content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Monday, 3 October 2016

GUTEN MORGEN alles, weeeghhh dingin sekali Udara di Jerman saat ini. Padahal baru memasuki musim Herbst tapi hujan terus dan matahari sembuyi dibalik awan. Hari ini aku mau cerita kekalian hal apa saja yang harus kalian urus ketika tiba di Jerman. Saat ini sudah bulan ke 3, aku menetap di Jerman, jadi ingat kesibukanku pertama kali tiba di negara ini. Ada beberapa Hal yang harus aku urus ketika aku tiba pertama kali di Jerman salah satunya adalah Aufenthaltstitel,  atau kartu Identitas mengenai data diri kita, atau KTP kalau diIndonesia, selain lapor diri untuk membuat Meldebestätigung, dan membuat Kartu Asuransi Kesehatan. Nah untuk lebih jelasnya akan aku share satu persatu supaya kalian bisa  lebih  jelas.


Lapor  diri ke Landslord 

Karena kamu mau tinggal disuatu tempat yang baru, otomatis Kamu harus lapor diri dulu sebagai Warga baru. Landslord disini maksudnya adalah pemilik wohnung di mana kita akan tinggal. Sebenarnya tidak wajib, jadi bisa ya dan juga tidak harus. Karena disana tetangga juga cuek dengan urusan pribadi kalian, atau bahasa halusnya menghargai pribadi masing-masing orang, tidak akan kusuk-kusuk dibelakang meributkan dengan siapa kalian tinggal saat ini. Kalau di Indonesia pasti sudah jadi pergunjingan kalau kita tinggal dengan orang baru dan tidak lapor, padahal itu adalah suami atau istri sendiri. Tapi di Jerman orang selalu menghargai setiap privasi setiap orang, dan sudah lumrah jika tinggal bersama tanpa menikah. Itulah salah satu perbedaan budaya antara timur dan barat. Tapi untuk aku sendiri waktu itu suamiku melapor bahwa saat ini sudah menikah dan tinggal bersama dengan istri WNA.

Membuat Meldebestätigung

Meldebestätigung adalah surat domisili tempat tinggal kamu. Mengurusnya di kantor Einwohnermeldeamt dikota tempat tinggal Kamu. Untuk pengurusannya kurang lebih 2/3 hari sudah jadi. Data diri nama, alamat, tanggal pembuatan, dan stempel pengesahan. Surat ini sebagai data diri bahwa kamu terdaftar tinggal di Kota tempat domisili kamu. Kabarnya Kalau kita pindah Kota, kita harus mendaftar atau lapor diri di Einwohnermeldeamt tempat domisili kamu.

Membuat Aufenthaltstitel
Kartu ini sangat penting bagi kita yang akan menetap disini, semacam KTP kalau kita berada diIndonesia. Dalam setiap kegiatan formal (berurusan dengan lembaga formal, ke dokter, sekolah, pekerjaan, kedutaan, asuransi, dll kartu ini selalu digunakan), itulah mengapa kartu tersebut menjadi sangat penting kepemilikannya.  Masa berlaku kartu biasanya berbeda-beda di setiap Bundesland-nya dan berbeda setiap peruntukannya (baik mengikuti suami atau istri, belajar, bekerja atau lainnya). Untuk imigran baru seperti aku  yang pindah dengan alasan mengikuti suami, aturan masa berlaku Aufenthaltstitel pertamaku adalah satu  (1) tahun. Untuk penduduk asli Jerman mereka memegang kartu PERSONALAUSWEIß, sedangkan untuk pendatang atau immigrant, kita mendapatkan kartu Aufenthaltstitel. Keduanya intinya sama sebagai identitas personal diri kita. Untuk membuatnya kita harus membuat di kantor LANDRATSAMT tempat tinggal kamu. Kalau saya membuat di kantor Landratsamt Delitsch.

Berikut adalah hal yang saya lakukan untuk membuat Aufenthaltstitel :
  1. Hubungi pihak Landratamt untuk membuat janji pertemuan (Termin) untuk pembuatan Aufenthaltstitel  .
  2. Isi formulir yang dikirimkan oleh pihak Landratamt dan bawa ke Landratsamt sesuai waktu pertemuan yang sudah di sepakati (Termin).  
  3. Kalau sudah dapat termin kita tinggal datang untuk membuat Aufenthaltstitel, datang ke Landratsamt  Regional tempat tinggal kita. Waktu datang menemui petugas didepan pintu petugas, aku melihat papan dengan tulisan berbagai Abjad. Karena nama aku Widirahayu, aku datang ke pintu untuk inisial nama W. Hehehe begitulah di Jerman mungkin supaya memudahkan ya.  
  4. Foto terbaru, aku sendiri pakai pass foto yang 80% wajah yang aku bawa dari Indonesia. 
  5. Paspor asli , dan pertanyaan singkat seperti warna mata, tinggi badan, dan juga cap sidik jadi pakai biometrik kaya di Jakarta, tapi hanya jari telunjuk kanan kiri aja. terus dikasih kuitansi untuk membayar.
  6. Untuk biayanya sebesar 120 Euro.  Pembayarannya dimesin otomatis bukan di zimmer si petugas. Kalau di Indonesia seperti bayar ke bank trus balik lagi keruangan lagi. Waktu itu Silvio yang melakukan pembayaran dan aku hanya menunggu didalam ruangan. Serahkan kuitansi yang sudah kamu bayarkan dan akan langsung diselesaikan oleh petugas.
Kartu yang dibuat tidak langsung jadi. Tetapi kurang lebih sekitar 1 sampai 2 bulan kartu kamu baru jadi. Nantinya kamu bisa ambil di Landratsamt di perwakilan kota terdekat, bukan dilandratsamt Regional tempat disaat kamu membuat  Aufenthaltstitel.  Oh ya pada saat kamu membuat Aufenthaltstitel, jangan lupa untuk minta dibuatkan surat pengantar untuk kursus bahasa Jerman di Volhokschule dikota terdekat tempat kamu tinggal. Karena tanpa surat ini kamu tidak bisa ikut kursus yang disediakan pemerintah Jerman bagi para pendatang.

Membuat Kartu Asuransi Kesehatan
Sewaktu aku berangkat ke Jerman, sebenarnya aku sudah punya asuransi yang aku beli di Indonesia. Tetapi itu hanya untuk beberapa bulan saja ya. Jadi ketika aku tiba, aku langsung mengurus surat Asuransi kesehatanku. Biasanya jadi satu dengan asuransi milik suami. Untuk pilihannya ada banyak pilihan tetapi aku menggunakan AOK Ausransi. Untuk Syaratnya hanya pasport dan  Meldebestätigung dan Akte pernikahan kita.

Demikian share aku kali ini untuk teman-teman yang akan menetap di Jerman. Semoga tulisan ini bermanfaat, dan bisa menjadi petunjuk bagi teman-teman yang akan memulai kehidupan baru di Jerman. 

Kalian bisa mengikuti blogku selanjutnya Klik Disini untuk mendapatkan informasi bagaimana cara memperpanjang Aufenthalstitel di Jerman dan persyaratannya.

Jika tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman, jangan lupa untuk meninggalkan komentar bagi kemajuan penulis. jika ada pertanyaan teman-teman dapat sampaikan melalui email. Sungguh senang dapat berbagi dan saling membantu.   

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

GRÜß E



Posted in

7 comments:

  1. hai mbakyu yang dari Jogja salam kenal aku dari Solo tinggal di Stuttgart, semoga kita bisa berteman mbk
    kebetulan aku jg mau menikah mbk di sini sama org jerman jg di bulan oktober tp karena kendala jd aku undur mungin bln dpn, sangat bermanfaat sekali infonya. mungkin selanjutnya aku tunggu info lain lainya. danke mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Priska salam kenal juga. Hehehe ralat year aku asli jakarta tapi tetep Wong Yojo juga sih Karena Ortu asli yogya. Aku kebagian kuliah dulu Di Atma Jaya Yogyakarta. Stuttgart kota besar, jadi Kamu Pasti betah tinggal disana, Kalau aku tinggal Di kota Kecil di Oschatz di Jerman Timur.
      Terimakasih u komentarnya semoga acara pernikahannya lancar ya.

      Grüße

      Delete
  2. Hallo mba, selamat siang. Mba saya mau tanya tentang nama setelah menikah, karena saya pakai family name suami saya di nama belakang saya. Apakah itu wajib dilaporkan ke KJRI terdekat? Dan apakah penambahan nama hanya dituliskan pada lembaran berikutnya Passport (di lembaran endorsement)? Jadi nama di Passport saya tetap nama asli saya yang sesuai Akta Kelahiran, bisakah mba? Tidak harus diganti kan nama Passport?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Eva,

      Sifatnya tidak wajib, tetapi Akan lebih baik jika pernikahan Kamu dilaporkan ke KBRI. Kalau Kamu mau pakai Familien name suami otomatis berarti harus lapor karenaUntuk penambahan Familien name nantinya Akan dicantumkan di paspor Kamu. Tampilan di paspor nanti Nama asli Kamu plus tambahan Nama suami. Kamu bisa lihat di blog saya mengenai penambahan Familien name suami. Kalau Kamu Akan tetap menggunakan Nama asli Kamu tanpa Familien name itu juga ga papa, tergantung nyamannya Kamu. Di cek dulu ya di tulisan blog ku Untuk penambahan Familien name, nanti kalau Ada pertanyaan boleh ditanya kan lagi. Grüße

      Delete
  3. Hallo mbak, mau tanya nih mbak, setelah satu tahun lalu ke depan nya living permission nya bagaimana mbak? Akan dapat berapa tahun dari Ausländeramt? Stepnya gmna ya mbak setelah setahun berakhir?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Eva,

      Setelah satu tahun Kamu harus memperpanjang resident permit Kamu di Jerman. Kebetulan saya baru mengurus sekarang Dan masih menunggu Aufenthaltstitel saya yang baru, dikirim dari Landratsamt. Nanti kalau saya sudah terima saya info di blog saya berikutnya mengenai perpanjangan Dan syaratnya. Sabar dulu ya Eva.

      Grüße

      Delete
    2. Eva untuk perpanjangan Aufenthalstitel bisa kamu cek di tulisan blog saya yg terbaru.

      Grüße

      Delete