamiku kebagian labu kuning berukuran medium. 

Sebenernya kalau musim Herbst begini yang identik dengan Hallowen, labu banyak dijual di supermarket dengan harga yang murah. Beruntunglah kami kebagian labu gratis.  Mau diapain bingung juga, ya sudah coba bereksperimen membuat donat berbahan labu kuning. Berikut aku share bahan dan cara pembuatannya.

Bahan : 
  • 150 gr labu kuning kukus, haluskan (berat bersih setelah dikukus tanpa kulit) 
  • 300 gr terigu protein tinggi
  • 20 gr susu bubuk (aku skip)
  • 6 gr ragi instan 
  • 50 gr gula pasir
  • 1/2 sdt vanila 
  • 2 kuning telur 
  • 50 ml susu cair hangat (sesuaikan dengan keadaan tepung, tambahkan sedikit demi sedikit. Aku hanya menggunakan 2 sdm saja karena labu kukus sudah cukup berair
  • 30 gr butter/margarine 
  • 1/2 sdt garam 
  • Minyak goreng untuk menggoreng donat (lebih bagus pakai minyak padat) 
  • Gula mint/gula donat secukupnya 
Cara Membuat : 
  • Mengaktifkan ragi: Cara mengetahui ragi yang kita gunakan aktif atau tidak, yaitu dengan mencampur susu hangat (bukan panas), tambahkan ragi instant kedalamnya, lalu diaduk. Tambahkan gula pasir dan diaduk lagi, diamkan selama 10 menit sampai berbuih dan ragi naik keatas.
  • Campurkan terigu, susu bubuk, ragi instant, dan gula pasir. Aduk rata.
  • kemudian masukkan kuning telur, labu kuning, dan vanila, campur dan aduk hingga rata.
  • Masukkan susu cair dingin sedikit demi sedikit sambil diuleni (atau menggunakan mixer spiral) hingga adonan kalis dan tidak lembek. (tidak perlu dituangkan semua susu cair-nya, disini butter belum masuk, nanti akan bertambah lembek kalau butter sudah masuk. Pastikan adonan  kalis dahulu, tidak lengket ditangan).
  • Setelah kalis baru masukkan butter/margarine dan garam, uleni/mixer kembali hingga adonan kalis elastis, permukaan adonan mulus dan licin (ambil sedikit adonan, bentangkan dengan jari, jika sampai tipis adonan tidak sobek, berarti sudah elastis)
  • Bulatkan adonan, masukkan kedalam panci alumunium atau bake kayu, tutup dengan serbet lembab atau plastic wrap, diamkan selama 45 menit. 
  • Adonan akan mengembang kurang lebih 2 kali lipatnya, kempiskan adonan, uleni sebentar agar licin kembali. 
  • Timbang adonan masing - masing 40 gr (atau sesuai selera), bulatkan, tata di atas loyang yang sudah ditaburi terigu tipis2, tutup dengan plastik, diamkan 15-20 menit. (Jika tidak memakai cetakan, bisa langung dilubangi tengahnya dengan tutup botol aqua) 
  • Untuk menggoreng, panaskan minyak goreng dengan api sedang, lalu kecilkan api agar panasnya stabil dan donat tidak gosong. 
Tips menggoreng donat:
  • Agar hasilnya bagus, pertama donat masuk ke dalam minyak, diamkan sebentar, hingga muncul buih-buih kecil disekitarnya. Pada saat ini donat akan mengembang karena terkena panas minyak. 
  • Setelah buih ini muncul, segera balik donat, agar sisi sebaliknya mengembang dengan seimbang, biarkan hingga donat mengembang  hingga warnanya coklat keemasan. (lebih baik menggorengnya tidak terlalu banyak dibolak-balik , agar cincin yang terbentuk cantik bersih.
  • Angkat dan tiriskan 
Donat yang aku buat aku beri topping cokelat, berikut cara membuat toping donat dari coklat batang

Bahan-bahannya:
  • Coklat batang atau dark coklat kurang lebih sebanyak 100 gr Cincang dan potong-potong.
  • Madu kurang lebih sebanyak 2 sendok makan saja.
  • Margarin kurang lebih sebanyak 1 sendok makan.
  • Susu segar atau susu UHT kurang lebih sebanyak 50 gram 
Cara membuat:
  • pertama rebus susu hingga mendidih.Setelah itu masukkan potongan coklat, madu dan margarin kemudian aduk-aduk sampai semua bahan tercampur rata.
  • Ambil donat dan celupkan atau bisa juga diolesi dibagian atasnya.
  • Bisa tambahkan nut jika suka.
 
Kürbis Donut

Donat ini rasanya empuk dan sudah pasti enak. Kalian bisa menambahkan Topping sesuai selera bisa dengan  cokelat ditabur kacang tanah, keju, atau cukup dengan gula halus juga sudah enak. Donat ini silvio bawa kekantor untuk dimakan bareng-bareng dengan teman kantornya. 

Dan Puji Tuhan mereka suka, malah banyak yang lebih suka dengan topping gula halus dibanding cokelat dan keju. Nah gliran kalian dong untuk praktek dirumah, buat cemilan sehat untuk keluarga tercinta. Ahhh semakin disayang suami dan anak dech.  

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße 

Thursday, October 12, 2017

BLOGGERS memiliki anak yang sehat pastinya menjadi harapan setiap orang tua dimuka bumi ini. Melihat anak tumbuh berkembang dengan sehat merupakan anugerah yang tidak dapat diukur dengan materi apapun. Saat ini Kathleen sudah berusia 4 bulan, seneng banget melihat dia tumbuh sehat dengan asupan asi yang cukup bagi perkembangannya. Saat ini aku mau share ke teman-teman mengenai pengalamanku dan Silvio merawat unsere kleine Mäuschen"Kathleen" kami.

Papa n Kathleen



Begitu Kathleen lahir kami langsung menelfon Hebamme kami. Hebamme itu adalah  bidan yang ngecek ibu dan bayi saat ibu dan bayi berada di rumah. Sampai umur bayi 2 bulan beliau akan pantau dan datang langsung ke rumah untuk membantu dan melihat perkembangan bayi kita. Semua fasilitas ini Gratis dibayarkan oleh asuransi. Dari jauh hari usahakan untuk mencari Hebamme, karena mereka juga punya pasien lain kalau penuh ya gabisa terima pasien baru. 

Bersyukur dengan  adanya hebamme ini sangat membantu terutama bagi ibu muda yang belum pernah melahirkan, jauh dari family  dan tidak tau detail merawat bayi. Tugas hebamme  ngecek kondisi ibu, jahitan pasca melahirkan, konsultan laktasi, nimbang bayi, ngukur tinggi bayi, mandiin bayi, gantiin popok, sampai ngurus puput puser. Walaupun saat ini kita bisa mencari informasi apa saja melalui internet, tetapi kehadiran hebamme bagi aku sangat membantu sekali terutama untuk memantau langsung perkembangan Kathleen.

New Baby Born
# Usia bayi  0-1 Bulan #

Menjadi ibu baru yang minim pengalaman dan jauh dari orang tua dan kerabat memang membuatku cukup kewalahan. Peran seorang suami untuk berkolaborasi mengurus anak memang sangat dibutuhkan. Minggu pertama sampai minggu keempat menjadi masa rawan pertengkaran bagi orang tua baru, dan itu terjadi diantara kami. 

Stres pun melanda karena harus melakukan semua aktifitas mulai dari merawat bayi, bersih-bersih rumah, mencuci, menyetrika ataupun memasak tanpa bantuan kerabat, semua dilakukan oleh kami berdua. Padahal badan ini belum pulih total setelah melahirkan, Otomatis kebebasan kami sebelumya berganti dengan aktifitas merawat bayi yang membutuhkan ekstra ketelatenan dan tenaga serta pikiran.


Kathleen usia 2 hari
Beruntung asiku lancar dan kathleen mempunyai asupan makanan yang cukup. Sejak pertama Kathleen pintar mencari puting ibunya. Tetapi walaupun asiku sangat lancar aku mengalami kelelahan fisik dan keteteran. Walaupun Kathleen sering tertidur tetapi frekuensi tidurnya minim hanya 1 jam dan bangun terus menyusui, sehingga aku kelelahan karena tidak bisa istirahat,  sedikit-sedikit Kathleen terbangun dan menangis.

Kalau di Indonesia orang tua baru biasanya pada malam hari begadang sampai subuh, tetapi berbeda dengan anak kami. Anakku itu sebenernya pengertian dengan orang tuanya, dia rewel  dan menangis terus pada sore hari sampai matahari tenggelam. 

Kathleen lahir saat summer dan kalau saat summer matahari tenggelam pukul 9 malam. Setelah matahari tenggelam dan gelap dia akan tertidur, tetapi saat terang mulai jam 2 sore sampai  malam dikit-dikit nangis, kalau dibaringkan menangis maunya minta digendong terus ,bener-bener rewel dan membuat ibunya kelelahan.

Akhirnya aku membaca diinternet bagaimana merawat bayi yang baru lahir. Dari situ aku mengetahui manfaat membedong atau Swaddling, tadinya aku berfikir kunolah pake bedong-bedongan udah ga jaman apalagi untuk yang tinggal di negara barat. 

Ternyata manfaatnya sangat membantu sekali bagi kami. Aku melakukan bedong hanya pada siang hari. Untuk tidur dimalam hari Kathleen tidak perlu dibedong karena boboknya teratur. Dulu sebelum dibedong tidurnya hanya 1 jam dan terbangun, tetapi setelah dibedong tidurnya bisa sampai 3 jam.

Dari artikel yang aku baca, ternyata penyebab bayi baru lahir sering terbangun karena kaget, akibat dari refleks kejut bawaan dari lahir atau biasa disebut refleks moro. Refleks  pada bayi baru lahir saat tidur ini berupa sentakan seperti kaget.  Dari informasi yang aku baca refleks ini membantu bayi beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. 

Saat tersentak kaget seringkali bayi tetap terlelap, hanya kedua tangannya yang terentang, dan kadang-kadang juga menangis. Saat bayi kaget juga menandakan otot-otot refleksnya bekerja dengan baik, sekaligus memperlihatkan daya pendengarannya berfungsi dengan baik.


Nyaman tidur dengan schlafsack
Pemeriksaan Dokter U1 dan U2

Sejak usia 0 bulan Kathleen setiap bulan melakukan kontrol ke dokter. Dokter di RS akan memberikan jadwal untuk kontrol setiap bulannya yang dikenal dengan U1, U2, U3 dst. "U" adalah singkatan dari Untersuchungen yang artinya pemeriksaan. Setiap anak memiliki buku yang harus selalu dibawa setiap kali kontrol ke dokter. Buku pertama berwarna kuning yang diberikan saat lahir. Dalam buku ini mencakup data pemeriksaan sejak lahir hingga usia 5 tahun (pemeriksaan U1-U9).

U1: Pemeriksaan pertama, ; Merupakan pemeriksaan pertama pada saat bayi baru lahir (saat berada di RS). · Pemeriksaanya meliputi pemeriksaan warna kulit, denyut jantung, respons refleks, tonus otot dan pernapasan · Pemeriksaan adanya malformasi, ikterus (kuning) dan tanda prematuritas. · Pengukuran berat lahir, panjang badan dan lingkar kepala. · Pemberian vitamin K untuk mencegah perdarahan.

U2: Pemeriksaan dasar (usia 3-10 hari) · Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan pada bayi yang biasanya dilakukan saat masih di RS. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik menyeluruh dari kepala hingga kaki. Dokter akan memeriksa adanya tanda defek atau malformasi. Mulai dari pemeriksaan kepala, ubun-ubun, pemeriksaan mata, pemeriksaan pendengaran, pemeriksaan paru dan jantung, pemeriksaan abdomen, tali pusat, genital, saturasi oksigen, hip dan USG. Pada saat pulang, bayi akan diberikan vitamin D dan tablet fluoride untuk kesehatan tulang dan gigi.

Perkembangan Berat badan tiap bulan :  

Usia 0 bulan BB : 3,4 Kg   ;   Panjang : 53 cm   ;  Lingkar kepala : 35 cm
Usia 1 bulan BB : 4,4 Kg   ; Panjang : 55 cm   ;  Lingkar kepala : 36,5 cm

(tidak perlu kuatir apabila  BB bayi mengalami penurunan setelah 5 s/d 7 hari, hal ini normal karena berat bayi yang turun ini merupakan cairan yang hilang dari tubuh bayi. Saat di dalam rahim, bayi hidup di dalam cairan, sehingga saat lahir bayi membawa banyak cairan ekstra. Cairan ekstra dalam tubuh bayi ini akan hilang secara perlahan dalam beberapa hari setelah bayi lahir, sehingga berat badan bayi pun ikut turun)

# Usia bayi  2 Bulan #

Setelah 40 hari jangan lupa minta janji ketemu juga sama dokter kandungan untuk cek lebih lanjut. Kunjungan ini untuk mengecek kondisi rahim pasca melahirkan, mengecek Jahitan kalau kamu melakukan operasi Cesar seperti aku. Dokter juga akan bertanya apakah kita akan berKB dan Kb apa yang akan kita jalani. Kalau kamu memutuskan untuk KB suntik, pil, atau spiral pastinya diperlukan janji lebih lanjut lagi untuk berkomunikasi dengan dokter kandungamu.

Di Jerman bayi-bayi tidak setiap hari dimandikan, cukup seminggu 2 kali dimandikan di badewanne. Biasanya setiap hari hanya di lap (waschen)  dengan air dan washlap yang diberi sedikit sabun. Tidak seperti di Indonesia harus setiap hari mandi, karena disini udaranya dingin, kalau bayi dimandikan tiap hari dan memakai sabun banyak-banyak, akan menyebapkan kulit menjadi kering. Jangan lupa setelah menuang air pastikan suhu air 37 derajat celcius, gunakan badethermometer untuk mengukur suhu air.



Saat memandikan bayi pun tidak boleh terlalu lama agar bayi tidak mudah kedinginan. dianjurkan menutup pintu dan jendela terlebih dahulu agar bayi tidak menjadi kedinginan. Sesudah dimandikan langsung dibungkus dengan handuk yang bertudung kepala supaya mudah mengeringkannya. Sebagai tambahan disarankan untuk memiliki Warm Lampe (lampu penghangat) yang biasanya diletakkan diatas Wickeltisch (meja untuk mengganti popok bayi) agar bayi  tetap hangat saat dikeringkan sehabis mandi, atau saat diganti popoknya :)

Waspadai juga dengan konstipasi pada bayi, dimana kondisi bayi susah bab atau sembelit. Sembelit memang jarang terjadi pada bayi baru lahir, apalagi yang diberi ASI. Hal ini karena dalam ASI memiliki kadar laktosa yang tinggi yang dapat mencegah terjadinya konstipasi. Namun, pada bayi baru lahir yang diberikan susu formula, konstipasi atau sembelit mungkin saja terjadi. Biasanya apabila hal ini terjadi bayi akan menangis tanpa berhenti dan rewel, walaupun sudah diberikan susu.

Biasanya aku akan melakukan kompres pada perutnya menggunakan kompres perut untuk baby dan selalu sedia Kümmel Öl. Kümmel Öl ini manfaatnya sama seperti minyak telon, memberikan rasa hangat pada bayi. Usapkan pada perut bayi dan dimassage memutar searah jarum jam. Biasanya setelah ini bayi bisa buang gas.  



Pemeriksaan Dokter U3

U3 adalah pemeriksaan neurologis ( dilakukan di Kinderarzt Praxis) dan pemeriksaan pertama ini memakan waktu yang lama. · Pertama bayi akan ditimbang, diukur panjang badan dan lingkar kepala untuk menentukan status nutrisi. Lalu dokter melakukan pemeriksaan fisik, refleks, kontak mata, respon terhadap suara dan kemampuan mengangkat kepala. Orang tua juga akan ditanya tentang kebiasaan minum, defekasi dan kecenderungan alergi. Dokter anak akan memberikan informasi tentang nutrisi, ritme tidur dan bangun. Pemeriksaan sendi panggul lebih seksama untuk mendeteksi adanya deformitas kongenital. Pada usia ini kelainan ini bisa dengan mudah dikoreksi.

Perkembangan Berat badan tiap bulan : 

Usia 2 bulan BB : 5,4 Kg ; Panjang : 57,5 cm ; Lingkar kepala : 36,5 cm
 
# Usia bayi 3 Bulan #

Diusia 3 bulan kathleen sudah jarang menangis, dan tidak selalu minta digendong. Dalam mendidik kathleen aku memang menerapkan mix didikan barat dan Indonesia. Didikan barat yang melatih anak untuk mandiri sejak kecil kami terapkan juga kepada anak kami. Kami mulai menerapkan agar kathleen mulai tidur dikamar sendiri. Sebelumnya kathleen memang tidur satu kamar dengan kami, walaupun menggunakan stuben wagen sendiri. 

Pertama-tama kami memulai cara ini, harus dibutuhkan tekad tega untuk kebaikan. Pastikan anak sudah disusui dan dalam keadaan kenyang. Lalu pastikan juga popoknya baru dan kenakan pakaian tidur  (schlafanzug) yang bersih, dan schlafsack, (selimut berbentuk kantung tidur yang dipakaikan kebadan bayi seperti baju) untuk menggantikan selimut biasa untuk mencegah hidung bayi tertutup selimut.


Kathleen saat tertidur di kinderbett
Selama 4 hari pertama menerapkan cara ini, setiap kami tinggal kathleen akan menangis sekejer-kejernya, kadang-kadang sampai suaranya hilang. Setiap 15 menit kami masuk kekamarnya untuk coba menenangkan kathleen dan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja dan kamu harus tidur sendiri karena sudah besar. Usahakan untuk tidak memandang matanya, dan jangan pernah mengangkat anak dari bednya. 

Setelah itu kembali lagi 20 menit kemudian dan ditinggal lagi, begitu seterusnya sampai anak tertidur sendiri. Menangis adalah senjata anak, pasti awalnya akan merasa kasihan dan tidak tega, tetapi yakinkan bahwa pola ini untuk kebaikan anak dan juga sangat membantu bagi orang tua yang merawat anak tanpa bantuan kerabat.  Paling lama kathleen menagis 40 menit, dan hari-hari berikutnya kathleen sudah terbiasa tertidur sendiri.

Agar bayi nyaman berada dikamarnya, jangan lupa perhatikan juga suhu kamarnya. Suhu kamar  ideal untuk bayi adalah 16-20 celcius, yang berarti tidak terlalu dingin dan tidak terlalu hangat.  Dan untuk mengecek bayi apakah ia kedinginan atau kepanasan, yang paling optimal adalah dengan memeriksa dibagian belakang leher (pundak) bayi, akan teraba dingin jika ia kedinginan atau berkeringat jika ia kepanasan.


Kathleen's Zimmer
Jalan-jalan di sekitar lingkungan rumah setiap hari merupakan hal yang wajib bagi masyarakat Jerman. Mereka tidak peduli akan cuaca buruk pada hari itu, jangan heran kalau saat hujan tetap saja ada orang tua yang mendorong kinderwagen untuk mengajak anaknya menghirup udara yang fresh.  

Mereka biasanya menyiapkan pakaian terbaik untuk anak mereka yang mampu melindungi tubuh saat cuaca di luar tidak bersahabat. Para orang tua di Jerman memang membiasakan mengajak balitanya ke luar rumah untuk sekadar duduk-duduk di taman atau menghirup udara segar.
 

Pemeriksaan Dokter U4

U4: Usia 3-4 bulan Setiap kontrol akan dilakukan pengukuran berat badan, panjang badan, lingkar kepala. Lalu dilanjutka  pemeriksaan fisik, sistem organ, mata, telinga. Pemeriksaan refleks, motorik, kemampuan meraih benda dan intensitas kontak mata, pemeriksaan penglihatan dan pendengaran . Pemberian vitamin D dan fluoride untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, dan pembentukan tulang dan gigi.



Kathleen Usia 3 bulan
Perkembangan Berat badan tiap bulan :  
 Usia 3 bulan BB : 6,1 Kg ; Panjang : 64 cm ; Lingkar kepala : 40 cm

Imunisasi setiap bulan :
  • Usia 0 bulan : Imunisasi Hepatitis B 
  • Usia 1 bulan : Imunisasi Hepatitis B 
  • Usia 2 bulan : Imunisasi Tetanus, DPT, Pertusis, Indluenza, Polio, 
  • Usia 3 bulan : Imunisasi Tetanus, DPT, Pertusis, Indluenza, Polio, (sama dengan bulan ke 2) 
*Kami sebagai orang tuamu berusaha sebaik mungkin menjagamu. Dan tidak lupa dalam setiap doa, kami sebut namamu agar Tuhan pun campur tangan menjagamu, dan mengajarkan kesabaran bagi kedua orang tuamu untuk mendidik dan membesarkanmu dengan kebahagiaan*. 


Demikian shareku kali ini, semoga bermanfaat terutama untuk kalian yang menjadi orang tua baru. kalian bisa mengikuti cerita lainnya tentang milestone babyku, berikut storynya:


https://www.bojonesilviostorylife.com/2018/03/merawat-bayi-7-9-bulan.html

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku. 

Grüße