content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Wednesday, 19 August 2015

Saat ini adalah hari terakhirku di Belanda. Setelah menelan kekecewaan akibat ICE yang sedang strike dan tiada berkesudahan (uppss bahasaku...hehehe), pasrah kembali ke Germany dengan jadwal yang belum pasti. Tapi sebelumnya aku mau cerita dulu liburan terakhirku bersepeda menikmati beberapa kota di negeri Van De orange.


Rencananya kami akan bersepeda menikmati pemandangan ladang tulip di Belanda. Jika anda sudah sampai di Belanda, jangan sampai melewatkan keindahan negeri ini, anda harus mencoba salah satu cara menikmati keindahan Belanda dengan menggunakan sepeda. Route terbaik untuk melihat ladang tulip bisa dimulai dari Haarlem -lisse -noordjwijk -Leiden. Karena kami tinggal di Amsterdam kami harus menggunakan kereta dari Amsterdam Central ke Haarlem, lama perjalannnya sekitar 15 menit by train , dan untuk tiketnya sendiri sekitar 7 euro.

Begitu tiba di stasiun Haarlem kami langsung keluar mencari tempat penyewaan sepeda. Letaknya masih di komplek stasiun Haarlem. Begitu keluar dari pintu gate stasiun langsung keluar, jalan ke arah kanan, (kalo tidak salah dekat starbuck ). Bukan di pinggir  jalan raya yaa tapi masih di komplex stasiun Haarlem, kalau bingung tanyakan saja lokasinya. Dipapan terpasang harga sewa for 24 hours 6 euro, tapi itu untuk sepeda yang tidak menggunakan gear, untuk yang menggunakan gear sewanya sebesar 10 euro. (Hemmm silvio sempat bingung ketika diminta 20 euro , karena di papan tertulis 6 euro, dan seperti itulah  penjelasan mereka).

Dan dimulailah petualangan kami bersepeda start dari Haarlem. Jangan lupa untuk membawa map selama diperjalanan. Karena ini penting sekali berhubung GPS off  karena sulit sekali menemukan Wiffi gratis di eropa (ughhh Indonesia tidak pernah pelit untuk urusan ketersediaan Wiffi.....hehehe). Kami bersepeda santai menikmati rumah-rumah belanda yang cantik, merasakan udara yang segar dan lalu lintas yang sepi. Suasana bersepeda seperti ini tidak pernah bisa aku nikmati di Indonesia. Tanpa terasa 1.5 jam kami bersepeda santai dari Haarlem ke lisse, disertai serbuan angin, dan tidak menemukan ladang tulip sama sekali, hanya ladang rumput.

Namun, begitu memasuki jalur Lisse - Harleem barulah semua rasa capai itu terbayar, Kami sangat terperangah menemukan Hamparan ladang-ladang tulip di kiri dan kanan jalan tanpa habis-habisnya menemani waktu tempuh Lisse - Harleem. Pemandangan yg luar biasa, dan begitu cantik menemukan ladang tulip seperti hamparan karpet merah. God Jesus that's amaze, like live in fairy land so gorgeous. Ada yang pernah berpendapat bahwa keindahan Keukenhof, tetap tidak bisa mengalahkan sensasi bersepeda menyusuri ladang-ladang tulip di bawah hamparan langit biru, and that is true....I prove it.

        
        
     
Sebenernya waktu yang tepat untuk berkunjung melihat tulip adalah, pada akhir maret atau awal april karena saat itu tulip sedang blossom. Tulip dengan aneka warna dapat kita temui disana. Karena aku datang dibulan mei, sudah banyak ladang tulip yang sudah dipanen, tapi kami masih beruntung karena masih menemukan uncut red pretty tulip field.

Memang untuk mampir keladang tulip ini gratis, karena memang letaknya dipinggir jalan. Kita diijinkan untuk melihat atau bahkan berfoto, namun hati-hati jangan sampai merusak ataupun memetik bunga , karena sangat merugikan bagi petani karena tanaman bisa rusak. Ada beberapa turis dari india yang memetik beberapa tulip..heyyy plis itu bukan milikmu, bagaimana kalau pada akhirnya dilarang untuk masuk ke area ladang tulip ?. Kita juga yang repot karena tidak bisa berfoto dengan tulip yang cantik-canti itu. So untuk kalian guys teman-teman Indonesia, please dont do that yaaa.

Karena tidak niat untuk berkunjung ke Keukenhof, kami hanya mampir dan duduk sambil menikmati coffee latte kami di luar. Tapi buat teman-teman yang mau mampir untuk tiket harganya, tiket dewasa 16 €uro, anak-anak usia 4 - 11 tahun 8 €uro, dan rombongan 13.5 €uro. Untuk menuju Keukenhof bisa berangkat dari bandara Schiphol, Amsterdam atau setasiun Denhag Central, lanjut ke setasiun Leiden Central Station by train atau bus. Katanya lebih baik membeli tiket masuknya dilokasi Yang disediakan di setasiun Leiden, karena biasanya antriannya panjang bila membeli tiket di area keukenhof.



Gate of keukenhof park
take pict despite not get in
Kami melanjutkan lagi perjalanan kami ke leiden. Kota dengan beberapa Universitas yang terkenal. Kota ini sangat patut untuk dikunjungi karena merupakan salah satu kota tua Yang sangat menarik perhatian dengan bangunan-bangunan yang sangat menarik. kami sempat melewati jembatan yang dibawahnya melintas kapal-kapal mengantar wisatawan berkeliling.

                         

                      


Pada saat dipusat kota dekat stasiun Leiden, kami sempat melewati bangunan unik seperti kubus yang sangat unik. Bangunannya sangat mencolok karena memang arsitekturnya sedikit berbeda dibandingkan dengan bangunan lainnya.


 

benar-benar kota yang indah dan tenang. Karena sudah 3 jam kami bersepeda dan capek , akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Haarlem, dan berhubung sangat lelah kembali ke Haarlem menggunakan sepeda, akhirnya kami memutuskan untuk kembali menggunakan kereta. Really awesome adventure in Netherland, pesona Netherland betul-betul membuatku berdecak kagum. Mudah-mudahan suatu saat nanti aku bisa berkunjung lagi ke tempat ini, of course with my little family Hopefully.  

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.


May 2015
Efin~silvio




Posted in

0 komentar:

Post a Comment