content='7496bf2686970bfa' name='yandex-verification'/>

Tuesday, October 16, 2018

Kentang dan nuddle (pasta) merupakan makanan kabohidrat, yang biasanya selalu disajikan di Jerman bersama menu lainnya. Panganan yang berbahan dasar kentang rebus ini, selalu hadir hampir di setiap pesta maupun acara-acara tradisional di Jerman.  

Kartoffelsalat memang bukan makanan asli dari Jerman, hampir setiap negara di Eropa mempunyai Kartoffelsalat versinya masing-masing. Kartoffelsalat cocok disajikan untuk segala musim, apalagi menjelang natal. Biasa disajikan selagi dingin, disimpan dalam kulkas sebelum disantap. 

Karttofelsalat biasanya disajikan dan disantap bersama sosis jerman ( Bratwurst), schnitzel atau fillet ayam goreng tepung khas Jerman, ataupun sebagai pendamping barbeque-an. 

karttofelsalat yang versi Jerman Selatan, dibuat tanpa campuran sayur seperti ketimun, sedangkan karttofelsalat dari Jerman Utara itu mirip dengan selera orang Amerika, dicampur mayoinase.  Di Jerman Kartoffelsalat yang paling diminati adalah yang disajikan dengan Öl (minyak) dan Essig (cuka), atau dengan mayonnaise. 

Kartoffelsalat yang aku buat ini, mengikuti resep yang biasa dibuat oleh keluarga suamiku. Kami membuatnya dengan menambahkan Fleischsalat yang siap pakai, yang biasa dijual di supermarket di Jerman. 

Berikut untuk bahan dan cara pembuatannya :

Bahan-bahannya:

  • 1 kg kentang (kartoffeln) 
  • 1 päckung fleischsalat siap pakai
  • 1 sdt mustard  (Senf)
  • 1 sdm Mayonnaise (leichte Salat Mayonnaise)
  • 4 acar Mentimun (Gewürze gurken), potong kotak-kotak.
  • 2 sdm cuka apel (essig) 
  • 1 bawang bombay (Zwiebeln)
  • 2 telur rebus (Eier hartgekocht), potong kotak-kotak
  • Garam (Salz)
  • Merica (Pfeffer) 
  • 1sdm Schmand 
Cara Pembuatannya : 

  • Kupas dan rebus kentang, jangan sampai overcook. Setelah matang lalu di haluskan dengan garpu
  • Masukkan bawang bombay, fleischsalat, mustard, mayonnaise, acar mentimun, dan cuka apel.
  • Aduk-aduk hingga merata.
  • Tambahkan garam, merica dan schmand, dan telur rebus , aduk-aduk kembali hingga merata.
  • Simpan didalam kulkas beberapa saat sebelum disantap.


Leckere Kartoffelsalat


Kartoffelsalat yang lezat siap disantap bersama wurst, schnitzel dan menu barbeque lainnya. Selamat mencoba dan semoga syukaaa.


kalian juga bisa mencoba resep masakan Jerman lainnya:



ayam-saus-putih-huhnerfrikassee

resep-chili-con-carne-resep-masakan.html

baked-potato-with-broccoli-cheese-sauce.html

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.


Grüße 

Monday, October 8, 2018

Bersyukur sama Tuhan sejak hari pertama Kathleen lahir, aku tidak mengalami kesulitan dengan masalah ASIku. ASIku sangat lancar dan banyak keluar, sehingga lebih dari cukup untuk menyusui bayi kecilku. Tidak terasa saat ini bayi kecil mungil itu sudah berusia 16 bulan, tumbuh sehat, pintar dan gemes untuk selalu sun pipi gembulnya.

Keadaan di Jerman tidak sama seperti di Indonesia, yang mayoritas ibu memberikan ASI sampai usia 2 tahun bahkan ada yang lebih dari usia itu. Kalau di Jerman biasanya siibu hanya memberikan eksklusif ASI  hanya sampai usia 6 bulan, dan setelah itu stop ASI dan diganti dengan sulfor. Dokter anakpun tidak mewajibkan siibu untuk memberikan ASI sampai 2 tahun, tetapi memang wajib ASI eksklusif untuk 6 bulan pertama. 

Hal ini karena memang biasanya si ibu berada dirumah full untuk cuti 6 bulan sampai dengan 1 tahun, setelah itu si ibu mulai kembali bekerja. Kenapa kok enggak tetap menyusui?, kan bisa dipompa saat bekerja seperti ibu-ibu di Indonesia. Budaya di Jerman memang sangat berbeda jauh, saat si ibu memutuskan kembali bekerja sianak pun mulai dititipkan di KITA atau daycare sejak bayi. 

Dan suasana bekerja di Jerman tidak seperti di Indonesia yang bisa minta ijin kapan saja untuk memompa ASI. Disini karyawan sangat disiplin saatnya meninggalkan tempat kerja hanya saat istirahat saja. Saat istirahatpun hanya 30 menit dan dua kali, tetapi karena pekerjaan sangat mengejar dateline dan sibuk, bahkan tidak jarang mereka hanya istirahat satu kali. 

Pengalaman ini share dari suamiku mengenai teman-teman kerja wanita dikantornya. Makanya tidak heran, kalau mereka tidak melanjutkan ASI karena tidak ada waktu untuk urusan pompa mempompa ASI, karena harus fokus dengan tanggung jawab pekerjaannya. 

Aku sendiri karena memang full mom dan tidak bekerja, rencananya mau memberikan ASI eksklusif untuk Kathleen sampai usia 18 bulan. Tetapi apa dikata, anakku ini sangat susah makan karena nenen. Dia sangat picky urusan makanan, enggak mau makan sayuran atau buah, enggak mau juga makan-makanan yang bertekstur agak keras.

Papa's baby

Berat badannya memang stabil, tapi ya itu vitaminnya masih ketolong karena menyusui, karena momynya makan apa saja yang sehat-sehat. Hal ini terus terang jadi membuatku kuatir karena dibandingkan anak-anak lain, mereka sudah pandai makan apa saja bahkan termasuk yang bertekstur keras. 


Haduhhh berhubung diusia 2 tahun nanti kathleen sudah masuk sekolah, jadi lebih baik harus dibiasakan dari sekarang untuk tidak tergantung dengan menyusui. Supaya Kathleen mulai membiasakan diri untuk makan makanan  tanpa pilih-pilih termasuk yang memiliki tekstur keras.

Sejak 7 bulan aku sudah membiasakan Kathleen minum dari cangkir kuping, dan kalau pergi keluar rumah minum susu dari dot, nenen hanya bila dirumah saja. Ketika memutuskan untuk menyapih Kathleen, sempat berfikir bakalan lama nih, untuk membiasakan anakku tidak nenen lagi, karena pada awal proses penyapihan, anak biasanya rewel dan gelisah. 

Tapi surprised untuk kathleen hanya membutuhkan waktu 3 hari , untuk membiasakan dia tidak nenen lagi saat mau tidur, dan terbangun ditengah malam karena haus. Berikut aku share ya, papa dan mama pengalamanku membiasakan kathleen untuk tidak nenen lagi:

1st Day

Dramapun dimulai, saat Kathleen haus mulai ingat sama nenen momynya, tapi aku berusaha mengalihkan dan memberikan minum di cangkir. Kadang dia mau tetapi kadang ogah juga, terpaksa payudaraku aku olesi dengan sedikit minyak kayu putih. Tentu saja dia ga mau karena ada rasa pahit dan sedikit pedas, sambil aku bilang igit,igit,igit,igit (untuk mengungkapkan sesuatu yang jijik dalam bahasa Jerman). 

Saat tidur siang dia menangis histeris  minta nenen karena ngantuk, aku tetep bertahan untuk tidak memberi Katleen nenen. Terpaksa aku mengolesi payudaraku dengan minyak kayu putih berkali-kali, sambil merayu kathleen minum susu dari botol. 

Biasanya Kathleen tertidur dipelukanku sambil nenen. Saat tidak nenen lagi, kathleen tetap maunya bobo sambil dipeluk momynya. Jadi aku peluk Kathleen di atas perutku, sambil tiduran dan menepuk-nepuk pantatnya, dan tidak terlalu lama  rewel akhirnya bisa tidur siang juga tanpa nenen.

Saat tidur malam dramapun terjadi lagi, anakku ingat lagi dengan nenen, dan rewel karena mau tidur. Minyak kayu putihpun kembali dioleskan, Kathleen berkali-kali menangis menarik-narik bajuku, sambil kuperlihatkan payudaraku dan bilang igit,igit,igit,igit lagi. Setiap mau nenen, aku oleskan minyk kayu putih, supaya dia tidak suka dan menganggap susu ibunya tidak enak. 

Tidur malam ini lebih susah ketimbang tidur siang, rewelnya pun ampun-ampun dengan drama susu botol. Setelah dibelai-belai sambil bobo diperut momynya hampir 1 jam, akhirnya kathleen bobo juga, setelah lelap baru dipindahkan kekamarnya.

Saat tengah malam Kathleen terbangun minta susu. Karena payudaraku sudah sangat bengkak, dan kathleen bener-bener ga mau berhenti nangis, teriak-teriak tengah malem bikin stress momy dan papanya juga lho. Akhirnya aku pasrah juga memberi kathleen nenen. Hufff sambil berjanji dalam hati kalau besok sudah bener-bener harus strict. 

Momy's Mädchen

2nd Day

Dipagi hari seperti biasa kathleen sarapan sambil minum susu vollmilch (susu cair) dari cangkirnya. Aku menyediakan saft atau tee dicangkir, jadi kalau Kathleen haus dia tinggal minum. Saat mau tidur siang kembali lagi minta nenen momynya, aku sudah membuatkan susu dibotol, tapi tetep ga mau minum sambil drama nangis-nangis.

Masih berusaha untuk minta nenen momynya, kembali lagi aku olesi payudaraku dengan minyak kayu putih, tapi kathleen sudah tau kalau itu enggak enak, jadi bajuku hanya ditarik-tarik saja. Setiap kali bajuku dibuka, aku selalu bilang igit igit dan dia jadi ilfil, hahaha. 

Dramanya disiang hari ini, ga mau minum dari botol dan terus rewel, sampai  akhirnya aku coba ganti pake cangkir, eghh ternyata mau mimik. Pokoknya suka-suka kathleen deh, harus diikuti moodnya yang penting enggak nenen. Seperti biasa bobo diatas perut  momy,  sambil dipeluk dan dielus-elus kepalanya. Yesss berhasil bobo siang dihari kedua tanpa nenen.

Malam harinya sebelum bobo, jam setengah delapan udah dikasih susu dulu. Kali ini mau minum pake botol, sambil dielus-elus momynya. Masih terus inget nenen dan selalu tarik-tarik baju momynya, disodori nenen sambil bilang igit, dia langsung jadi ilfil sambil nutup mulutnya. Agak lama terjaga baru bisa bobo setelah ditepuk-tepuk punggung dan dielus kepalanya.

Waktu tengah malam terbangun pun, kathleen sudah mau diberi susu botol. Minumnya sambil dipangku momynya, waktu susunya sudah habis, Kathleen ga mau bobo sendiri momynya harus nemenin kathleen bobo dulu diatas karpet. Sambil dielus-elus akhirnya anakku tertidur juga. Ditengah malam ga ada lagi tangisan lama seperti dihari pertama, sebentar nangis hanya karena gak mau ditinggal bobo sendiri. Yess sukses bobo lagi saat tengah malam tanpa nenen.


3rd Day

Dihari ketiga bobo siangnya sudah gak minta nenen lagi. Tidur siang seperti biasa didekapan momynya dengan susu botol. Dimalam haripun bobo tanpa drama-drama lagi. Jam tujuh dikasih susu, jam setengah delapan dibawa papanya kekamar untuk bobo sendiri. 

Nangis sebentar karena pisah sama momynya, tapi sebentar aja karena bobonya ditemenin papa dikamar sambil dibacakan dongeng. Jam delapan papanya keluar dari kamar Kathleen, dan anakku tidur sendiri tanpa nangis. 

Kathleen juga sudah tidak bangun lagi ditengah malam, hanya terbangun jam 11 dan minum susu botol lalu tidur lagi ditemenin momynya, bobo diatas perut momy seperti biasanya. Kathleen baru terbangun lagi saat pagi hari jam 8 pagi.

Ahhhhh nikmatnya boboku, dan akhirnya berhasil juga menyapih Baby girlku. Semuanya butuh perjuangan dan niat, niat untuk tega demi kebaikan terutama saat sianak merengek. Kalau sianak sudah terbiasa dengan situasi terbaru ini, dia akan menyesuaikan dan no drama nangis lagi.

Sehari Kathleen minum susu formula sebanyak 2 kali, sekali minum 100ml-120 ml. Makannya pun bagus sarapan pagi dengan roti dan susu cair, siang dan malam makan makanan yang sama seperti makanan papa dan momynya. 

Dreirad fahren

Tips Sukses:

Berusahalan untuk menanamkan mindset menyapih "Person to Person", Bukan "Person to Thing".  Mengubah kebiasaan anak merasakan bahwa kenyamanan ada di payudara ibu, dengan menggantikannya ke bentuk-bentuk emosional lain berupa pelukan saat proses penyapihan. 

Selain itu memang dibutuhkan kesiapan mental si ibu. Kesiapan mental ibu juga memerlukan dukungan dari lingkungan, terutama ayah (suami) sebagai sosok yang dapat memberikan kenyamanan selain ibu, bisa dengan cara mengajak anak bermain, membacakan cerita saat tidur. 

Berbicaralah pada anak tentang keinginan kita untuk menyapihnya. Walaupun kemampuan komunikasinya berlum berkembang baik, jelaskan pada anak secara logis, mengapa ia harus berhenti menyusu pada ibunya. Misalkan, karena anak sudah berusia 2 tahun, sudah pintar makan nasi, buah, sayur dan sebagainya. 

Bersikap lembut tetapi tegas dan konsisten. Lakukanlah penyapihan dengan sabar dan tidak terburu-buru karena sikap ibu dalam menyapih berpengaruh pada kesiapan si balita.  

Mengenai ASI pasca penyapihan:

Para ibu yang menyapih anaknya pasti akan merasakan sakit yang cukup berat pada payudaranya. Ini karena air susunya sudah  tidak disedot lagi oleh anaknya. Payudara akan terasa keras dan sedikit terasa berat, tersentuh sedikit wuuuuiiih sakitnya pakai banget, bisa menjerit. Sedikit demi sedikit payudara akan normal kembali. 

Karena sayang untuk membuang ASIku, 2 hari aku memompa payudaraku, dan susunya diberikan ke Kathleen menggunakan botol. Suplai ASI akan berkurang secara bertahap seiring dengan berkurangnya bayi mengisap payudara.

Ternyata menyapih itu tidaklah sesulit yang aku duga. Aku membayangkan akan "bertempur" secara batin, karena anakku akan menangis setiap malam minta nenen. Karena menyusui itu fungsinya tidak hanya sebagai penyalur gizi, tapi juga penenang batin si anak. Lebih jauh dari itu adalah sebagai jembatan hubungan batin ibu-anak.  

Nach der Kirche

Semoga semua ibu yang memutuskan menyapih anaknya, bisa menjadikan pengalamanku ini sebagai gambaran. Demikian pengalamanku kali ini, bagaimana cerita kalian melewati masa-masa saat menyapih buah hati kalian?


Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße 









Wednesday, September 19, 2018

Ditengah kelelahan yang sangat karena mengurus buah hatiku yang lagi aktif-aktifnya, susah sekali untuk mengumpulkan tenaga sekedar untuk menulis di malam hari mengenai kehidupan di Jerman. Karena terus terang energiku bener-bener sudah terkuras dari siang hari untuk Kathleen.

Beruntung akhir-akhir ini Kathleen bobonya cepat, jadi momynya masih punya tenaga untuk menulis beberapa artikel untuk sahabat blogger. Kali ini aku mau share ke temen-temen blogger mgengenai salah satu kebiasaan masyarakat jerman saat melakukan transaksi pembayaran saat berbelanja.  

Masyarakat di setiap negara memang memiliki cirinya masing-masing, terutama dalam melakukan transaksi pembayaran dari pembelian suatu barang atau jasa. Ketika banyak negara mulai menerapkan sistem pembayaran dengan metode online, salah satu negara maju di Eropa yaitu Jerman, masih tetap setia melakukan pembayaran dengan sistem tunai. 

Selama aku tinggal di Jerman aku jadi sangat paham kebiasaan masyarakat Jerman dalam melakukan pembayaran. Budaya masyarakat Jerman dalam melakukan pembelian memang berbeda, kalau masyarakat Amerika, terbiasa membayar dengan menggunakan kartu kredit, baik menggunakan AmEx, MasterCard, atau Visa, tetapi tidak demikian dengan masyarakat Jerman.  

Kebanyakan orang Jerman lebih memilih buat bayar tunai ketimbang kredit. Mereka tidak menyukai menggunakn kartu kredit atau bahkan menggunakan pembayaran dengan cek. The Bundesbank, bank Central Jerman, baru-baru ini memperkirakan bahwa 79 % dari transaksi keuangan di Jerman adalah menggunakan pembayaran tunai bahkan untuk transaksi dalam skala besar, sementara di Inggris dan Amerika Serikat angka itu di bawah 50 %. Cara orang Jerman menangani uang memang sangat berbeda dari cara orang Amerika  dalam menggunakan uang. 
 
Sistem perbankan Jerman menawarkan sistem suberb untuk mentransfer uang, melalui Geldüberweisung dari satu akun ke akun lainnya. Pilihan pembayaran lain yang populer adalah kartu debit, yang sering digunakan untuk membeli sesuatu di toko atau bisnis. Kartu EC (Electronic Cash), juga disebut GeldKarte, atau dikenal sebagai kartu Maestro.

Seperti kartu debit pada umumnya, uang ditransfer langsung dari akun pemegang kartu EC ke akun penjual. Tidak seperti kartu debit yang biasa digunakan di negara AS, kartu EC ini tidak berfungsi ganda sebagai kartu kredit. Kalian harus memiliki akun bank Jerman atau Eropa untuk mendapatkan dan menggunakan kartu EC, dan kalian tidak bisa mendapatkan rekening bank kecuali kalian adalah penduduk terdaftar. 

Membeli sesuatu secara tunai untuk sebagian besar transaksi tampaknya sangat tertanam dalam jiwa masyarakat Jerman. Sejak kecil anak-anak dibiasakan tumbuh dalam budaya melakukan pembayaran secara tunai. Orang Jerman memiliki anggapan bahwa dengan menggunakan uang tunai, mereka bisa mengontrol dan mudah melacak uang dan pengeluaran mereka dan menghindari risiko utang.  

Memang ada benarnya juga, saat kamu membayar cash, kamu pasti langsung lihat berapa pengeluaran kamu. Sementara dengan kartu kredit, kamu merasa masih punya banyak uang padahal utang kita  bertambah. Tabungan kita memang tidak berkurang, tetapi di akhir bulan kita menerima tagihan yang mengejutkan.

Tingkat utang konsumen di Jerman memang rendah. Keengganan masyarakat Jerman terhadap utang hipotek merupakan bagian dari alasan mengapa negara ini memiliki beberapa tingkat kepemilikan rumah terendah di negara maju, selain memang karena harga rumah di Jerman juga sangat mahal.

Kebanyakan orang Jerman juga dikenal suka menabung, mereka memang terbiasa untuk hidup hemat. Meskipun suku bunga di negara Jerman cukup rendah, kebanyakan orang Jerman lebih milih buat nabung dibandingkan ngutang. Sudah sejak lama, masyarakat Jerman ‘didoktrin’ soal betapa pentingnya menabung. 

Salah satu pendorongnya adalah sejarah masa lalu, di mana masyarakat Jerman berada di masa-masa sulit, terutama di saat Perang Dunia ke-2. Selain untuk mempersiapkan masa depan, menabung dinilai penting sebagai kontribusi buat negara yang butuh biaya perang. Apapun tujuannya, sejarah Jerman tersebut membentuk kebiasaan turun-temurun orang Jerman buat rajin menabung dalam keadaan apapun.

Hal ini juga berlaku untukku dan suami, suamiku sendiri memang terbiasa untuk membeli segala keperluan kami secara cash atau tunai. Entah itu peralatan elektronik, membeli peralatan rumah tangga, mebel, atau mobil sekalipun harus bisa dibeli secara tunai. Ya kalau tidak punya uang ditahan dulu keinginannya, harus menabung supaya tidak terlalu banyak memikirkan utang yang harus dibayarkan. 

Begitulah prinsip kami berdua, kecuali untuk membeli rumah entah kapan dan bagaimana impian kami ini akan terwujud, mengingat harga rumah yang sangat mahal di Jerman. Kalaupun meminjam ke bank, pemasukan hanya dari  suami itu juga yang menjadi kendala pihak bank dalam memberikan pinjaman.

Ya sudah semoga harapan ini suatu saat bisa terwujud melalui kerja keras dan usaha berdua. Nah sekarang yang terpenting hidup berhemat, membeli segala sesuatu yang betul-betul dibutuhkan, dan yang terpenting jangan memaksakan diri, harus seusai kemampuan dan usahakan untuk tidak berhutang kalau hanya untuk memenuhi hasrat konsumtif .


Bagaimana dengan kalian, kalian lebih banyak berbelanja secara cash atau kredit?

Demikian shareku kali ini mengenai kebiasaan masyarakat Jerman dalam mnggunakan uangnya untuk berbelanja.

Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

Grüße 
 



Monday, September 10, 2018

Satu lagi resep favorit suamiku, yang mau aku share ke kalian. Chili con Carne adalah hidangan cabai yang terinspirasi dari Texas, tetapi ada juga yang mengatakan berasal dari Mexico. 

Dari resep aslinya memang pedas dengan menggunakan cabai, tetapi karena suamiku bukan penyuka pedas, dan banyak orang Jerman yang tidak suka masakan pedas, jadi dibuatlah resep yang rasanya disesuaikan dengan selera orang Eropa yang bukan penyuka pedas.

Cili con carne yang sempurna harus memiliki rasa yang kuat, kacang merah dan jagung dan daging giling, biasanya disantap dengan nasi. 
  
Bahan-Bahan yang diperlukan :
  • 800 g daging cincang ( Hackfleisch, Rind oder schwein)
  • 1 buah bawang bombay (Zwiebel) 
  • 2 buah bawang putih (Knoblauch)
  • 2 sdm minyak (Öl, zum Braten)
  • 1 buah  Paprikaschote
  • 1/2 sdt jinten (kreuzkümmel)
  • 3 EL Tomatenmark
  • 1 kemasan kotak tomat (Tomate(n) Dose)
  • 1 kemasan kacang merah (Kidneybohnen Dose, (480g))
  • 1 Kemasan Jagung pipil ( Mais Dose , (200g))
  • 500 ml kaldu (Brühe)
  • 1 sdt Cayennepfeffer 
  • 1 sdt Paprikapulver 
  • Chilipulver 
  • Pfeffer 
  • 1 sdt oregano
  • Salz 
  • 1 1/2 sdm gula merah (brauner Zucker)
  • Tabasco
    Cara Membuat :

    • Kupas bawang, potong dadu . Panaskan wajan dengan butter, dan tumis hingga keemasan.
    • Tambahkan daging cincang, Aduk sampai berubah warna menjadi kecoklatan.
    • Tambahkan pasta tomat  
    • Tambahkan dan rempah-rempah lainnya (gula, garam, merica,oregano, paprika, dan Tabasco).  
    • Tuangkan kaldu dan masak dengan api sedang 
    • Masak dengan api sedang selama sekitar 10 menit. Setelah 10 menit, tambahkan jagung, dan kacang merah masak lagi kurang lebih 15 menit.
    • Setelah matang, segera angkat dan sajikan selagi panas dengan nasi atau Baguette.

    Chili Con Carne

    Untuk rasanya sudah pasti enak dan sudah diuji didapur momy Kathleen. Semoga kalian suka dan cocok dengan resep ini. 

    kalian juga bisa mencoba resep masakan Jerman lainnya:




    ayam-saus-putih-huhnerfrikassee

    Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

    Grüße 
     



    Thursday, August 30, 2018

    Hallo sudah lama sekali aku vakum dari tulis menulis blog, karena bulan Mei sampai Juli lalu, aku disibukan karena kami mendapat kunjungan tamu istimewa dari Indonesia. Yep meine Eltenr haben uns besuchen im Deutschland. 

    So seluruh waktu habis untuk kangen-kangenan dengan kedua orang tuaku, jalan-jalan dan liburan bersama, and mengurusi My baby Kathleen yang sudah ga baby lagi aber jetzt als kleines Mädchen. 

    Kali ini aku mau share cara membuat  Rindergulasch atau Gulaschsuppe, salah satu masakan yang biasa menjadi menu sehari-hari bagi masyarakat Jerman. Sebenernya masakan ini sudah ada di Eropa sejak lama, menyebar di daratan Eropa bagian tengah, dan dikenal dengan Goulash . Variasi makanan ini pun macam-macam, ada yang dikasih paprika dan ada yang hanya daging saja tanpa sayuran.

    Resep asli masakan ini, pertama kali berasal dari Hungaria yang berisi makanan berkuah dengan isian daging dan sayuran. Masyarakat Jerman biasa menggunakan bahan dasar daging sapi muda. Resep aslinya, rindergulasch dimasak dengan menggunakan tungku api sehingga memberikan aroma yang khas.

    Penasaran dengan  rasanya, dan kepingin sekali menikmati rindergulasch ini di rumah?. Cara membuatnya cukup mudah, berikut ini  daftar bahan yang diperlukan serta tahapan proses pembuatan rindergulasch, sehingga kalian bisa mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah dan tidak perlu pergi jauh-jauh ke Jerman jika  ingin menikmatinya.

    Bahan- bahan yang diperlukan:

    • 1 Kilogramm Rindergulasch 
    • 1 buah bawang bombay (Zwiebeln)
    • 1 buah Paprika merah
    • 2 buah bawang putih (Knoblauchzehen)
    • 200 Ml air kaldu (Gemüsefond)
    • 200 Ml anggur merah (Rotwein), bisa di skip dan hanya menggunakan 400 ml kaldu
    • 3 sdm Tomatenmark, bisa diganti dnegan 300gr tomatyang dihaluskan
    • 2 sdm Paprikapulver (edelsüß)
    • 1 sdt Paprikapulver (rosenscharf) atau Cayennepfeffer
    • Butter atau Butterschmalz, untuk menumis
    • garam (Salz) 
    • Merica (Pfeffer) 
    • 1 sdt mustard

    Cara membuat:

    • Potong daging berbentuk dadu
    • Tumis bawang bombay dan bawang putih, masukkan daging dan air kaldu, dimasak hingga empuk. 
    • Masukkan Tomatenmark atau bisa diganti dengan tomat, garam, merica, penyedap rasa secukupnya, mustard dan paprika bubuk. 
    • Terakhir masukkan potongan paprika dan anggur merah.
    • Masak sampai daging benar-benar lunak .
    • Setelah matang, angkat dan siap dihidangkan.   
    Biasanya hidangan ini disajikan dengan makaroni atau nudel. 
    Selamat menikmati, semoga suka dan cocok dengan resep ini. 

    Rindergulasch
    Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

    Grüße 
      

    Wednesday, August 8, 2018

    Sejak awal aku memang menerapkan pola pengasuhan mix untuk Kathleenku, dengan pengasuhan pola barat dan pengasuhan pola Indonesia. Begitupun pada saat mau tidur, dari bayi kami sudah membiasakan Kathleen untuk tidur sendiri di kamarnya. 

    Di Indonesia sebagian besar pasangan muda masih tinggal bersama dengan orang tua atau keluarga besar. Tidak jarang satu rumah dihuni oleh beberapa keluarga, kemudian berbagi kamar bahkan tempat tidur, termasuk bayi dan orang tuanya. Mereka lebih memilih untuk tidur di ranjang yang sama dengan bayinya dengan alasan ingin membangun kedekatan. 

    Dibarat kebanyakan orang tua memilih untuk tidur terpisah dari anak-anak mereka sejak masih bayi. Bayi tidur di tempat tidur bahkan di kamar sendiri, dengan alasan agar bayi menjadi lebih mandiri dan mampu membangun pola tidur yang baik. Kalau di Indonesia, menidurkan bayi dengan digendong atau ditimang-timang adalah lazim, tidak demikian halnya negara-negara barat, termasuk di Jerman, negara tempat tinggal kami saat ini. 

    Sebelum tertidur kathleen sering kali menangis. Berbagai cara sudah kami lakukan, mulai dari menimang, menyanyikan lagu tidur, bahkan terkadang akupun melakukan yang biasa dilakukan oleh ibu-ibu di Indonesia, menggendong dengan kain  untuk membuatnya nyaman sebelum tidur. Terkadang dia sudah kelihatan lelap di pangkuanku, begitu diletakkan di boksnya, menangis dan bangun lagi. 

    Memasuki usia tiga bulan, frekuensi menangis sebelum tidurnya mulai berkurang sedikit demi sedikit dan kathleen bisa tertidur kembali setelah selesai menyusui. Kami juga mulai mencoba menerapkan sleep training untuk bayi kami dengan harapan ia dapat belajar tidur tanpa harus selalu digendong. 

    Kenapa membiasakan anak tidur sendiri sejak dini itu penting? 

    Kebanyakan orangtua mengalami perubahan yang drastis dalam hidupnya begitu memiliki anak, kata orang “welcome to sleepless night”. Bayi memang membutuhkan perhatian ekstra dari ibu maupun ayah, terutama bagi si ibu tidak hanya menyesuaikan diri dengan kondisi tubuh, dan perubahan hormonal pasca melahirkan, melainkan juga pengasuhan bayi yang total. Pastinya kondisi ini sangat melelahkan mengingat pola tidur bayi baru lahir yang begitu singkat. 

    Bagi kami yang tinggal di luar negeri, segala pekerjaan rumah maupun pengasuhan anak dilakukan sendiri, alias tanpa bantuan keluarga apalagi pembantu. Tidak hanya bayi yang membutuhkan waktu istirahat yang memadai, orang tuapun membutuhkan waktu istirahat dan waktu tidur yang cukup, agar tidak kelelahan dan kemudian menjadi stress hingga depresi, dan mengalami konflik dengan diri maupun pasangan. 

    Intinya ayah dan ibu pun membutuhkan waktu untuk quality time bersama, relaxe utuk membangun suasana dan mood yang menyenangkan. Kalau ayah dan ibu memiliki pikiran yang relaxe tentunya hal ini sangat baik pula bagi perkembangan bayi.  

    Terlalu lama tidur dengan orangtua juga kurang bagus, akan membuat bayi menjadi tergantung terus menerus pada kita. Selain itu, kebiasaan bayi tidur satu ranjang akan sulit dilepaskan ketika usia mereka bertambah. 

    Kapan Waktu yang tepat untuk membiasakan anak tidur sendiri? 

    Saat lahir Kathleen memang masih tidur sekamar dengan kami tetapi diranjang terpisah, Kathleen tidur di box bayinya. Pola Tidur bayi yang baru dilahirkan hingga usia 3 bulan, memiliki kebutuhan tidur hingga 18 jam sehari. 


    Mereka bangun setiap 3-4 jam untuk minum susu. Kondisi ini cukup menyulitkan bagiku bila mengasuh bayi dari kamar berbeda, karena harus menyusui setiap 3-4 jam sekali. 

    Kathleen's Room
    Selain itu aku juga berusaha memperhatikan faktor keamanan bayi. Kathleen tidur tanpa menggunakan bantal dan selimut, tetapi hanya menggunakan sclafsack. Di Jerman para bayi diharuskan untuk tidur menggunakan sclafsack saja tanpa selimut. 

    Play on the Comfort Carpet

    Hal ini sangat penting, untuk menghindari kejadian kematian pada bayi karena tertutup selimutnya sendiri, orang tua tidak menanggapi bayinya menangis, menganggap mereka rewel, padahal mereka kesulitan bernafas karena tertutup selimut. 


    Aku mulai memisahkan Kathleen tidur dikamarnya sendiri sejak usia 4 bulan. Bayi usia 4-12 bulan, memiliki pola tidur yang lebih regular dan panjang. Dengan waktu tidur-bangun yang lebih panjang, akan lebih memungkinkan bagi para bayi untuk tidur sendiri di ranjang mereka di kamar terpisah. Malam hari Kathleen hanya minta susu hanya 1-2 kali, sehingga tidak terlalu kesulitan untukku untuk bangun dan menyusuinya di saat jam tidur sedang lelap-lelapnya. 

    Semakin mudah melatih anak untuk tidur sendiri sejak dini, karena setelah usia bayi lebih dari 4 bulan, otak mereka sudah semakin aktif, banyak gerak, sehingga tak lagi bisa menenangkan diri secara alamiah. Pada akhirnya, hal ini akan memengaruhi pola waktu tidur kita dan bayi. 

    Menidurkan bayi di boxnya sendiri tanpa banyak digendong,  

    Kalian bisa mulai untuk sleep training ini pada saat akhir pekan. Tujuannya agar mama dan papa, sama-sama memiliki banyak waktu untuk saling membantu mengajarkan anak belajar mandiri semenjak usia dini. Kamar bayi sebisa mungkin berdekatan dengan kamar orang tua, atau memiliki pintu penghubung. 

    Atur suasana tidur yang nyaman, dengan suasana dan dekorasi kamar bayi  yang menenangkan. Atur penerangan lampu dalam kondisi temaram agar bayi cepat mengantuk, dan tidak perlu menggunakan pewangi ruangan. 15 menit sebelum jam tidurnya, aku sudah membawa kathleen kekamarnya. Cara ini untuk beradaptasi dan mengenali sekelilingnya sebelum bayi tertidur. 

    Wickeltisch for Changing Diapers

    Pastikan popok bayi dalam kondisi kering, bayi tidak demam, dalam keadaan kenyang dan tidak kepanasan/kedinginan. Setelah selesai disusui, dalam keadaan mengantuk namun masih sadar, taruh bayi di boksnya. Kami usahakan selalu meletakkan bayi di box pada saat dia terlihat mengantuk. 

    Tanda-tanda bayi mulai mengantuk ketika ia menguap sambil mendesah dan bersuara, mulai menggosok mata, menangis keras, bayi menjadi gelisah dan menarik-narik telinganya, menaruh kepalanya pada bahu kita. 

    Saat meletakkan bayi, umumnya mereka pasti akan menangis. Hal inipun terjadi denganku, ketika aku pergi kathleen pasti histeris walaupun semakin hari semakin berkurang. Dan orangtua baru yang belum berpengalaman, biasanya paling tidak tahan mendengar si kecil menangis keras sebelum tidur.  

    Tunggulah selama 5 menit, jangan terburu-buru untuk menggendongnya kembali. Tenangkan bayi tanpa perlu mengangkatnya. Kathleen biasanya aku elus, dan bilang "Alles gut Kathleen, Morgen spielen wir wieder", memperbaiki selimutnya berkali-kali, mengusap-usap kepalanya sambil bersenandung, setelah itu tinggalkan

    Bila masih menangis, datangi 5 menit kemudian dan biasanya aku bilang bahwa ia bisa tidur sendiri dan papa dan momy ada di dekat dia, kemudian tinggalkan lagi. Bila masih menangis terus, datangi 10 menit kemudian, kalau masih menangis juga, datangi 15 menit kemudian dan lakukan hal yang sama. Dengan cara ini, perlahan bayi kami akan tertidur kemudian.  

    Wall Deco
    Tentu meskipun begitu, tidak selalu setiap malam berjalan mulus, ada kalanya drama tangisan panjang tidak berhenti menangis, biasanya kami akan mengambilnya dari box dan menimangnya sampai tertidur. Bayi akan dapat tidur dengan pola yang reguler dan panjang seiring dengan bertambahnya usia mereka. Bahkan mereka sejak dini sudah mampu membangun kenyamanan dalam kamarnya. 

    Manfaat memisahkan anak tidur dikamar sendiri sedini mungkin, 

    Memisahkan anak di dalam kamar sendiri memiliki banyak manfaat, salah satnya untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Dengan terbiasa tidur sendiri, mereka tumbuh menjadi anak yang percaya diri, lebih berani dan lebih tidak bergantung pada orangtua.

    Ada beberapa pendapat ketika bayi menangis meminta susu di malam hari, orangtua tidak perlu datang untuk memberikan susunya. Cara ini  untuk membuat bayi kembali tidur, dan menyamakan siklus tidur dengan orangtua. Selain itu juga untuk melatih anak disiplin, dan orangtua tidak dibuat letih menghadapi anak di tengah malam dan menghadapi pekerjaan di siang hari.  

    Bagi aku sendiri, aku tidak sependapat dengan pola pengasuhan seperti ini. Aku sendiri menerapkan pola pengasuhan, ketika Kathleen bangun dan menangis karena lapar saat tengah malam atau dini hari, aku akan datang kekamar dan menyusuinya.  

    Loundry box and Cupboard

    Kami berusaha untuk tidak langsung mengambilnya begitu mendengar suaranya.  Si kecil terbangun biasanya karena haus/basah, apabila ia haus, ia akan terus menangis, tapi seringkali ia terbangun, berceloteh/menangis beberapa saat, dan jatuh tertidur kembali.

    Mengapa bayi menangis?, karena bagi seorang bayi, semua yang mereka lihat, dan dengar  terasa asing. Mereka belum tahu apa-apa, mereka membutuhkan keamanan dan kenyamanan. Mengapa bayi yang menangis akan terdiam saat dipeluk oleh papa/mama?. Karena di saat bayi, degup jantung adalah satu-satunya suara, yang bayi kenal sejak dari dalam kandungan. Degup jantung, dan pelukan adalah dua hal yang memberikan mereka rasa aman. 

    Aku tidak ingin  saat anakku  menangis di malam hari, tidak ada orangtua yang datang untuk menenangkannya. Jangan sampai tumbuh  persepsi  pada anakku  jika ia menangis, tidak ada yang menolongnya. Aku ingin ketika Kathleen tidur  diiringi kehangatan pelukan orangtuanya. Memberikan kehangatan yang mengantarkan rasa aman dan kenyamanan bagi anak, melalui pelukan orangtua. 

    Pelukan yang kita berikan di saat bayi tidur, memberikan keyakinan, dan rasa aman pada anak bahwa ia berada di dalam lindungan orangtua. Sangat penting untuk memberikan anak kita keyakinan bahwa kita meyayanginya dari awal, dan sampai kapan pun.

    Aku ingin kathleen tumbuh dengan karakter anak yang  Percaya Diri bukan *terlihat* percaya diri. Aku tidak ingin anakku memiliki kepercayaan diri yang semu. Percaya diri, hanya karena ingin mendapat pengakuan dari orang lain melalui pujian. Butuh orang lain untuk terus memuji dan mengatakan  kalau ia hebat berani tidur sendiri. 

    Maka dari itu untuk menumbuhkan rasa percaya diri yang tumbuh dalam dirinya, aku berusaha agar anakku tumbuh dengan limpahan kehangatan dari orangtuanya. Ini semua adalah modal awal baginya untuk percaya pada dirinya sendiri. 

    Hasil dari sebuah usaha dan kesabaran

    Keberhasilan sleep training pada setiap bayi berbeda-beda. Kami menerapkan latihan ini, kurang lebih  sebulan secara konsisten, baru menampakkan hasil yang signifikan. Adakalanya kami flexibel, kami membawanya kekamar tidur kami, dan bercanda bersama sebelum tertidur. Setelah tertidur, kami memindahkannya kekamarnya sendiri. 

    Saat sekarang usianya sudah 1 tahun, dan Puji Tuhan tidak ada kesulitan untuk tidur sendiri. Sebelum pergi tidur aku dan papanya membiasakan Kathleen untuk merapikan mainanya terlebih dahulu (aufräumen). Setelah itu aku mulai menyusui Kathleen sebelum tidur, sampai ia merasa kenyang. 

    Kathleen Sleep Comfort in her Baby bed
    Setelah itu giliran papanya yang membawanya ketempat tidur, dan biasanya sebelum tertidur papanya akan membacakan dongeng. Setelah papanya selesai membacakan dongeng, mencium Kathleen dan mengucapkan Gute Nacht. Biasanya Kathleen akan terlelap, walaupun kadang masih ada drama-drama tangisan, tetapi hanya sebentar saja karena dia sudah paham bahwa sekarang waktunya tidur. 

    Dibutuhkan kesabaran dan penerapan disiplin walaupun sianak masih bayi. Untuk mewujudkannya harus yakin kalau anak kita pasti bisa, percaya kalau bayi kamu pintar. Tidak sedikit yang gagal melakukan Sleep Training ini dikarenakan mereka tidak tega melihat anaknya menangis dan akhirnya mengakhiri training ini. 

    Intinya adalah, training ini memang tidak mudah. Ibu mana yang tega melihat anaknya menangis dengan histeris. Namun kalau kita sabar dan konsisten, training ini dapat memberikan hasil yang baik. Dan jangan lupa komunikasikan semua keputusan dengan pasangan kalian, karena malam-malam saat sleep training sangat melelahkan. 

    Demikian sharingku kali ini, semoga bermanfaat buat kalian semua, super papa and mama. Bagaimana pengalaman seru kalian saat melatih anak untuk berani tidur sendiri?, boleh di share di kolom komentar dibawah ini. 

    Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku. 

    Grüße

    Monday, July 2, 2018

    Hallo blogger, masih dengan hidangan yang hangat-hangat untuk cuaca yang dingin, rasanya nikmat sekali. Kali ini aku mau share resep Rindersuppe atau sop daging yang biasa dihidangkan dan menjadi resep dikeluarga suamiku. 

    Pertama kali makan, rasanya sangat  unik, ada rasa asam dari Gewurze Gürken dan dari ketchup (saos tomat). Langsung dech aku tanya resep dan cara pembuatannya ke ibu mertuaku. Biasanya kami menyantap hidangan ini bersama dengan baguette yang sudah di oven terlebih dahulu.  

    Berikut  aku share bahan dan cara pembuatannya.

    Bahan:
    • 400 gr daging sapi (Rindfleisch)
    • 1 bawang bombay, dirajang  (Zwiebel)
    • Acar timun (Gewürze gurken), lihat pict
    • Delikatesse sauce, aku pakai merek kania, lihat pict
    • Lada (Pfeffer)
    • Garam (Salz)
    • Ketchup (saos tomat)
    • Cayenne pfeffer
    • Butter
    Cara Membuat:
    • Rebus daging sapi sampai empuk, kurang lebih 45 menit-1 jam
    • Panaskan wajan, masukan butter dan Tumis bawang bombay hingga harum
    • Setelah harum masukkan bawang bombay tumis ke panci rebusan daging yang sudah melunak.
    • Masukkan gewürze gurken, dan tambahkan ketchup atau saos tomat sesuai selera kadar asamnya.
    • Masukkan Delikatesse sauce
    • Tambahkan garam, merica bubuk dan cayenne pfeffer secukupnya
    • Rindersuppe siap disantap selagi hangat-hangat

    Rindersuppe
    Delikatesse sauce & gewürze gurken
    Mudahkan cara pembuatannya, dijamin hidangan yang satu ini sangat lezat dengan rasa yang unik. Semoga kalian suka dan cocok dengan resep ini.

    kalian juga bisa mendapatkan resep masakan jerman lainnya, di link dibawah ini :

    https://www.bojonesilviostorylife.com/2018/01/sup-krim-kacang-polong-erbsensuppe.html, atau

    https://www.bojonesilviostorylife.com/2017/10/ayam-saus-putih-huhnerfrikassee.html

    Jika ingin mengikuti update tulisanku kalian bisa klik dikolom Ikuti atau mensubcribe email kalian pada tampilan HOME diblogku.

    Grüße