content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Thursday, May 26, 2016

Saat ini aku sedang mempersiapkan pernikahanku dengan silvio. Kebetulan pemberkatan akan dilakukan di Indonesia, dua kali resepsi, di Indonesia dan Jerman. 

Sementara untuk legalisasi, aku akan menikah di Standesamt di Jerman. Mulailah aku disibukkan dengan urusan surat-surat, dan birokrasi yang ada di Indonesia. Thanks to my Lord karena aku bekerja dilapangan, sehingga bisa mengatur waktu secara flexible. 

Saranku untuk mempersiapkan semua dokumen ini paling tidak 6 bulan sebelum hari H, karena agak ribet dan menyita banyak waktu.

Berikut ini aku share langkah-langkah pembuatan visa menikah di Jerman. 

1. RT dan RW, Minta surat pengantar menikah, surat domisili, dan surat keterangan belum menikah,  dari RT dan RW                           
     
2. Kelurahan, Surat yang sudah di stempel RT dan RW dibawa kekelurahan. Masalah mulai timbul disini, petugas front desk menginformasikan bahwa surat domisili tidak bisa diterbitkan lagi berdasarkan SK gubernur, kalau domisili sama dengan KTP maka tidak perlu lagi surat domisili. Mulailah panik dan sipetugas front desk yang kekeh tetap mengatakan tidak bisa, walaupun aku jelaskan bahwa surat domisili sebagai syarat wajib yang harus dipenuhi. 

Akhirnya aku pun bersikeras untuk bicara langsung dengan atasannya, singkatnya akhirnya Surat itu bisa aku peroleh dengan bernegosiasi dengan mereka. Katakan Surat domisili ini merupakan salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi, dan ID Card kita sendiri tidak berlaku di LN, sehingga butuh keterangan dari pemerintah RI mengenai daerah domisili kita. 

Itu syarat resmi yang harus dibuat untuk legalisasi di Kedutaan. Dan apabila ketika berbicara dengan petugas front desk tidak berhasil, lebih baik bicara langsung dengan atasan mereka, agar segera bisa diambil keputusan.

3. Kecamatan, Surat domisili tadi dibawa kekecamatan dan di legalisir, jangan lupa minta specimen pak Camat sekalian, karena nanti di Kemenkumham akan dicocokkan apakah sama di document  dengan specimen pejabat setempat. 

4. Catatan Sipil atau KUA, karena aku beragama nasrani aku membuat Surat keterangan belum menikah dan akte kutipan ke 2 di Catatan Sipil. Untuk akte kutipan ke2 ini tidak bisa dibuat di Suku Dinas karena semua akte berpusat di Dinas Catatan Sipil di grogol. Alamatnya JL Letjen. S. Parman No. 7 Tomang, Grogol Petamburan. 

Dokumen yang kita bawa dari kelurahan dan Kecamatan dibawa untuk didaftarkan dan membuat SKBM. Jangan lupa minta specimen tanda tangan kepala dinas di kepegawaian di Lantai 3 . 

Jadi ada 3 berkas yang diurus disini Surat Keterangan Belum Menikah, Akte Kelahiran Kutipan ke2 , dan Specimen Kepala dinas, lama pembuatannya selama 1 minggu.

5. Kemenkumham, lokasinya  didaerah kuningan diseberang Pasar Festifal. Langsung naik ke lantai 3 ke bagian AHU atau Imigrasi. Ditempat ini antriannya cukup panjang tetapi cepat pelayanannya. Jangan lupa untuk ambil nomor antrian. Siapkan docs asli dan FCnya @ 1 lembar, dan jangan lupa materai sesuai jumlah yang akan dilegalisir. Untuk biayanya Rp. 25.000 per lembar. 

Specimen pejabat di Catatan Sipil dan Kecamatan akan di cross check di sini, makanya jangan sampai terlewat. Hal ini terjadi padaku, ketika semua sudah complete, satu doc Surat domisili dari Kecamatan tidak disertai specimen Pak Camat. Mereka bilang maaf suratnya tidak bisa diproses, whattttttttssss noooo aku sudah menghabiskan tenaga kesana kemari dan ditolak. 

Akhirnya aku minta lagi bertemu dengan atasan mereka dan bernegosiasi agar specimen dikirim by fax atau email. Akhirnya si ibu mengijinkan specimennya diberikan saat pengambilan doc. Thanks my "Jesus" tidak mungkin kan kalau aku harus mondar mandiri dan suratku ditolak karena tidak complete. Untuk waktu penyelesaiannya 3 hari surat sudah bisa diambil.

6. Departmen Luar Negeri, lokasinya ada di Jl.Pejambon No. 6, Gambir. Kalau dari arah senen setelah melewati hotel Amaris ada plang RSPAD belok kekiri ikuti jalan. Kantornya deket dengan Gereja Imanuel. 

Masuk menuju ruang konsuler, jangan lupa persiapkan materai sesuai jumlah berkas yang ingin dilegalisir, karena jika tidak ada materai kita harus keluar gedung. Tidak ada foto copy center  di Deplu. Setelah mengantri tiba giliranku tiap berkas biayanya 10.000 dan lama penyelesaiannya 1 hari sudah selesai.

7. Kontak Penterjemah, untuk menterjemahkan semua berkas. Dibeberapa Standesamt ada yg semua docs diterjemahkan di Jerman, tetapi ada yang minta diterjemahkan di Indonesia. Masing-masing Standesamt mempunyai kebijakannya masing-masing. 

Penterjemah disini adalah penterjemah tersumpah yang  terdaftar di web kedutaan. Aku menggunakan jasa bapak Tayasmen Taka. HP: 081298839869 / 081315961306 di Jalan Pemuda I no.7 Rawamangun. Documents bisa dikirim by email dan diantar ke kedutaan. Beliau orangnya helpful, untuk lamanya 1 hari bisa langsung jadi, biayanya Rp. 150.000 per lembar terjemahan. Kalau 1 lembar akte kelahiran dan lembar sebaliknya yg dilegalisir oleh kementrian, jadi 1 berkas akte kelahiran RP. 150.000 @ 2 : RP. 300.000 (if you read my writing, thanks for your help Mr Kaka)

8. Vollmacht zur Anmeldung der Eheschliebung, surat ini dikeluarkan oleh Stamdesamt di Jerman. Isinya adalah kita memberikan kuasa kepada calon di Jerman, untuk menyerahkan semua doc kita ke Standesamt yang nantinya akan dilanjutkan ke Pengadilan Tinggi di Kota kita menikah. Formatnya -masing Standesamt berbeda, jadi minta pasangan untuk mengirim by email. 

Surat ini nantinya akan ditanda tangani di Kedutaan, jadi tidak perlu ditandatangani dulu dirumah. Untuk mengisi surat ini sebenarnya ada yang mengisi bersama dengan penterjemah, tetapi isi surat Vollmachtku tidak begitu banyak, aku minta silvio Kirim dalam 2 versi, Englisch dan Deutsch. 

Aku minta bantuan silvio untuk mengisinya, dan kita harus tahu apa maksud dan isi surat itu. Karena pada saat aku di Kedutaan aku ditanya apa maksud isi surat yang dikirim, aku jelaskan bahwa calonku yang menterjemahkan isi surat ke dalam bahasa Deutsch - Englisch. Aku sampai print email translation yang silvio Kirim ke aku.

9. Kedutaan Jerman, legalisir dokumen. Semua docs yang sudah dilegalisir di Kemenkumham dan Deplu dilegalisir di kedutaan Jerman. Tidak perlu membuat appointment langsung datang saja ke bagian konsuler. Pelayanannya sampai Pkl. 11.30, lokasinya di lantai dasar. 

Jangan lupa membawa Pasport untuk menyelesaikan segala urusan yang berhubungan dengan kedutaan. Biaya legalisir akte @ Rp. 300.000, legalisir SKBM sebesar Rp. 670.000, Vollmacht doc sebesar Rp.300.000, dan legalisir Pasport sebesar Rp. 300.000.

Aku mengirimkan docs yang sudah ready langsung ke silvio, menggunakan jasa DHL. Harganya Rp. 800.000 perkilo dan 2 hari sudah sampai di Jerman. Pastikan docs yang kamu kirim sudah complete, karena saya harus dua kali mengirim docs, otomatis mahal saudara-saudara. 

Tadinya pihak Standesamt said Vollmacht tidak perlu dikirim, padahal dari referensi beberapa blog yang saya baca, harus menyertakan Vollmacht pada saat calon kita menyerahkan semua surat-surat untuk penyelidikan di Court. Hemmm ternyata itu benar selain Vollmacht, mereka juga meminta copy last 3 months salary. 

Karena mahalnya DHL akhirnya pasrah juga menggunakan jasa Pos Indonesia. Lumayan untuk jasa pos internasional biayanya sekitar Rp. 300.000, sampai 4 sd 5 hari. Sebenarnya kalau waktunya tidak terbaru-buru lebih baik menggunakan Jasa Pos Indonesia, bisa dijadikan pilihan juga untuk menekan biaya, kalau waktunya masih panjang.

10. Ehefähigkeitszeugnis, atau Single Stetement or SKBM versi Indonesia, Surat ini adalah surat yang menyatakan Kalau calon kita single dan tidak terikat dengan pernikahan. Kalau Kamu mau menikah di Luar Jerman, surat ini sebagai pengantar dari pemerintah Jerman ke negara yang dituju untuk melaksanakan pernikahan. 

Sebenarnya bagi aku yang mau menikah diStandesamt Jerman tidak memerlukan surat ini, tetapi karena saya akan melaksanakan Pemberkatan di Gereja Katolik, maka Romo yang memberkati saya meminta surat ini juga, untuk memastikan bahwa calon mempelai tidak terikat dengan pernikahan. hemmmm disinilah perasaan kuatir galau dan stres bercampur. 

Bagaimana tidak untuk membuat Surat ini dibutuhkan waktu 7 minggu. God yang membuat stres adalah pihak Standesamt Jerman tidak tahu kapan surat itu jadi. Only wait and see, setiap ditanya kapan akan jadi. Menurut mereka Surat itu dari Standesamt dikirim lagi ke pengadilan tinggi di Kota besar, dan penyelidikannya sangat ketat. Entah karena penyelidikannya yang ketat atau apa, tetapi birokrasinya lebih parah dari Indonesia. Sedangkan di Indonesia surat seperti ini hanya butuh waktu 7 hari alias seminggu. 

Aku sangat stres dalam penantian Surat ini, karena aku harus kejar-kejaran dengan waktu yang mepet. Karena hampir mau pengumuman pernikahan digereja tetapi Surat belum datang juga. Tetapi Tuhan Yesus Maha baik, hari kamis surat sampai di Indonesia sehingga hari sabtu bisa diumumkan di gereja.

11. Bescheinigung Über die Anmeldung der Eheschließung, dokumen untuk mendaftarkan pernikahan kita di kantor Catatan Sipil Jerman. Disitu tertera tanggal pelaksanaan pernikahan, dan untuk pengurusan surat ini hanya 1 hari saja.

Dokumen yang harus disiapkan pihak calon mempelai WNA

1. Paspor
2. Verpflichtungserklärung, minta calon suami untuk membuat surat ini dikantor imigrasi. Surat ini sebagai jaminan bahwa Selama berada di Jerman ditanggung oleh pihak calon suami.(untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di blog saya sebelumnya)
3. Bescheinigung Über die Anmeldung der Eheschließung

Dokumen yang dipersiapkan Oleh calon mempelai WNI

1. Semua docs calon mempelai WNA dibawa kekedutaan, dan syarat lain yang bisa dilihat di Web Kedutaan Jerman di Jakarta.

Sebelum menyerahkan semua dokumen ke Kedutaan, terlebih dahulu membuat janji kekedutaan by web mereka. Lakukan make appointment dari jauh-jauh hari. Jangan seperti aku, sudah membuat appointment dari 2 bulan sebelumnya. 

Tetapi karena docs Silvio telat datang, aku langsung batalkan tetapi tidak melakukan appointment lagi, akibatnya ketika bulan mei mau apply visa appointment full booked sampai akhir Mei, ya ampun Tuhan. Akhirnya aku meluncur juga kekedutaan, info dari mereka agar aku mengirimkan email pribadi ke bagian visa untuk meminta schedule direct appointment. Alamat emailnya visastelle@jaka.diplo.de

Akhirnya keesokannya aku mendapat jawaban, sched untuk appointment visa dirrect seminggu kemudian. Ughhhh lumayan lah, kenapa lumayan karena sebenarnya aku sudah membeli tiket dari jauh hari. Seharusnya tanggal 21 mei aku ke Jerman bersama suami, tetapi karena keterlambatan docs harus di resched lagi, dan yaa biaya menjadi bertambah karena perubahan tiket pesawat. 


Saran aku apabila visa belum pasti jangan membeli tiket terlebih dahulu. Pastikan visa sudah ditangan baru membeli tiket. Sampai talisan ini dibuat aku masih menantikan Visa aku jadi. Mudah-mudahan ditanggal 17 Juni ini aku bisa berkumpul bersama suami di Jerman. 

Masing-masing orang memiliki kesulitannya sendiri dalam proses pembuatan Visa menikah di Jerman, dan aku yakin mereka memiliki cerita yang menarik Dan berliku didalamnya. Semoga pengalamanku ini bisa berguna untuk teman-teman yang akan, atau sedang melakukan proses pembuatan Visa menikah di Jerman. 

Apabila Ada pertanyaan silahkan mengirimkan pertanyaan, dan jika informasi dalam tulisan ini berguna bagi teman-teman mohon meninggalkan Saran yang sangat berguna bagi kemajuan penulis.  

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Jakarta, 25 Mei 2016
L O V E : Efin & Silvio
Reaksi:
Posted in

67 comments:

  1. Selamat siang, mbaa.. saya Michelle dari Makassar. kebetulan sedang urus nikah dengan WN Jerman juga.. saya mau tanya, waktu suami mba kirim berkas ke Indo pake deutsche Post, tiba di indo setelah berapa hari dan lewat apa sampainya? Pos Indonesia atau DHL?

    waktu itu kirim lewat Deutsche Post, pake sistem kiriman apa? soalnya ini saya lagi nunggu surat juga, tapi udah 2 minggu gak sampe.. :'(

    makasih mbaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe Semoga diberikan kesabaran yah. Pertama aku pake Deutsch post untuk urusan verplichtungserklärung waktu suami invite aku ke Deutschland, dan bener 2 minggu lebih baru sampai pake Deutschpost, karena waktu itu suami pake Deutsch post yang biasa. Belajar dari pengalaman itu karena doc penting Dan urgent suami pake DHL. Dua hari sudah sampai biayanya 70 euro. Kalo dri Germany aku enggak tahu Ada Kiriman paket International seperti EMS Nya Indonesia juga atau tidak. Cuma kalau Kamu mau Kirim doc ke calon Kamu di Jerman, Kamu bisa pake paket Internasionalnya Post Indonesia EMS, 2 atau 3 hari sudah sampai. Biayanya 300 ribu lebih murah dari DHL, biaya paket DHL 700 ribu, 1 atau 2 hari sudah sampai. Saya sudah coba keduanya, silahkan Angela pilih kalau urgent banget lebih baik pake DHL, tetapi Kalau masih Ada waktu Post Indonesia can to be your other choice because their service also satisfy. Regards

      Delete
    2. Makasih atas balasannya mba.. iya nih, sampe skrg belum nyampe.. saya mau suruh kirim ulang lagi pake DHL. Tapi kan sistem post disana, DeutschePost itu sama ama DHL, gak sama indo. Indo kan punya outlet DHL tersendiri. Jadi waktu itu suami mba kirim pake DHL Express lewat mana? Ke outlet DHL atau ke deutschepost tapi mintanya kirim DHL express?

      Makasih mba hehe

      Delete
    3. Halo Angela sepertinya aku sudah reply email Angela langsung by email yg lalu kenapa ha muncul di inbox ya. Haduhhhhhh mohon maaf kalo Ada kesalahan, saya jawab lagi direct disini. Menurut info suamiku langsung dateng ke outlet Deutsch post Dan bilang pengiriman untuk DHL express untuk 2 atau 3 hari sudah sampai. Iya Memang tidak semua Kota terdapat outlet DHL kecuali dikota2 besar.

      Grüße

      Delete
  2. Hallo Mba saya ingin bertanya dong. Saya punya rencana untuk menikah di Jerman. Tapi saya tinggalnya di Jakarta dan kebetulan saya asalnya dari Kupang. Kalau urus surat domisili. Akte dan SKBM waktu itu Mba langsung urus sendiri atau basa diwakili.

    ReplyDelete
  3. Hallo Mba saya mau bertanya kalau pembuatan surat domisili. Akte dan SKBM waktu Mba buat bisa diwakili atau harus buat sediri. Soalnya skarang saya tingglnya jauh dari daerah asal saya.

    ReplyDelete
  4. Hallo mery, untuk pembuatan akte, SKBM, dan Surat domisili sepertinya bisa diwakilkan kalau memang kamu saat ini jauh dari domisili adalah. Waktu itu memang segala urusan saya urus sendiri, coba minta keluarga kamu untuk menanyakan langsung ke kelurahan dan Dinas Catatan Sipil apakah bisa diwakilkan karena kendala jarak. Logika saya sih bisa diwakilkan. Demikian penjelasan saya.

    Grüße

    ReplyDelete
  5. Akhirnya visa keluar setelah nunggu berapa lama sejak apply mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo sylvia waktu itu visa keluar setelah 1 minggu setelah apply. Karena waktu itu waktunya mepet banget,saya terlanjur beli tiket pesawat minta tlg u tdk resched pesawat u ke 3 kalinya.

      Grüße

      Yosefin

      Delete
  6. Mbak syarat mengajukan Visa menikah apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Rieya bisa dibaca di Blog ini, dokumen yang harus dipersiapkan oleh Kedua calon mempelai. Kalau belum jelas bisa langsung Lihat Di Web kedutaan besar Jerman di Indonesia.

      Grüße

      Delete
  7. Mbak, sy udh apply visa menikah dr tgl 22 dec tp sampai tgl 6 jan blum ada info dr kedutaan...apa musti nunggu hingga 4 minggu? Thanks Wenny

    ReplyDelete
  8. Halo wenny,

    Untuk pembuatan visa menikah memang agak lama di bandingkan membuat visa schengen. Bisa lebih dari 4 minggu, kenapa saya bisa cepat,karena saya mengajukan request khusus Untuk visa saya, berhubungan dengan tiket yang sudah terlanjur saya beli. Bersabar dulu yaa karena biasanya memang membutuhkan waktu Untuk penyelidikan dikantor admin Jerman. Tidak perlu menelpon atau mengirimkan email, biasanya kalau sudah clear segera akan dihub by email.

    Demikian penjelasan saya.

    Grüße

    ReplyDelete
  9. Wie geht's mba Efin? Saya mau nanya surat domisili perlu dilegalisir di kemenkumham, kemenlu dan kedubes juga atau tidak? Email saya lieniekawati@gmail.com kalau mba mau bales by email. Vielen Dank!!

    ReplyDelete
  10. Untuk Surat domisili tidak perlu di legalisir di ke 3 tempat yang Kamu sebutkan. Semoga sukses ya.

    Grüße

    ReplyDelete
  11. Mba, mau nanya dong mba. Kebetulan saya juga Katolik, mba ketika kita ntar sudah menikah legal di Standesamt, nah kita mau pemberkatan di gereja Katolik, berarti pihak Catatan Sipil dari Indonesia gak perlu lagi ya mba? Karena kita sudah menikah legal di Standesamt, Germany. Mba dulu gmna ya? Saya bingung untuk hal ini. Thank you, mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau Kamu sudah menikah legal di standesamt jerman ga perlu pengurusan Surat belum menikah di Catatan Sipil Indonesia. Tapi Setelah menikah di Standesamt Jerman, Kamu harus lapor diri ke kedubes RI di Jerman bahwa Kamu sudah melakukan pernikahan di Catatan Sipil Jerman, dan Kamu juga harus melaporkan pernikahan Kamu di Catatan Sipil Indonesia berbekal Surat dari kedutaan RI di Jerman. Ini yang belum saya lakukan lapor diri di kedutaan RI perihal pernikahan saya di Standesamt Jerman. Demikian penjelasan saya.

      Grüße

      Delete
    2. Selamat pagi mba. Terimakasih balasannya. Pertanyaan selanjutnya mba, mengenai pemberkatan pernikahan di gereja katolik di Indonesia bisa ya mba? Maksud saya Pastor atau Romo terima ya mba pernikahan legal di Standesamt di Jerman, namun pemberkatan di Gereja Katolik di Indonesia (semisal di Gereja Katolik yg di Jakarta or Medan asal domisili saya)? Saya masih ada pertanyaan tentang pemberkatan Katolik.
      Apakah Romo terima mba untuk pemberkatan pernikahan Katolik (saya yang Katolik) dan non Katolik (calon saya, yang pada umumnya disana kebanyakan Atheis)?
      Maaf mba, suami mba gmna ya mba sesama Katolik jg kah atau sama seperti calon saya?

      Delete
    3. Hallo Eva,

      Keadaan Kamu sama persis seperti keadaan saya, saya Katolik tetapi suami tidak beragama. Hal inilah yang menyebapkan saya tidak bisa menikah dicatatatan Sipil indo, karena syarat keduanya harus satu agama. Tetapi waktu itu prinsip saya Saya tidak mau memaksakan suatu agama ke pasangan, karena suatu yg dipaksa Dan terpaksa gak Akan baek kedepannya. Prinsip saya Tuhan yang akan atur agar suatu saat nanti suamipercaya dengan Tuhan Yesus. Intinya gereja Katolik tetap Akan memberkati pasangan yang berbeda agama atau tidak beragama sama sekali. Kamu ceritakan keadaan Kamu sebenarnya Dan nantinya mereka Akan meminta permintaan khusus ke keuskupan mengenai situasi Kamu. Baca tulisan saya mengenai "menikah dengan WNA " ya Disana Ada sedikit ulasannya. Kita nanti hanya Pemberkatan bukan menerima Sakramen pernikahan karena calon non Katolik. Saya Pemberkatan dulu di indo, baru Setelah itu kami menikah diStandesamt Jerman. Karena bagi prinsip saya, sebelum saya kumpul dengan suami dijerman saya harus sah dulu menjadi istrinya dihadapan Tuhan. Tapi itu kembali masing2 ya gimana baeknya untuk Eva.

      Delete
    4. Halo mbak. Mau nanya nih mbak terakhir Surat Pendaftaran Pernikahan yang didaftarkan oleh pasangan kita di Jerman, menurut informasi yang ada surat ini baru bisa dikeluarkan oleh Standesamt di Jerman setelah dokumen kita yang pihak dari Indonesia dikirimkan ke Court di Jerman, lalu Court di Jerman periksa dokumen kita semuanya dalam hal ini yg saya kirimkan ke pasangan saya, dan pihak Court di Jerman butuh waktu sekitar 3 mingguan lalu akan komunikasi ke Standesamt Jerman apabila sudah cek dokumen dan approve, lalu Standesamt bisa berikan Surat Anmeldung zur Eheschließung ke pasangan mengenai Pendaftaran Jadwal Pernikahan, begitu kan mbak proses dan timing nya?

      Delete
    5. Surat anmeldung zur eheschließung setau saya untuk mendaftarkan pernikahan kamu di Jerman. Pertanyaannya kamu mau menikah sipil di Indo atau Jerman? Kalau diIndo surat ini tdk perlu tapi kalau kamu menikah dijerman tentu butuh surat ini. Surat ini keluar setelah pihak pemerintahan Jerman menyatakan clear status masing2 tidak terikat dgn pernikahan, penyilidikan ini lah yg membutuhkan waktu yg lama. Demikian penjelasan saya.

      Grüße

      Delete
    6. Terimakasih balasannya mbak. Mau menikah di Jerman mbak. Waktu saat itu dari mulai mbak pengurusan dokumen Visa Menikah di Jerman sampai pada Visa Menikah mbak diterbitkan oleh Kedutaan Jerman di Jakarta, berapa lama ya mbak proses nya sampai di release Visanya??

      Delete
    7. Hallo,

      Saya melakukan persiapan semua ini 6 bulan sebelum due date (tanggal pernikahan). Untuk visa sendiri diterbitkan plus min 1 bln. Ada jga yg lebih sampai 2 bulan. As long as There is no marriage barrier, all doc complete and status clear it will soon.

      Grüße

      Delete
  12. Guten Tag Kak Yosefin :)

    Wie geht es Ihnen heute ? Kak... mau tanya untuk paspor perlu dilegalisir di kemenkumham, deplu dan botschaft juga ga? Ich danke Ihnen im voraus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Laura, mir geht es gut, aber entschuldigung wenn spät beantworte ihre Frage.Waktu itu saya tidak perlu legalisir paspor. Tapi jangan lupa untuk selalu membawa paspor kamu jika kamu mengurus doc di kedutaan Jerman.Semoga bisa menjawab pertanyaan kamu. Grüße

      Delete
    2. Danke Kak Yosefin für Ihre Antwort :) kak mau nanya lagi ya :) SKBM, akta lahir dan surat domisili kita serahin ke standesamt saat pendaftaran untuk dapat tanggal pernikahan atau setelah dapat visa nasional (pada hari pernikahan). Soalnya saya takut surat2 bakal expired lebih dari 6 bulan kalau dikasih ke standesamt nya setelah visa nasional, secara nunggu visanya kan lama. Makasih ya kak :)

      Delete
    3. Semua persyaratan untuk menikah di standesamt Jerman, saya Kirim terlebih dahulu ke suami. Kalau semua syarat sudah lengkap segera kirim, karena nantinya Akan dicros check secara adm di kantor pemerintahan Jerman dan itu makan waktu lama. Visa nasional launch untuk ijin tinggal di Jerman. Sementara adm yg Kamu sebutkan untuk mendaftarkan pernikahan di Standesamt jadi beda.
      Semoga menjawab ya, Grüße

      Delete
  13. Mbak,mau nanya..berhubung saya akan mengurus visa menikah di jerman dan rencana akhir april ini saya harus berangkat ,saya ingin menanyakan apakah sebaiknya saya membeli tiket terlebih dahulu atau tidak ? Karena saya tidak mau tiket saya hangus dan untuk reschedule juga ada biaya tambahan. Dan saya ingin tanya juga ,apakah pada saat apply visa ,saya harus membayar sebesar 60 euro walaupun tunangan saya adalah orang jerman asli? Sekalian kalau boleh tahu pertanyaan apa aja yang ditanyakan waktu wawancara ? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saran saya sebaiknya Setelah visa ditangan baru book u ticket. Membutuhkan waktu cukup lama dan agak bersabar untuk menyelesaikan urusan visa. Untuk resched tiket dikenakan biaya yg cukup mahal, saya harus membayar hampir 1 juta krn resched tiket. Untuk biaya yg harus di keluarkan standard seperti yang ada di blog saya. Untuk pertanyaannya tidak rumit, apalagi jika Kamu sudah pernah ke Deutschland sebelumnya, dan memang karena mau menikah. Hanya Saran saya extra sabar ya, karena penyelidikan adm di Jerman agak rumit dan membutuhkan waktu agak lama, terutama jika calon Kamu tinggal di Kota kecil seperti pengalaman. Saya. Semoga bisa menjawab pertanyaan Kamu.

      Grüße

      Delete
  14. Mba mau nanya
    1. Surat single statementnya di legalisir di kementrian ham dan kementrian LN terlebih dahulu kemudian di terjemah dan setelah di terjemah, baru di bawa ke kedutaan ya mba?
    2. Dokumen yang di kirim ke calon suami semua dokumen yang asli?
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo,

      Untuk single statement tidak perlu di legalisir di kementrian ham &LN. Surat itu sbg salah satu syarat yg harus kamu tunjukan saat di kedutaan Jerman.Jadi karena sdh dlm bahasa Jerman dan dikeluarkan pihak Standesamt Jerman jadi tidak perlu kamu translate lagi ke bhs Ind. Dok yg kamu kirim ke calon suami betul semuanya harus yg asli. Demikian penjelasan saya semoga terjawab. Grüße

      Delete
  15. Hallo Mba,saya mau tanya utk specimen pak camat itu apakah sifatnya wajib?apakah akan bermasalah kalau saya tdk mendapatkan specimen tanda tangan pak camat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Ayesha,
      Right that's mandatory! Kamu akan ditolak di kementrian HAM karena itu untuk menyatakan kalau adm tersebut legal dikeluarkan kecamatan. Daripada kamu harus 2 kali bolak balik seperti saya. Petugas kecamatan paham jika kita meminta specimen pak camat u adm di kemenkuham u urusan menikah beda WN. Demikian penjelasan saya,semoga jelas. Grüße

      Delete
  16. Vielen Dank,Mba. Semoga benar petugas kecamatannya paham. Karena kemarin saya baru mulai mengurus surat2 sampai tahap di Kelurahan dan mereka banyak bingungnya utk urusan menikah beda agama ini. :)

    ReplyDelete
  17. Halo Mba,
    Apa setelah mengajukan visa menikah untuk visa tinggalnya saya harus balik lagi ke Indonesia dan menunggu lama untuk bisa legally pindah ke Jerman? Mohon pencerahan ya Mba. Thanks!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Gaby,

      Kalau Visa menikah sudah jadi Otomatis Kamu sudah mendapat Ijin tinggal Di Jerman. Kamu ga Perlu bolak Balik Jerman Indo, Karena sudah legal untuk bisa tinggal Di Jerman Karena pernikahan dgn Deutsch Mann. Setelah Kamu menikah dan Tiba Di Jerman Segera buat Residence Permit atau KTP versi Jerman (Aufenthaltstitel). Kamu bisa Lihat Panduan untuk membuatnya Di Blog saya http://bojonesilvio.blogspot.de/2016/10/membuat-surat-ijin-tinggalmenetap-di.html
      Semoga jelas dan menjawab ya.

      Grüße

      Delete
  18. Hallo mbak,
    Saya sudah menikah dengan WNA jerman. Dan sudah melegalisir buku nikah. Rencananya akan segera mengurus visa kumpul keluarga. Harusnya langsung ya... krn beberapa informasi,setelah legalisir saya kirimkan buku nikah untuk di daftarkan di standesamt (sebelum pengajuan visa) apa nanti akaan bermasalah? Karena kebanyakan mengurus visa kumpul keluarga dulu br daftar ke standesamnya?

    Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan Status sudah menikah Di Indonesia berarti Kamu tinggal mendaftarkan pernikahan Kamu di Indonesia ke Standesamt Jerman. Kalau seperti ini selesaikan dulu untuk pembuatan visa Kumpul keluarga baru setelah Visa jadi dan Kamu sudah mendapat ijin Menetap Di Jerman tinggal mendaftarkan pernikahan Kamu Di Standesamt Jerman. Demikian penjelasan saya.

      Grüße

      Delete
  19. Hallo mbak Efin,

    Mau nanya mbak, kalo dokumen2 disyaratkan utk diterjemahkan di Jerman itu artinya sebelum semua dokumen saya kirim ke Jerman, saya tetap perlu legalisir dokumen2 tersebut ke kedutaan Jerman di Jakarta atau gak ya mbak?

    Mohon pencerahannya mbak.

    Danke

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa Standesamt punya Syarat sendiri2. Ada Yang diterjemahkan Di Indonesia Tetapi ada juga Yang diterjemahkan di Jerman. Kalau menurut Info Kamu syaratnya harus diterjemahkan Di Jerman, berarti tidak Perlu dilegalisir di kedutaan Jerman bisa langsung Kirim. Tetapi supaya Clear coba ditanyakan Lagi ke Standesamt Dikota calon suami harus dilegalisir juga sebelum diterjemahkan. Menterjemahkan Di Jerman biaayanya mahal lho dibanding Di Indonesia. Demikian penjelasan saya

      Gruße

      Delete
    2. ok mbak Efin, terima kasih banyak infonya...nanti sy coba tanyakan lg ke calon suami sy mbak.


      Danke Schoen

      Delete
  20. Hello mbak Efin
    saya mau tanya nih saya juga mau nikah dengan org german yg tinggal di Hannover, krn kepengen cpt menikah apakah sy boleh langsung ngurus surat2 yg menjadi syarat2 utk menikah?. sebenarnya calon sy ingin mengundang saya ke german tp sy nggak perlu lah saya percaya dia krn hub sy sdh lama lbh kurang 1 tahunanlah. waktu pembuatan visa apakah nanti ditanya macam2? karena tidak ada kunjungan dari kedua belah pihak. terima kasih infonya

    ReplyDelete
  21. Hallo yovita,

    Untuk menikah itu tergantung dari kesiapan masing2 orang. So far kedutaan ga akan bertanya sejauh keseriusan kalian. Selama kamu merasa siap kapanpun bsa mengurus all doc. Tapi saran saya lebih baik diterima tawaran calon suami untuk berkunjung ke jerman dulu, itu salah satu niat nunjukin keseriusan dia kekamu u introduce ke kel ato tau kehidupannya di Jerman. Orang bule itu kalo ga serius ga akan membawa org special dia ke kel kalau blm sreg u commit. Sekalian kamu bisa melihat kehidupan di Jerman sblm kamu beradaptasi langsung dgn lingk di Jerman. Waktu 1 ato 5 tahun bkn jaminan untuk percaya ato enggak krn feel itu hanya kita n pasangan yg bsa merasakan.

    Semoga sukses persiapannya.

    Grüße

    ReplyDelete
  22. Hallo mbak Effin,

    Ada beberapa yg pengen aku tanyakan mbak:

    1.Untuk dokumen yang dilegalisir itu berarti nanti ada 3 legalisir di setiap masing2 dokumen ya mbak? (dari Kemenkumham, Kemenlu, Kedutaan Jerman)?

    2. Kalo untuk paspor itu perlu dilegalisir dimana ya mbak? perlu legalisir dari Kantor Imigrasi juga atau nggak mbak?

    3. Untuk SKBM dan Surat Ket Domisili itu yg dikirim ke Jerman yg aslinya ya mbak?

    4. Untuk semua dokumen yang akan kita kirim ke Jerman itu perlu legalisir di Notaris jg gak mbak?


    Mohon infonya ya mbak...

    Vielen Dank

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo ernie,

      Untuk pertanyaan Kamu no 1. ya nanti Di legalisir di ke 3 tempat itu. Paspor nanti Di legalisir Di kedutaan Jerman , semua doc Yang dikirim ke Jerman Adalah Yang asli, doc tidak Perlu di legalisir ke notaris.

      Demikian penjelasan saya

      Grüße

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  23. Hallo mbak Efin,

    Syarat untuk mengurus visa menikah itu harus ada Verplichtungklarung dan Krankenversicherung ya mbak?
    Untuk kedua dokumen itu dibuat masa berlakunya brp lama ya mbak, apakah ada batas waktunya seperti visa Schengen?

    Danke

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo ernie,

      Aku agak lupa untuk surat yg erni tanyakan. Tapi biasanya untuk insurance dibuat untuk masa 3 bulan sama seperti membuat visa schengen. Cba cek di web kedutaan Jerman ya, syarat yg kamu tanyakan termasuk atau enggak. Good luck ya.

      Delete
  24. Hallo Mbak Efin,

    Mbak saya mau tanya, saya mau menikah dengan WN Jerman dan sedang dalam proses legalisasi, untuk apply visa menikah nanti, tadi calon suami saya menanyakan ke kantor imigrasi tentang Verpflichtungsklärung karena ini akan dibawa ke kedutaan pas apply nanti tapi dari imigrasi sana bilangnya Verpflichtungsklärung akan diterbitkan kalau sudah ada clearance dan crosscheck dari embassy, nah saya mau tanya pas apply ke kedutaan ini berarti Verpflichtungsklärungnya menyusul ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo,

      Masing2 Standesamt punya kebijakan sendiri2 disetiap region. Kalau aku dlu sekalian aku bawa pas legalisir semua doc ke kedutaan. Tapi kalau standesamt di tpt calonmu bilang after cross chek all docs, so only follow their instruction.Yang penting jangan mepet persiapan kelengkapan doc nya. Semoga terjawab ya.

      Grüße

      Delete
  25. mba yosefin ada email or tlp yg bisa dihubungi saya mau menikah dengan orang Germany

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yosefin_respati@yahoo.com ato bisa follow aku di facebook. Cuma kalau kirim chat kadang ga bsa aku jawab langsung ya karena aku ada baby yg ga bsa ditinggal. Grüße

      Delete
  26. Guten morgen sis... sis mau nanya sy berencana untuk menikah dengan warga german jg. N rencana sy akan menikah di indonesia. Sy katholik n pasangan sy jg katholik, kl menikah di gereja katholik kan bukannya biasany sudah sekalian civil ??? N itu kita yg ngurus dokumennya sendiri apa pihak civilnya itu sendiri yg akan mengurus smua yg hrs di translate it jd kita tinggal byr?? N slama proses pengurusan berkas nikah , apakah pasangannya mesti hrs di indonesia slma proses pemberkasan nikah-nanti menikah??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Ursula,

      Untuk menikah dicatatan Sipil Kamu bisa koordinasi langsung ke kantor Catatan Sipil atau dibeberapa gereja , mereka bekerjasama dengan kantor Dinas Catatan Sipil dengan mengirimkan petugas pada saat Pemberkatan sekalian penandatanganan menikah Sipil. Coba komunikasikan dengan petugas gereja kamu. Untuk translate doc Kamu lakukan sendiri, mereka tidak berurusan Untuk melakukan translate ke bahasa Jerman. Selama mengurus doc calon pasangan tidak harus berada di Indonesia, karena pasangan juga harus menyiapkan docs yang dibutuhkan u menikah.
      Semoga menjawab pertanyaan Kamu.

      Grüße

      Delete
  27. Hi Kak salam kenal yaa..
    Tanya dong kak..
    Sy krj di Jkt n alamat KTP n domisli di Sumatra apakah utk pembaharuan akte lahirnya hrs dr daerah setempat ya ka?
    Sy sdh ke Jerman Juni tadi n akan brgkt lg ke Jerman tgl 03 Des nanti selama 3 bulan dg Visa Schengen.
    Utk dok. merid blm sy urus sebab sy msh ada kurang 1 yaitu sertifikat bahasa blm punya Kak.
    Apakah bs sy ambil kursus diJerman jg saat sy berada diJerman Kak?
    Tks infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mega,

      Untuk akte kelahiran kutipan kedua harus diurus di Dinas Catatan Sipil yang pertama Kali menerbitkan aktemu, kalau pertama diterbitkan di Sumatra, berarti Kamu urus disana. Syarat menetap di Jerman Kamu harus punya zertifikat A1 yang ujiannya dilaksanakan di Goothe Institute. Kalau pas berada disana Kamu mau kursus zertifikat A1 sepertinya bisa, tapi Kamu komunikasikan dulu dengan pihak Goothe Jerman. Kalau possible menurut mereka, Kamu tetep harus kembali ke Indonesia lgi Untuk mengurus visa menetap, bukan menggunakan visa schengen lagi. Karena visa schengen hanya Untuk jangka 3 bulan ya. Atau kalau Kamu mau belajar bahasa di Jerman langsung, Kamu bisa membuat visa study kalau ga salah, mega bisa cek lagi di web kedutaan Jerman. Semoga menjawab ya. grüße

      Delete
  28. Salam Kenal lagi

    adik Yosefin
    saya mau tanya lagi nih. Kalau calon suami sebagai sponsor waktu buat surat di imigrasi itu harus menunjukkan rekening ya . harus ada 100 juta sih yang sy dengar. Betulkah itu?tolong dong tanya suami. Atau deposit dulu 150 juta baru si wanitanya baru bisa datang. tk infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo mba yovita,

      Sepertinya pertanyaan ini pernah mba ajukan ke email saya Dan sudah saya jawab juga. Tapi ok saya jawab lagi. Pada saat Akan membuat Surat sponsor di Landratsamt tidak harus menunjukkan rekening mba, Dan tidak Ada syarat 100 juta atau deposit 150 juta, nanti saat mba Akan mengajukan visa di kedutaan Jerman di Indonesia mba Akan diminta rek tabungan mba, itu yang nantinya Akan jadi pertimbangan mereka selama di Jerman tetep Ada spare Dana. Semoga menjawab ya mba.

      Grüße

      Delete
    2. OHH maaf ya . ok terima kasih semuanya sudah mau jawab lagi. Gbu

      Delete
  29. Hallo mb Yosefin,
    Tolong tanya, waktu suami membuat verpflichtungserklärung apakah ada ketentuan minimum nett salary per bulan?
    Saya juga email mb yosefin, mohon pencerahannya..

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Miruka,

      Untuk pembuatan verpflichtungserklärung tidak ditanya berapa salary atau jumlah uang yang kita punya. Surat itu untuk menjamin selama kamu di Jerman you borne by your friends or relative in Deutschland. Semoga menjawab ya.

      Grüße

      Delete
  30. Hallo Mbak Yosefin..

    Terima kasih atas sharingnya di blog. Sangat membantu sekali. Saya ada beberapa pertanyaan nih. Semoga Mbak ada waktu menjawab.

    - Surat keterangan domisili dari Kelurahan kok hanya berlaku sebulan ya? Apa mbak dulu juga begitu? Dari mengajukan ke Standesamt sampai keluar Visa Nasional kan bisa lebih dari satu bulan. Apa saya perlu buat lagi sebelum dikirim ke Jerman?

    - Apa surat domisili ini perlu di legalisasi di kementrian? Sepertinya kedutaan sempat bilang tidak perlu, tetapi ingatan saya blur ��

    - Semua dokumen diterjemahkan setelah dapat legalisasi terakhir dari kedutaan atau sebelum kedutaan ya, mbak?

    Terima kasih, mbak. GBU

    ReplyDelete
  31. Hallo maria,

    Thanks sudah berkunjung di blog saya n seneng dengernya kalau kamu terbantu dengan blog ini. Untuk surat domisili itu hanya pengantar untuk ke kecamatan. Jadi setelah kamu bawa kekecamatan nanti surat dri kecamatan yg jadi rujukan u dibawa ke kemenkumham. Dibaca lagi ya dipoint kemenkumham, so ga perlu dilegalisasi. Untuk dokument diterjemahkan setelah dari atau belum kedutaan itu tergantung dri standesamt di tpt kamu akan menikah. Tanya calonmu di tempatnya harus diterjemahkan di Indo atau dijerman. Karena masing2 standesamt punya kebijakan masing2. Kalau ternyata diIndo kamu bisa diterjemahkan sebelum kamu bawa ke kedutaan. Kamu baca sekali lagi ya maria, pelan2 dipahami ikuti saja setiap langkah yg sudah saya infokan.
    Semoga menjawab ya.

    Grüße

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk menjawab. Saya nervous ini dan terlalu banyak informasi yang masuk, overload. Jadi suka ragu.

      Mbak, saya buat surat domisili lagi, karena hanya berlaku satu bulan. Takut Standesamt dan court tidak mau terima. Saya harus ke kecamatan untuk dicap mengetahui, begitu mbak? Saya juga dengar dari beberapa teman, mereka ke kecamatan juga. Tapi di daftar requirement dari konsular hanya surat tempat tinggal yg disahkan oleh kelurahan. Tidak tertulis kecamatan. Saya bingung..

      Dan satu lagi, mbak.. tanda tangan pak lurah nya. AN Lurah. Sekertaris. Pak sekertarisnya yang tanda tangan. Masalah tidak? Atau kalau ada tanda tangan pak Camat jadi tidak masalah?

      Mbak.. makasih banyak. Tuhan memberkati.
      Maria

      Delete
    2. halo,

      saya agak bingung membaca comment kamu, kenapa harus buat surat domisili lagi? saya hanya buat surat domisili sekali lalu untuk melanjutkan tahap berikutnya. saran saya fokus untuk mengikuti panduan blog yang kamu percayakan dan mudah kamu mengerti. Surat2 yang kamu urus dikelurahan nanti dilanjutkan dikecamatan untuk diproses sebelum kamu ke kantor catatan sipil.tanda tangan lurah atau sekretaris tidak masalah selama itu adl PIC lurah. jangan lupa dikecamatan nanti kamu minta speciment pak camat. Panduan yang saya tulis sangat jelas,dan kamu tinggal mengikuti stepnya satu persatu, kamu baca pelan2 sampai kamu mengerti setiap kalimatnya. Butuh kesabaran dalam membaca secara detail supaya tidak ada point yang terlewat.

      Jangan Panik ya dan harus ekstra sabar dan teliti dalam membaca. semoga cepat kelar.

      Grüße

      Delete
  32. Hallo,
    Selamat malam. thanks share infonya yah... saat ini calon suami sudah membawa dokumen2 kami ke Standesamt Jerman (anienburg) untuk menikah di sana. prosesnya makan waktu lama yah, sudah 4 minggu. Katanya berkas dibawa ke court di wilayah yg lbh tinggi. Apakah prosesnya selama itu ya ? pening kepala saya menunggu surat dari Standesamt untuk saya bawa apply visa 😓

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo,

      Untuk pengurusan birokrasi pencatatan di Jerman memang sangat lama. Suamiku membutuhkan waktu 7 minggu untuk menyelesaikan dokumen yang kami butuhkan. Dan memang betul lama dikarenakan harus dikirim ke court diwilayah yg lebih tinggi untuk penyelidikan, apakah calon mempelai tidak memiliki ikatan dengan orang lain. So memang dibutuhkan ekstra sabar ya, pasti akan selesai tetapi memang membutuhkan waktu yang luaamaa.

      Sebagai panduan untuk menikah di standesamt, kamu bisa lihat informasinya di blogku berikut ini:
      http://www.bojonesilviostorylife.com/2016/09/menikah-di-catatan-sipil.html

      Semoga menjawab ya.

      Grüße

      Delete