content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Monday, August 15, 2016

TUHAN menjadikan segala sesuatunya indah pada waktunya, 14 Juni 2016 That Our  Memorable Special Moment For us. Setelah disibukkan dengan segala kerumitan dan lika-liku yang harus kami jalani selama persiapan pernikahan, mulai dari mengurus segala docs untuk persyaratan menikah di Indonesia dan Jerman, baik urusan docs gereja, maupun dikantor Catatan Sipil Jerman (Standesamt), survei gedung, mencari vendor untuk catering dan EO, mengurus undangan, mencari souvenir, dan masih banyak lagi tentunya, akhirnya hari bahagia itupun tiba. 

Kami menikah di Jerman dan Indonesia. Pemberkatan secara katolik di Gereja St Fransisxus Xaverius Tanjung Priuk Jakarta Utara, dan pendaftaran perkawinan di Catatan Sipil Jerman, serta resepsi untuk keluarga Silvio di Jerman. Sebelumnya aku sempat galau menunggu  doc single statement yang harus dikirim Silvio dari Jerman. 

Doc ini untuk menyatakan bahwa silvio tidak terikat dengan pernikahan. Gereja Katolik membutuhkan pernyataan tertulis dari pemerintah Jerman untuk kepastian statusnya. Untuk di Indonesia sendiri membuat surat ini hanya membutuhkan waktu 1 minggu sudah kelar, tapi di Jerman membutuhkan waktu 7 minggu untuk kelarnya. 

Aku sempat menghadap pastur bagaimana   bila docs belum juga datang padahal pernikahan tinggal seminggu lagi. Sebenernya tidak mepet ya  waktu membuat doc ini, tapi aku tidak menyangka prosesnya harus lama seperti itu. Apabila tidak datang dalam minggu ini, berarti tidak diumumkan digereja walaupun tetap diberkati di Gereja. Karena Paling tidak harus diumumkan 3 minggu berturut-turut sebelum due date. 

Akhirnya tepat hari rabu suratnya selesai, bisa dikirim by email saja sudah cukup. Aku langsung menyerahkan semuanya kegereja, dan tepat dimisa hari sabtu nama kami diumumkan di pernikahan gereja. Salah satu keajaiban dari Tuhan, yang sebelumnya hampir saja membuatku frustasi.

Special Thanks untuk Romo Mariyanto CM yang sudah membantu pemberkatan kami. Terimakasih juga romo Abie untuk kanoniknya in Deutsch Sprechen. Uniknya pada waktu pemberkatan pernikahan, Romo Mariyanto mengundang peserta khusus pernikahan  2016 untuk turut menyaksikan acara pemberkatan kami. 

Puji Tuhan bisa dibayangkan saat itu gereja full dengan  banyak umat yang mendoakan untuk kebahagiaan kami kelak. Acara Pemberkatan di Gereja berlangsung sakral dan berjalan lancar. Karena pengantinnya WNA, maka pemberkatannya dilakukan dalam 2 bahasa, Indonesia dan Inggris.


Menuju Altar Suci
Sungkeman (pertama kali dilakukan silvio meminta restu dri ortu)
Umat yang mendoakan kami
kerabat Silvio
Kami berdua dengan orang tuaku
Happy Mothers
Brother & sista & my cute nephew

Malam harinya kami mengadakan resepsi di Anjungan Yogyakarta, Taman Mini Indonesia Indah. tamu yang kami undang tidak banyak sekitar 150 undangan. Ada beberapa tempat yang sebelumnya aku survei,  di Taman Jasmine, Anjungan Jawa Tengah dan Anjungan Yogyakarta. Karena calon pengantin prianya tinggal di luar negeri, terpaksa segala urusan pernikahan kami diurus oleh aku sendiri. 

Huuuhhhhhhh sangat rumit dan melelahkan, tetapi dinikmati saja. Sebenernya aku jatuh cinta dengan Anjungan Jawa Tengah, interiornya jawani banget. Bukan hanya itu bagian luarnyapun rapi, dengan taman rumput hijau yang tertata rapi. Belum lagi ada miniatur candi Borobudur dan pendopo kecil yang biasa  digunakan untuk pergelaran sendratari Ramayana. Tapi karena tamuku hanya 300 undangan terlalu besar untuk kami, karena di tempat ini bisa menampung 1000 undangan. Untuk Teman-teman yang mau menikah ditempat ini, sewa gedungnya sebesar 10 juta rupiah untuk tahun 2016.

Akhirnya pilihan aku dan keluarga jatuh di Anjungan Yogyakarta. Dengan pertimbangan tamu yang tidak banyak, akhirnya kami memilih ditempat ini. Jujur Kalau untuk tempat memang jauh dari kesan mewah seperti di Anjungan Jawa Tengah. Anjungan Yogyakarta lebih kecil dengan gedung semi outdoor, kapasitas untuk tamu 300 sampai dengan 600 undangan. Terdapat satu pendopo utama dengan 2 patung arca besar didepan pintu masuk. 

Untuk halamannya sendiri dikelilingi Oleh konblok dengan parkiran yang luas. Memang untuk halamannya jauh dari kesan rapi, tidak ada hamparan rumput hijau bahkan terkesan kurang rapi, dan agak kumuh karena ada kandang ayam diarea dekat andong. Anjungan Yogyakarta baru saja selesai direnovasi di bagian luar, tepatnya area samping yang biasa dipakai untuk rias bagi keluarga pengantin. Dari informasi yang aku peroleh tahun 2017 nanti mereka akan renovasi total area pendopo. Jadi mereka close untuk tempat resepsi di tahun 2017 nanti. 

Untuk Biaya sewa gedung sebesar 7 juta, termasuk fan besar dan Kursi. Tetapi perlu diperhitungkan juga apabila teman-teman Ingin menikah di tempat ini, karena harus memperhitungkan dengan tiket masuk. Tiket masuk TMII dikenakan biaya 10.000 rupiah per orang dan tiket mobil Rp. 10.000, mereka memberikan diskon 50 % bagi tamu undangan . Jadi untuk satu undangan berlaku untuk 2 orang tiket masuknya Rp. 10.000.
  
Anjungan Yogyakarta dimalam hari (becek karena habis hujan)
Dekorasi Entrance
Dekorasi Buku Tamu
Pergola pintu masuk, dengan 2 lukisan kami
menuju pelaminan

Bila Kalian akan menikah ditempat ini Kalian harus menggunakan catering rekanan gedung yang dimonopoli Oleh Pasar Minggu Catering. Bahkan pada saat saya booking tempat, pegawainya pun masih kekeh tidak boleh pakai Catering dari luar. Tetapi Setelah beberapa bulan keputusan mereka berubah, penyewa gedung boleh menggunakan catering dari luar tapi tetap dengan kekeh dekorasi harus dari gedung. 

Ternyata mengapa harus dekorasi dari gedung juga, karena ada salah satu pegawai mereka yang punya usaha dekorasi pelaminan dan gedung, jadi suka tidak suka harus menggunakan jasa mereka (loh kok jadi terkesan memanfaatkan ya, padahal belum tentu kita sreg dengan dekorasinya).  Beruntung karena sebulan sebelum hari H, aku bisa menggunakan dekorasi dari luar gedung. Walaupun tidak glamour tapi better dari dekorasi standart bawaan Anjungan Yogyakarta. Kok bisa dari luar padahalkan awalnya mereka kekeh, hemmm panjang ceritanya. Masih ada charge lain-lain, apabila teman-teman bawa catering dari luar.


Dekorasi meja VIP
Decoration dessert table
Decoration Buffe
Decoration gubukan
Pelaminan kami

Karena boleh Catering dari luar untuk Cateringnya aku menggunakan jasa Sawargi Service, marketingnya dengan teteh wulan. Sudah tahukan rekomendasinya tentang catering ini, sudah banyak yang menggunakan jasa mereka dan data-rata puas. Saya ambil paket all termasuk dekorasi kecuali periasnya saya contact sendiri dengan Putri Nawangsari. 

Untuk makanannya enak menurut tamu, aku pake organ tunggal dengan pilihan lagu mayoritas barat, singers nya ada 2 orang salah satunya mbak helen. Untuk MC nya bagus banget jawani den, dengan Bapak Jayadi. CP nya 08129990831. Pengalaman Waktu pernikahan kerabat yang menggunakan adat Yogyakarta, tetapi pada saat Kirab MC nya tidak fasih bahasa Jawa kromo, alias Jowo KW. Sehingga pada waktu Kirab jauh dari Kesan sakral. 

Tapi pak Jayadi top kok, jowo tulen dan suaranya bagus lho pak, suwun sudah menyumbangkan lagu di pernikahan kami. Untuk foto studio aku pakai jasa Rientop's photo HP: 08129341487. Untuk undangan aku pake jasa Mangunwerdoyo di Yogyakarta, HP. 085643224679 bisa by email lho undangannya banyak yang bagus, enggak pasaran dan harganya competitive. Untuk souvenir aku hunting dipasar Asemka.


Our Master of ceremony
Our Singer and Organ tunggal
Aku ada sedikit kekecewaan dengan Putri Nawangsari, bukan pertama kali keluarga kami menggunakan jasa perias ini. Karena jujur riasannya sangat jawani dan bagus hasilnya. Kami sudah 3 kali menggunakan jasa Perias Putri Nawangsari pimpinan tante Naning. Sudah paham bagi kami apabila mau menggunakan jasa beliau maka kami harus booking dari 1/2 tahun sebelumnya, dan DP Rp. 500.000 dengan harapan kami bisa menggunakan jasa beliau. 

Untuk survei baju pengantin dan fitting baju bisa dengan pegawai beliau mba nur, orangnya sabar dan helpful. Kami sudah membooking jasa tante Naning dihari special kami, dan tolong diingatkan pada saat saya menikah beliau yang rias. Karena di Putri Nawangsari ada 2 perias tante Naning dan Mas Atmo. Terakhir aku fitting baju dengan Silvio info dari Mba Nur beliau akan merias untuk Pemberkatan, dan pada saat di gedung akan dirias Oleh Mas Atmo. Ibuku sudah panik mendengarnya kok bisa padahal kami sudah booking jasa beliau 1/2 tahun sebelumnya artinya beliau akan menemani aku sampai Kirab digedung, dan memang seperti itu biasanya.

Tetapi alasan mereka karena pemberkatannku siang jam 12 mereka merias aku dari pagi dan jeda acara dari Pemberkatan ke resepsi cukup lama jadi beliau ambil riasan ditempat lain. Walaupun untuk riasan di gedung hanya tinggal touch up saja, tinggal meneruskan riasan pakem yang sudah dikerjakan oleh beliau sebelumnya, tetapikan sebagai costumer mereka saya mau ya beliau bisa menemani saya sampai kirab seperti biasanya, dan beliau juga yang memberikan touch up kesaya. 

Hemmmm aku Cuma bisa menahan diri dan berusaha untuk tidak marah. Informasinya beliau menerima job di hari yang sama karena malamnya ditempat yang satu ada acara panggih, yang mana beliau harus memandu. Tetapi kan tidak bisa seperti itu. Saya sempat mengirimkan WA ke beliau menanyakan perihal tersebut, dan jawabannya jangan kuatir mba karena Mas Atmo riasannya pun bagus dan saya jamin. 

Sebagai calon pengantin orang tuaku mengingatkan aku untuk pasrah dan lebih baik berdoa untuk kelancaran pada saat hari H nanti. Walaupun agak kecewa berusaha untuk menghibur diri dan terus berpikiran positif. Semoga kedepannya Putri nawangsari bisa lebih mengutamakan komitmen dan service total ke costumer, jika komitmen dengan salah satu costomer harus diselesaikan sampai tuntas.


Cucuk Lampah
Kirab  Manten
Kirab Manten
Our Parents
Wedding Kisses
My Family
Sista & Brother
Among Tamu
Hebrink kan gayanya
My guest book girls
Jawani kece badai

Dan Puji Tuhan pada saat hari H itu semuanya bisa berjalan dengan lancar. Mulai dari acara siraman, malam midodareni dengan acara doa di rumah kami, Pemberkatan, dan acara resepsi digedung. Langit Sangat cerah pada saat acara berlangsung walaupun sorenya Taman Mini sempat diguyur hujan. Tetapi berkat doa dari semuanya kami bisa menyelesaikan semua acara dengan selamat. 

Kesan dari tamu yang hadir juga meninggalkan kesan yang baik, selain mungkin juga penasaran karena pengantin lelakinya bule yang menggenakan pakaian Adat  Pengantin Basahan Yogyakarta. All Guests wanna take the picture with bridegroom (mungkin jarang-jarang ada pengantin bule). Dan aku sebagai orang Indonesia bangga memperkenalkan budayaku kepada suamiku dan keluarganya. 

Thanks untuk Mas Atmo yang sudah membuat aku tetap cantik dihari H saat resepsi, walaupun hanya meneruskan riasan sebelumnya. Thanks untuk teteh Wulan dan sawargi, dan panitia, teman2 semua, kerabat yang tidak bisa kusebutkan diblog ini. Thanks Jesus for everything for all peoples arround me.


You and Me
See yaa and Thanks
kalian bisa mengikuti ceritaku berikutnya mengenai pernikahanku di Jerman, dengan mengklik dibawah ini ;

https://www.bojonesilviostorylife.com/2016/09/menikah-di-catatan-sipil.html

 https://www.bojonesilviostorylife.com/2017/12/resepsi-pernikahan-kami-di-jerman.html

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.
 
Efin And Silvio